Dinkes P2KB Sumenep Gelar Pembinaan Desa Harmoni Jiwa di Pasongsongan

Wednesday, 4 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep menggelar kegiatan pembinaan dan pendampingan Desa Harmoni Jiwa di Desa Pasongsongan, Kecamatan Pasongsongan, Rabu (7/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai tersebut dipusatkan di Balai Desa Pasongsongan dan diikuti berbagai elemen masyarakat yang memiliki peran dalam penanganan kesehatan jiwa di tingkat desa.

Sasaran kegiatan ini meliputi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) produktif beserta keluarga, kader kesehatan jiwa (keswa), tenaga kesehatan desa, aparatur desa, mahasiswa Universitas Wiraraja (UNIJA) yang sedang melaksanakan KKN, serta penanggung jawab kesehatan jiwa Puskesmas Pasongsongan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Puskesmas Pasongsongan, unsur lintas sektor (linsek), serta Kepala Desa Pasongsongan sebagai bentuk dukungan pemerintah dan pemangku kepentingan terhadap program kesehatan jiwa berbasis masyarakat.

Baca Juga  Gudang Rokok atau Rumah Tinggal? PR Nurus Shobah Diduga Langgar Aturan Beacukai

Sebagai pemateri, Dinkes P2KB Sumenep menghadirkan dr. Laos Susantina, SE, yang merupakan Tim Kerja ODGJ Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep. Dalam paparannya, dr. Laos menyampaikan materi tentang pengenalan kesehatan jiwa masyarakat (keswamas) serta terapi aktivitas kelompok bagi ODGJ produktif.

Ia menekankan pentingnya peran keluarga, kader, dan aparatur desa dalam menciptakan lingkungan yang suportif bagi ODGJ, agar mereka dapat berdaya, produktif, dan diterima secara sosial di tengah masyarakat.

“Kesehatan jiwa bukan hanya tanggung jawab tenaga medis, tetapi perlu keterlibatan keluarga dan masyarakat desa agar ODGJ bisa pulih dan berfungsi secara optimal,” ujarnya.

Melalui kegiatan Desa Harmoni Jiwa ini, Dinkes P2KB Sumenep berharap terbangun sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam upaya pencegahan, penanganan, serta pendampingan ODGJ secara berkelanjutan.

Baca Juga  Kepala Puskesmas Pragaan Bungkam Saat Dikonfirmasi Terkait Dugaan Mark Up Anggaran Rp302 Juta

Program ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk memperkuat layanan kesehatan jiwa berbasis komunitas dan mengurangi stigma terhadap ODGJ di tingkat desa.

Penulis : T2

Editor : MTAB

Berita Terkait

APBD Jalan di Tempat, Vendor Menjerit: Kominfo dan Pemkab Sumenep Dinilai Sibuk Pencitraan
Di Tengah Seruan Efisiensi, Anggaran Seragam Bupati Pamekasan Rp300 Juta Tuai Sorotan
Kemenag Sumenep dan Kepala Sekolah MAN Sumenep Bungkam, Pengadaan TV Android Rp266 Juta Kian Disorot
30 Sertifikat Tanah Warga Parsanga Terdampak Pembangunan Yonif TP 931, Masyarakat Minta Kejelasan Status Lahan
DKPP Sumenep Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban Jelang Idul Adha
HMI Komisariat Insan Cita UIN Madura Dalami Dunia Penyiaran Lewat Kunjungan ke Karimata Media
Anggaran “Plasma” Disbudporapar Sumenep Rp796 Juta Disorot, Diduga Tak Sesuai Peruntukan
Pemilik King Marmut “Imam” Diduga Beredar Tanpa PR Resmi, Bea Cukai Diminta Jangan Tutup Mata
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 25 May 2026 - 23:11

APBD Jalan di Tempat, Vendor Menjerit: Kominfo dan Pemkab Sumenep Dinilai Sibuk Pencitraan

Monday, 25 May 2026 - 22:50

Di Tengah Seruan Efisiensi, Anggaran Seragam Bupati Pamekasan Rp300 Juta Tuai Sorotan

Monday, 25 May 2026 - 22:35

Kemenag Sumenep dan Kepala Sekolah MAN Sumenep Bungkam, Pengadaan TV Android Rp266 Juta Kian Disorot

Monday, 25 May 2026 - 07:12

30 Sertifikat Tanah Warga Parsanga Terdampak Pembangunan Yonif TP 931, Masyarakat Minta Kejelasan Status Lahan

Saturday, 23 May 2026 - 19:01

HMI Komisariat Insan Cita UIN Madura Dalami Dunia Penyiaran Lewat Kunjungan ke Karimata Media

Berita Terbaru