Kepala Puskesmas Pragaan Bungkam Saat Dikonfirmasi Terkait Dugaan Mark Up Anggaran Rp302 Juta

Thursday, 21 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Sorotan terhadap dugaan mark up anggaran di Puskesmas Pragaan, Kabupaten Sumenep, terus bergulir. Hingga kini, pihak puskesmas belum memberikan penjelasan resmi terkait dua paket anggaran tahun 2026 yang nilainya mencapai sekitar Rp302 juta.

Dua paket yang menjadi perhatian publik tersebut meliputi pengadaan pakaian dinas beserta atribut kelengkapan lainnya sebesar Rp162 juta serta belanja pemeliharaan alat angkutan darat bermotor senilai Rp140 juta.

Upaya konfirmasi kepada Kepala Puskesmas Pragaan terus dilakukan oleh tim media guna memperoleh penjelasan mengenai rincian penggunaan anggaran tersebut. Namun, hingga berita ini diterbitkan, kepala puskesmas terkesan bungkam dan belum memberikan tanggapan resmi.

Beberapa kali upaya komunikasi dilakukan melalui sambungan telepon maupun pesan singkat. Akan tetapi, pihak terkait belum memberikan jawaban ataupun klarifikasi atas pertanyaan yang disampaikan media.

Baca Juga  Danrem 084/Bhaskara Jaya Rangkul Tokoh Sumenep, Bangun Sinergi Sukseskan Karya Bakti TNI AD 2026

Sikap bungkam tersebut justru memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat. Pasalnya, penggunaan anggaran publik, terlebih di sektor pelayanan kesehatan, dinilai harus terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

“Kalau memang tidak ada persoalan, seharusnya pihak puskesmas bisa menjelaskan secara terbuka. Transparansi itu penting supaya tidak menimbulkan kecurigaan publik,” ujar salah satu aktivis pemuda di Kabupaten Sumenep.

Besarnya anggaran pengadaan pakaian dinas dan atribut kelengkapan lainnya dianggap tidak lazim untuk ukuran fasilitas kesehatan tingkat kecamatan. Begitu pula dengan anggaran pemeliharaan kendaraan dinas yang mencapai Rp140 juta, sehingga memicu dugaan adanya penggelembungan anggaran.

Publik kini menunggu penjelasan resmi terkait rincian penggunaan anggaran tersebut, termasuk jumlah item pengadaan, mekanisme pelaksanaan, hingga dasar perhitungan nilai anggaran yang digunakan.

Baca Juga  Ketika Seragam Cokelat Menjaga Gudang Rokok Ilegal: Kasus Johan Memalukan Institusi

Pengamat kebijakan publik menilai, setiap penggunaan APBD harus mengedepankan prinsip efektivitas, efisiensi, serta transparansi. Apalagi anggaran tersebut bersumber dari uang rakyat yang semestinya diprioritaskan untuk peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari Kepala Puskesmas Pragaan terkait dugaan mark up anggaran tersebut. Media ini tetap membuka ruang hak jawab sebagai bagian dari prinsip keberimbangan informasi dan kode etik jurnalistik.

Penulis : T2

Editor : MTAB

Sumber Berita: Newsline.id

Berita Terkait

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan
Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi
Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan
Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 15:24

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan

Wednesday, 5 August 2026 - 12:54

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi

Wednesday, 5 August 2026 - 12:35

Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Berita Terbaru