Kemenag Sumenep dan Kepala Sekolah MAN Sumenep Bungkam, Pengadaan TV Android Rp266 Juta Kian Disorot

Monday, 25 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Polemik pengadaan 19 unit televisi Android ukuran 75 inci di MAN Sumenep dengan total anggaran mencapai Rp266 juta semakin menjadi perhatian publik. Pasalnya, hingga kini pihak Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep maupun pihak MAN Sumenep belum memberikan keterangan resmi terkait proyek tersebut.

Sikap bungkam itu memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Publik menilai, transparansi sangat diperlukan agar tidak muncul dugaan negatif terkait penggunaan anggaran negara di lingkungan pendidikan.

Sebelumnya, pengadaan televisi Android tersebut diketahui memiliki nilai anggaran sekitar Rp14 juta lebih per unit. Besarnya nominal itu memunculkan pertanyaan mengenai spesifikasi barang, merek, kualitas, hingga mekanisme pengadaan yang digunakan pihak sekolah.

Namun, saat awak media berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak MAN Sumenep, belum ada jawaban resmi yang diberikan. Begitu pula pihak Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep yang hingga berita ini diterbitkan masih belum memberikan tanggapan terkait sorotan publik tersebut.

Baca Juga  Penuh Kekeluargaan, A. Effendi Berangkat Umrah Bersama Istri dan Keluarga Besar Lembaga Lidik Hukum

Kondisi itu membuat dugaan adanya indikasi mark up anggaran semakin ramai diperbincangkan masyarakat. Sejumlah pihak menilai keterbukaan informasi menjadi hal wajib dalam setiap penggunaan anggaran negara, terlebih pengadaan barang elektronik dengan nominal ratusan juta rupiah.

“Kalau memang sesuai spesifikasi dan harga pasar, mestinya pihak sekolah maupun Kemenag tidak perlu takut memberikan penjelasan. Justru klarifikasi itu penting agar tidak muncul asumsi liar,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya.

Sorotan terhadap pengadaan barang elektronik di lembaga pemerintah maupun pendidikan memang belakangan kerap menjadi perhatian publik. Beberapa kasus di daerah lain bahkan sempat menyeret proyek pengadaan digital karena ditemukan ketidaksesuaian harga dengan kondisi pasar.

Baca Juga  Rakerda SMSI Jatim 2026 Dorong Media Siber Bertransformasi Jadi Perusahaan yang Mandiri dan Kompetitif

Selain itu, masyarakat juga mempertanyakan urgensi pengadaan televisi berukuran besar tersebut di lingkungan sekolah. Sebab, di tengah berbagai kebutuhan pendidikan lain yang dinilai lebih mendesak, anggaran ratusan juta rupiah untuk perangkat elektronik dianggap perlu dijelaskan secara rinci kepada publik.

Pengamat kebijakan publik menilai, keterbukaan informasi merupakan bagian penting dari prinsip good governance. Apalagi penggunaan anggaran negara harus dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka agar tidak menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat.

Hingga kini, publik masih menunggu klarifikasi resmi dari pihak MAN Sumenep maupun Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep terkait detail pengadaan tersebut, mulai dari spesifikasi barang, metode pengadaan, hingga dasar penetapan anggaran yang mencapai ratusan juta rupiah.

Penulis : T2

Editor : MTAB

Sumber Berita: Newsline.id

Berita Terkait

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel
Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September
Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan
Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi
MEC 2026 Angkat Tema Keraton Sumenep, Budaya Madura Dikemas Kreatif
Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman
Dari Urusan Perdagangan ke RSUD, Ketua AWDI Soroti Kompetensi Idham Halil
Kehilangan Sosok Setia di Tribun, Ahsanul Qosasi Beri Penghormatan untuk Mbah Hosen
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 20 September 2026 - 19:42

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel

Sunday, 20 September 2026 - 18:57

Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September

Sunday, 20 September 2026 - 18:27

Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan

Sunday, 20 September 2026 - 17:01

Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi

Saturday, 19 September 2026 - 21:34

Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman

Berita Terbaru