PAMEKASAN, Newsline.id– Anggaran pengadaan pakaian dinas dan atribut kelengkapan Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan tahun 2026 senilai Rp300 juta menuai kritik publik.
Berdasarkan dokumen Rencana Umum Pengadaan (RUP) dengan kode 63084773, anggaran tersebut dialokasikan untuk pengadaan 100 stel pakaian sipil lengkap (PSL) berbahan wool yang bersumber dari APBD 2026.
Aktivis Madura Dedy, menilai pengadaan tersebut tidak sejalan dengan semangat efisiensi anggaran yang saat ini digaungkan pemerintah pusat.
“Masih banyak kebutuhan masyarakat yang lebih penting untuk diprioritaskan dibanding pengadaan seragam pejabat,” ujarnya.
Ia menyoroti kondisi infrastruktur di sejumlah desa yang masih banyak dibangun secara swadaya oleh masyarakat. Menurutnya, pemerintah daerah seharusnya lebih fokus pada program yang berdampak langsung terhadap kepentingan rakyat.
Selain itu, publik juga mempertanyakan pola pengadaan dengan nilai ratusan juta rupiah tersebut karena diduga mengarah pada mekanisme penunjukan langsung.
Sementara hingga berita ini diterbitkan, Upaya konfirmasi kepada Kepala Bagian Perekonomian Pamekasan, Bachtiar Effendy, masih dalam kesulitan karena terbatas komunikasi.
Penulis : OR
Editor : MTAB
Sumber Berita: Newsline.id








