Ribuan Penonton Padati Grand Final Karapan Sapi Piala Presiden 2025 di Bangkalan

Monday, 20 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN, Newsline.id – Suasana Stadion R.P. Moh. Noer di Kampung Skep, Kelurahan Bancaran, Bangkalan, berubah menjadi lautan manusia pada Minggu (19/10/2025). Ribuan warga dari berbagai penjuru Madura tumpah ruah menyaksikan laga puncak Grand Final Karapan Sapi Piala Presiden 2025, ajang budaya tahunan yang menjadi ikon kebanggaan masyarakat Madura.

Sebanyak 24 pasang sapi terbaik dari empat kabupaten di Pulau Garam — Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep — saling adu kecepatan memperebutkan trofi bergengsi Piala Presiden, yang menjadi simbol supremasi tertinggi dunia karapan sapi.

Acara megah ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Dankodiklatal Letjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, Mayjen TNI Farid Makruf, Kabakesbangpol Jatim Eddy Suprayitno, Ketua Dewan Pengawas LPP RRI Anwar Mujahid Adhy Trisnanto, serta Forkopimda Bangkalan.

Dalam sambutannya, Bupati Bangkalan Lukman Hakim menegaskan bahwa karapan sapi tidak sekadar perlombaan adu cepat, melainkan manifestasi dari jati diri masyarakat Madura yang menjunjung tinggi nilai kerja keras dan solidaritas.

Baca Juga  PNS Jadi Mafia Rokok Ilegal MasterClass, H. Munaji Dicaci: Malu-Maluin Aparatur Negara

“Karapan sapi adalah simbol semangat, kerja keras, dan kebanggaan masyarakat Madura. Tradisi ini bukan hanya hiburan, tapi cermin karakter luhur orang Madura yang pantang menyerah,” ujar Bupati Lukman dengan penuh semangat.

Senada dengan itu, Kepala Bakesbangpol Jawa Timur Eddy Suprayitno menyebutkan bahwa karapan sapi telah menjadi bagian penting dalam kalender pariwisata Jawa Timur dan menjadi magnet budaya yang dikenal hingga mancanegara.

“Kita patut bangga karena karapan sapi bukan hanya milik Madura, tapi juga warisan bangsa yang telah diakui secara nasional. Mari kita rawat dan lestarikan tradisi ini dengan penuh kecintaan,” tegasnya.

Sementara itu, Dandim 0829/Bangkalan Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat serta kerja sama semua pihak dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.

“Acara ini menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan masyarakat Madura. Karapan sapi bukan hanya tentang menang dan kalah, tapi juga tentang persaudaraan dan kehormatan,” tuturnya.

Baca Juga  Bupati Sumenep Lantik Empat Pejabat Eselon II, Tekankan Pelayanan Publik dan Kinerja OPD

Lomba yang berlangsung dari pagi hingga sore hari itu berjalan aman, tertib, dan meriah. Riuh sorak penonton menggema setiap kali pasangan sapi melesat kencang di lintasan, menciptakan suasana penuh adrenalin dan kegembiraan.

Untuk kategori kelas bawah, hasil akhir diumumkan oleh panitia:

Juara 1: King Hajar Bos 99 – H. Rosi (Pamekasan)

Juara 2: Gagak Sakti – H. Tohir (Bangkalan)

Juara 3: Sernaser 99 – H. Rosi (Pamekasan)

Sementara untuk kelas atas, dewan juri masih melakukan rapat dan verifikasi menyusul adanya protes dari salah satu finalis terkait hasil penilaian.

Meski demikian, atmosfer kebersamaan dan semangat pelestarian budaya tetap terasa kuat hingga akhir acara. Karapan sapi tahun ini kembali membuktikan bahwa Madura tidak hanya punya tradisi, tapi juga kebanggaan yang menyatukan masyarakat lintas daerah dan generasi.

Berita Terkait

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel
Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September
Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan
Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi
MEC 2026 Angkat Tema Keraton Sumenep, Budaya Madura Dikemas Kreatif
Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman
Dari Urusan Perdagangan ke RSUD, Ketua AWDI Soroti Kompetensi Idham Halil
Kehilangan Sosok Setia di Tribun, Ahsanul Qosasi Beri Penghormatan untuk Mbah Hosen
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 20 September 2026 - 19:42

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel

Sunday, 20 September 2026 - 18:57

Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September

Sunday, 20 September 2026 - 18:27

Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan

Sunday, 20 September 2026 - 17:01

Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi

Saturday, 19 September 2026 - 21:34

Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman

Berita Terbaru