SUMENEP, Newsline.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menegaskan bahwa suara masyarakat akan menjadi acuan utama dalam menentukan arah kebijakan pembangunan dan penganggaran daerah tahun 2026.
Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna penyampaian laporan hasil Reses II Tahun Sidang 2026 yang berlangsung di ruang sidang DPRD Sumenep.
Seluruh fraksi DPRD memaparkan hasil serap aspirasi masyarakat yang diperoleh selama pelaksanaan reses pada 9 hingga 16 Maret 2026 di masing-masing daerah pemilihan.
Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, Zainal Arifin, menyatakan bahwa berbagai kebutuhan masyarakat yang disampaikan selama reses akan menjadi bahan penting dalam penyusunan program prioritas pemerintah daerah.
Menurutnya, masyarakat masih banyak menyoroti persoalan infrastruktur dasar, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga penguatan ekonomi kerakyatan.
“Semua hasil reses akan kami kawal agar masuk dalam kebijakan dan penganggaran daerah. Aspirasi masyarakat tidak boleh berhenti hanya sebagai catatan,” tegasnya.
Ia menambahkan, DPRD memiliki tanggung jawab memastikan pembangunan berjalan merata, termasuk di wilayah kepulauan yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses layanan publik.
Dalam laporan tujuh fraksi, persoalan jalan rusak, fasilitas kesehatan, kualitas pendidikan, hingga dukungan terhadap pelaku UMKM menjadi isu yang paling banyak dikeluhkan masyarakat.
Selain pembangunan fisik, masyarakat juga berharap adanya langkah nyata pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi lokal dan membuka ruang pemberdayaan bagi pelaku usaha kecil.
DPRD pun meminta pemerintah daerah bergerak cepat merespons berbagai kebutuhan tersebut agar program pembangunan benar-benar tepat sasaran dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
“DPRD akan terus mengawal agar pemerintah daerah tidak lambat menindaklanjuti kebutuhan masyarakat,” lanjut Zainal.
Adapun tujuh fraksi yang menyampaikan laporan reses yakni Fraksi Gerindra-PKS, PPP, PAN, Demokrat, PDI Perjuangan, NasDem, dan PKB melalui juru bicara masing-masing.
Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sumenep Imam Hasyim, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, camat, tokoh masyarakat, hingga insan pers.
Melalui hasil reses tersebut, DPRD Sumenep berharap proses pembangunan daerah ke depan lebih berpihak kepada kebutuhan riil masyarakat dan mampu menciptakan pembangunan yang merata serta berkelanjutan.(Adv)
Penulis : T2
Editor : MTAB
Sumber Berita: Newsline.id








