Tambang Galian C Ilegal di Batuan Diduga Milik Mat Alawi, Upaya Konfirmasi Masih Buntu

Tuesday, 24 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Aktivitas tambang galian C ilegal di wilayah Desa Batuan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, kian menjadi sorotan publik. Selain merusak lingkungan, keberadaan tambang tersebut juga diduga kuat dimiliki oleh seorang berinisial Mat Alawi. Namun hingga kini, upaya konfirmasi kepada yang bersangkutan masih menemui jalan buntu.

Berdasarkan pantauan di lapangan, aktivitas penambangan berlangsung secara terbuka dan masif. Sejumlah alat berat tampak beroperasi tanpa adanya papan informasi resmi maupun tanda-tanda legalitas yang jelas. Kondisi ini memunculkan dugaan kuat bahwa kegiatan tersebut tidak mengantongi izin resmi sebagaimana diatur dalam perundang-undangan.

Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa aktivitas tambang tersebut telah berlangsung cukup lama dan semakin intens dalam beberapa bulan terakhir.

Baca Juga  Pembiaran Tambang Ilegal, Pemilik Diduga Ayah Dari Legislator

“Sudah lama itu berjalan, tapi sekarang makin ramai. Truk keluar masuk hampir setiap hari. Kami khawatir dampaknya ke lingkungan, apalagi saat musim hujan,” ujarnya.

Dampak yang ditimbulkan tidak hanya sebatas kerusakan bentang alam, tetapi juga berpotensi memicu bencana seperti longsor dan banjir. Selain itu, debu dari aktivitas tambang turut mengganggu kesehatan warga sekitar.

Nama Mat Alawi mencuat sebagai pihak yang diduga berada di balik aktivitas tambang tersebut. Informasi ini diperoleh dari sejumlah sumber yang mengaku mengetahui operasional tambang di lokasi tersebut. Meski demikian, hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari yang bersangkutan.

Sementara itu, pihak pemerintah daerah dan aparat penegak hukum diminta untuk segera turun tangan. Aktivitas tambang ilegal tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merugikan negara dari sisi pendapatan serta mengancam keselamatan lingkungan dan masyarakat.

Baca Juga  Bumdes Desa Kebunan Diduga Jadi “Sarang Korupsi”, Dana Ratusan Juta Menguap Tanpa Jejak

Sejumlah aktivis Sumenep mendesak agar dilakukan penertiban tegas terhadap praktik tambang ilegal yang semakin marak. Mereka menilai, pembiaran terhadap aktivitas tersebut justru akan memperparah kerusakan dan membuka ruang bagi praktik-praktik ilegal lainnya.

“Ini tidak bisa dibiarkan. Harus ada tindakan tegas dari aparat. Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah, tapi tumpul ke atas,” tegas salah satu aktivis.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari instansi terkait mengenai legalitas tambang di Batuan tersebut. Publik pun menunggu langkah konkret dari pemerintah dan aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti persoalan ini secara serius dan transparan.

Penulis : T2

Editor : MTAB

Berita Terkait

Miliaran Uang Rakyat Mengalir ke Parpol, Faqih Tuding Fungsi Pengawasan Bakesbangpol Sumenep Mandul dan Cuma Jadi Juru Stempel!
Sembilan Prajurit Kodim 0827/Sumenep Dilepas ke Satuan Baru, Kasdim: Terus Jaga Nama Baik TNI AD
Yonif TP 931/KJ Bekali Prajurit Keterampilan Beternak Ayam Petelur untuk Dukung Ketahanan Pangan
Pimpinan Buruk Melahirkan Mahasiswa Buruk, Dari Kasus Ijazah Hingga Pemalsuan Tanda Tangan Pemira UNIBA 
Lansia Asal Lobuk Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Saat Hendak ke Ladang
Polemik Pengambilan Ijazah Belum Terjawab, Dayat Mahjong Minta Ahsanul Qasasi Selamatkan Nama Baik UNIBA
Pemira UNIBA Madura Berujung Laporan Polisi, Dugaan Tanda Tangan Fiktif Diselidiki Satreskrim
Drs. Kamalil Irsyad Nahkodai PKB Sumenep Periode 2026–2031, Usung Politik Pelayanan dan Kaderisasi Muda
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 13 June 2026 - 10:41

Miliaran Uang Rakyat Mengalir ke Parpol, Faqih Tuding Fungsi Pengawasan Bakesbangpol Sumenep Mandul dan Cuma Jadi Juru Stempel!

Friday, 12 June 2026 - 16:22

Sembilan Prajurit Kodim 0827/Sumenep Dilepas ke Satuan Baru, Kasdim: Terus Jaga Nama Baik TNI AD

Friday, 12 June 2026 - 15:59

Yonif TP 931/KJ Bekali Prajurit Keterampilan Beternak Ayam Petelur untuk Dukung Ketahanan Pangan

Friday, 12 June 2026 - 13:11

Lansia Asal Lobuk Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Saat Hendak ke Ladang

Friday, 12 June 2026 - 06:15

Polemik Pengambilan Ijazah Belum Terjawab, Dayat Mahjong Minta Ahsanul Qasasi Selamatkan Nama Baik UNIBA

Berita Terbaru

OPINI

Rektor atau Maling Kelas Kakap?

Saturday, 13 Jun 2026 - 00:11

OPINI

Penjahat Bernama Prabowo

Friday, 12 Jun 2026 - 16:59