SUMENEP, Newsline.id – Dinamika kepemimpinan di tubuh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sumenep memasuki babak baru. Drs. Kamalil Irsyad resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Sumenep untuk masa bakti 2026–2031.
Penetapan tersebut diumumkan dalam Sosialisasi Ketetapan Tim Koordinator DPD PKB Jawa Timur yang berlangsung pada Kamis (11/6/2026). Nama Kamalil Irsyad masuk dalam daftar ketua definitif DPC PKB di sejumlah daerah di Jawa Timur yang telah menyelesaikan proses seleksi internal partai.
Selain Sumenep, beberapa nama lain yang diumumkan antara lain Anas Buhari sebagai Ketua DPC PKB Jombang, Muhammad Farok untuk DPC PKB Sampang, serta Ali Wafa sebagai Ketua DPC PKB Pamekasan.
Usai menerima penetapan tersebut, Kamalil Irsyad menyampaikan rasa syukur sekaligus komitmennya untuk membawa PKB Sumenep semakin adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai perjuangan yang menjadi fondasi partai.
“Alhamdulillah, saya telah ditetapkan sebagai Ketua definitif DPC PKB Kabupaten Sumenep. Untuk susunan kepengurusan dan SK resmi masih dalam proses,” ujarnya kepada awak media.
Menurut politisi senior yang telah lama berkecimpung di lingkungan PKB itu, amanah yang diberikan bukan sekadar jabatan politik, melainkan ruang pengabdian untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui jalur politik yang berorientasi pada kemaslahatan umat.
Ia menilai politik tidak boleh dimaknai hanya sebagai perebutan kekuasaan, melainkan sarana untuk menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
“Politik adalah alat perjuangan. Tujuan akhirnya bukan kekuasaan itu sendiri, tetapi bagaimana kekuasaan itu digunakan untuk melayani masyarakat dan memperjuangkan kepentingan umat,” katanya.
Dalam kepemimpinannya, Kamalil Irsyad telah menyiapkan sejumlah agenda prioritas yang akan menjadi fokus kerja organisasi selama lima tahun ke depan.
Salah satu target utama adalah melakukan modernisasi tata kelola partai agar lebih responsif terhadap perubahan sosial, perkembangan teknologi, serta kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Menurutnya, partai politik harus mampu menyesuaikan diri dengan era digital dan pola komunikasi masyarakat modern agar tetap relevan sebagai wadah aspirasi publik.
Selain modernisasi organisasi, ia juga memberikan perhatian besar terhadap kaderisasi generasi muda.
Kamalil Irsyad meyakini bahwa masa depan partai sangat bergantung pada keterlibatan anak-anak muda yang memiliki kapasitas, wawasan, dan semangat perubahan.
Karena itu, PKB Sumenep di bawah kepemimpinannya akan membuka ruang yang lebih luas bagi generasi milenial dan generasi Z untuk terlibat dalam proses politik maupun pengambilan keputusan organisasi.
“Ke depan, anak-anak muda harus diberi ruang yang lebih besar. Mereka adalah aset penting yang akan menentukan arah perjuangan partai di masa mendatang,” tuturnya.
Di sisi lain, ia juga menegaskan pentingnya menjaga hubungan dengan konstituen dan basis masyarakat yang selama ini menjadi kekuatan utama PKB di Kabupaten Sumenep.
Menurutnya, kedekatan dengan masyarakat tidak boleh hanya muncul menjelang pemilu, tetapi harus dibangun secara berkelanjutan melalui berbagai program sosial, pendidikan politik, dan pelayanan kemasyarakatan.
Untuk mewujudkan target tersebut, langkah awal yang akan dilakukan adalah menyempurnakan struktur kepengurusan DPC PKB Sumenep, kemudian menyusun program kerja melalui forum musyawarah kerja organisasi.
Seluruh program yang dijalankan nantinya akan dilengkapi indikator keberhasilan dan mekanisme evaluasi yang jelas agar pelaksanaan organisasi berjalan lebih profesional.
Ia menegaskan bahwa kepengurusan partai tidak boleh hanya diisi oleh nama-nama tanpa fungsi yang jelas.
Setiap pengurus, kata dia, harus memiliki tugas, tanggung jawab, dan target kerja yang terukur sehingga organisasi dapat berjalan efektif.
“Semua pengurus harus memahami peran masing-masing. Organisasi yang kuat adalah organisasi yang setiap elemennya bekerja sesuai fungsi dan tanggung jawabnya,” jelasnya.
Lebih jauh, Kamalil Irsyad menilai PKB memiliki fondasi ideologis yang kuat dan tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
Karena itu, dirinya tidak sepakat jika ada anggapan bahwa PKB kehilangan karakter perjuangannya.
Menurutnya, yang dibutuhkan saat ini adalah penguatan konsolidasi internal, peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta pembaruan strategi perjuangan agar lebih efektif menghadapi tantangan zaman.
Ia juga berkomitmen menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan organisasi partai.
Seluruh aktivitas dan kebijakan organisasi, kata dia, harus dapat dipertanggungjawabkan kepada kader maupun masyarakat sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola partai yang sehat.
“Setiap aktivitas partai harus memiliki orientasi yang jelas, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat. Politik bukan tujuan akhir, melainkan media untuk menghadirkan kemaslahatan,” pungkasnya.
Dengan ditetapkannya Kamalil Irsyad sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Sumenep periode 2026–2031, publik kini menantikan langkah-langkah konkret yang akan dilakukan dalam memperkuat posisi PKB sebagai salah satu kekuatan politik utama di Kabupaten Sumenep, khususnya dalam membangun kaderisasi, memperluas pelayanan sosial, dan mempererat hubungan dengan masyarakat akar rumput.
Penulis : AL
Editor : MTAB
Sumber Berita: Newsline.id








