DPRD Sumenep Dorong Pemkab Gandeng Swasta untuk Dongkrak PAD di Tengah Tekanan Fiskal

Tuesday, 19 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id– DPRD Kabupaten Sumenep mulai mendorong pemerintah daerah agar lebih agresif mencari sumber pendapatan baru melalui kerja sama dengan sektor swasta. Langkah tersebut dinilai penting di tengah kondisi fiskal daerah yang dinilai semakin terbatas.

Dorongan itu disampaikan Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD saat Rapat Paripurna pembahasan rekomendasi LKPJ kepala daerah Tahun Anggaran 2025.

Ketua Pansus LKPJ, H. Hosnan, menilai pemerintah daerah tidak bisa lagi hanya bergantung pada pola anggaran konvensional jika ingin mempertahankan laju pembangunan dan pelayanan publik.

Menurutnya, tren penurunan belanja modal dalam struktur APBD menjadi sinyal bahwa pemerintah perlu mencari alternatif pembiayaan dan penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Daerah harus mulai membuka ruang kolaborasi dengan pihak swasta untuk menciptakan investasi baru yang berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan PAD,” ujarnya dalam forum paripurna.

Baca Juga  Rokok Baru Merek Boss V Red Edition, Dikendalikan Owner Bos V Lima Saudara, Melejit dari Madura hingga Tembus Pasar Internasional

Pansus menilai keterlibatan sektor swasta dapat menjadi solusi strategis untuk mempercepat pembangunan infrastruktur tanpa sepenuhnya membebani APBD. Selain itu, kemitraan investasi juga diyakini mampu membuka aktivitas ekonomi baru yang berpotensi menambah pemasukan daerah.

Dalam rekomendasinya, DPRD juga menyoroti ketimpangan pembangunan antara wilayah daratan dan kepulauan. Hingga saat ini, sejumlah daerah kepulauan dinilai masih menghadapi persoalan klasik berupa keterbatasan akses infrastruktur, layanan dasar, hingga konektivitas ekonomi.

Meski beberapa indikator pembangunan daerah mengalami peningkatan, DPRD menilai pemerataan hasil pembangunan belum sepenuhnya dirasakan masyarakat di wilayah terpencil.

Karena itu, DPRD meminta pemerintah daerah tidak hanya fokus mengejar pertumbuhan angka statistik, tetapi juga memastikan kebijakan pembangunan berjalan lebih merata dan berkeadilan.

Baca Juga  Laporan Penganiayaan Disertai Penyiraman Air Keras di Sapeken Mandek, Terlapor Belum Dipanggil Polisi

Pansus berharap hasil rekomendasi LKPJ tidak berhenti sebagai dokumen administratif tahunan, melainkan benar-benar dijadikan pijakan dalam penyusunan program dan kebijakan pembangunan berikutnya.

“Sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah harus diperkuat agar pembangunan berjalan lebih inklusif dan berkelanjutan,” tegas Hosnan.

Rapat Paripurna tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan DPRD, kepala daerah, serta unsur Forkopimda.

Sebagai informasi, LKPJ merupakan laporan tahunan kepala daerah kepada DPRD yang memuat evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah selama satu tahun anggaran. Laporan tersebut menjadi bahan pengawasan sekaligus dasar penyusunan rekomendasi kebijakan oleh DPRD.(Adv)

Penulis : T2

Editor : MTAB

Sumber Berita: Newsline.id

Berita Terkait

Tong-Tong Sumenep Kembali Masuk KEN 2026, Bupati Fauzi Dorong Budaya Madura Tembus Nasional
Perhutani KPH Madura dan Kodim 0827/Sumenep Perkuat Kolaborasi, Kelestarian Hutan Jadi Perhatian
Dua Kades Aktif di Sumenep Diamankan Satresnarkoba, Kasus Dugaan Peredaran Sabu
Iptu Nur Fajri Alim: Media Punya Peran Strategis dalam Menangkal Hoaks dan Kriminalitas
Dugaan Permintaan Uang Rp100 Juta di Kasus Narkotika, Sipropam Polresta Sumenep Mulai Periksa Saksi
ESM Perluas Pasar Global, 10 Juta Batang Rokok King Bravo dan King Djava Dikirim ke Filipina
Tiga Anak Diduga Curi Dua Ayam di Bluto, Polisi Amankan Barang Bukti
Juknis Tidak Jelas, Ditengarai Oknum Penyuluh Bermain Dalam Program KPP Budidaya Ikan Tematik Di Sumenep
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 18 October 2026 - 01:06

Tong-Tong Sumenep Kembali Masuk KEN 2026, Bupati Fauzi Dorong Budaya Madura Tembus Nasional

Sunday, 18 October 2026 - 00:32

Perhutani KPH Madura dan Kodim 0827/Sumenep Perkuat Kolaborasi, Kelestarian Hutan Jadi Perhatian

Saturday, 17 October 2026 - 23:43

Dua Kades Aktif di Sumenep Diamankan Satresnarkoba, Kasus Dugaan Peredaran Sabu

Saturday, 17 October 2026 - 01:30

Iptu Nur Fajri Alim: Media Punya Peran Strategis dalam Menangkal Hoaks dan Kriminalitas

Friday, 16 October 2026 - 21:15

Dugaan Permintaan Uang Rp100 Juta di Kasus Narkotika, Sipropam Polresta Sumenep Mulai Periksa Saksi

Berita Terbaru