Ketidakberesan Anggaran Perjalanan Dinas Puskesmas Batang-Batang Mencuat

Monday, 15 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id — Transparansi pengelolaan anggaran kembali dipertanyakan. Kali ini sorotan mengarah ke Puskesmas Batang-Batang, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, terkait penggunaan anggaran perjalanan dinas pelayanan kesehatan penyakit menular dan tidak menular.

Berdasarkan data yang dihimpun, anggaran perjalanan dinas di Puskesmas Batang-Batang tercatat cukup signifikan, yakni sebesar Rp91.040.000 pada tahun 2023 dan meningkat menjadi Rp133.920.000 pada tahun 2024. Namun hingga kini, realisasi penggunaan anggaran tersebut dinilai minim penjelasan dan berpotensi tidak transparan.

Sebagaimana diketahui, setiap puskesmas sebagai institusi pelayanan publik diwajibkan menyusun Surat Pertanggungjawaban (SPJ) atas setiap pengeluaran anggaran. Dokumen tersebut menjadi instrumen penting untuk memastikan akuntabilitas penggunaan uang negara.

Sayangnya, saat dikonfirmasi langsung di ruang kerjanya, Kepala Puskesmas Batang-Batang, dr. Sulaiha Riningsih, M.Si., memilih tidak memberikan tanggapan terkait rincian dan pelaksanaan perjalanan dinas dimaksud. Sikap tersebut menambah daftar pertanyaan publik atas penggunaan anggaran yang bersumber dari keuangan daerah.

Baca Juga  BPRS Bhakti Sumekar Gandeng Bank Muamalat Perkuat Layanan Digital Syariah Daerah

Upaya klarifikasi juga dilakukan kepada Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep, H. Ahmad Syamsuri, S.Kep., Ns., MH. Namun, respons yang diberikan dinilai belum menjawab substansi persoalan.

“Nanti coba saya konfirmasi, mas,” tulisnya singkat melalui pesan WhatsApp.

Minimnya respons dari pihak-pihak terkait memunculkan dugaan adanya ketidakseriusan dalam membuka akses informasi publik, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik.

Masyarakat berhak mengetahui apakah anggaran perjalanan dinas tersebut benar-benar direalisasikan sesuai peruntukan atau justru hanya tercantum di atas kertas. Jika ditemukan indikasi kejanggalan atau laporan fiktif, maka sudah sepatutnya Aparat Penegak Hukum (APH) turun tangan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga  APMS Siap Demo Kejari Sumenep, Desak Usut Tuntas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Kades Kertasada oleh Pokmas Setia Budi

Media akan terus mengawal persoalan ini demi mendorong tata kelola anggaran kesehatan yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan publik.

Penulis : OR

Editor : Amira

Berita Terkait

APBD Jalan di Tempat, Vendor Menjerit: Kominfo dan Pemkab Sumenep Dinilai Sibuk Pencitraan
Di Tengah Seruan Efisiensi, Anggaran Seragam Bupati Pamekasan Rp300 Juta Tuai Sorotan
Kemenag Sumenep dan Kepala Sekolah MAN Sumenep Bungkam, Pengadaan TV Android Rp266 Juta Kian Disorot
30 Sertifikat Tanah Warga Parsanga Terdampak Pembangunan Yonif TP 931, Masyarakat Minta Kejelasan Status Lahan
DKPP Sumenep Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban Jelang Idul Adha
HMI Komisariat Insan Cita UIN Madura Dalami Dunia Penyiaran Lewat Kunjungan ke Karimata Media
Anggaran “Plasma” Disbudporapar Sumenep Rp796 Juta Disorot, Diduga Tak Sesuai Peruntukan
Pemilik King Marmut “Imam” Diduga Beredar Tanpa PR Resmi, Bea Cukai Diminta Jangan Tutup Mata
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 25 May 2026 - 23:11

APBD Jalan di Tempat, Vendor Menjerit: Kominfo dan Pemkab Sumenep Dinilai Sibuk Pencitraan

Monday, 25 May 2026 - 22:50

Di Tengah Seruan Efisiensi, Anggaran Seragam Bupati Pamekasan Rp300 Juta Tuai Sorotan

Monday, 25 May 2026 - 22:35

Kemenag Sumenep dan Kepala Sekolah MAN Sumenep Bungkam, Pengadaan TV Android Rp266 Juta Kian Disorot

Monday, 25 May 2026 - 07:12

30 Sertifikat Tanah Warga Parsanga Terdampak Pembangunan Yonif TP 931, Masyarakat Minta Kejelasan Status Lahan

Monday, 25 May 2026 - 01:57

DKPP Sumenep Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Berita Terbaru