Yonif TP 931/KJ Bekali Prajurit Keterampilan Beternak Ayam Petelur untuk Dukung Ketahanan Pangan

Friday, 12 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan oleh Yonif TP 931/KJ melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan satuan. Salah satunya dengan menggelar pelatihan peternakan ayam petelur bagi personel Kompi Peternakan di Desa Ellak Daya, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (11/6/2026) itu diikuti oleh 24 personel dan dipusatkan di peternakan milik H. Gufron. Pelatihan tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman praktis mengenai tata kelola usaha peternakan ayam petelur yang efektif dan berorientasi pada produktivitas.

Komandan Yonif TP 931/KJ, Mayor Inf. Aditya Danang, mengatakan bahwa pembekalan tersebut merupakan bagian dari strategi satuan dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan sekaligus membangun kemandirian prajurit.

Menurutnya, prajurit masa kini tidak hanya dituntut memiliki kemampuan militer yang baik, tetapi juga harus mampu mengembangkan keterampilan lain yang bernilai produktif.

Baca Juga  Bungkam Soal Menu MBG yang Disorot, Kepala SPPG Lesong Daya dan Mitra Diminta Diaudit

“Pembekalan ini bertujuan menambah wawasan dan kemampuan personel dalam bidang peternakan. Kami ingin prajurit memiliki keterampilan yang dapat mendukung ketahanan pangan sekaligus memberikan manfaat bagi kehidupan mereka ke depan,” ujar Mayor Inf. Aditya Danang.

Dalam pelatihan tersebut, peserta memperoleh materi mulai dari teknik pemeliharaan ayam petelur, manajemen kandang, penanganan kesehatan ternak, hingga pengelolaan produksi agar hasil peternakan lebih optimal.

Selain mendapatkan teori, para personel juga diberikan kesempatan untuk melihat langsung praktik pengelolaan peternakan modern yang telah berjalan sehingga dapat memahami berbagai tantangan dan solusi di lapangan.

Mayor Aditya menegaskan bahwa sektor peternakan memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai salah satu sumber penguatan ekonomi sekaligus mendukung ketersediaan pangan masyarakat.

“Ketahanan pangan menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan nasional. Karena itu, kami mendorong personel agar memiliki kemampuan yang bisa diterapkan secara nyata dan memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar,” katanya.

Baca Juga  Haji Sehri Lebih Sakti dari Bea Cukai? Rokok Ilegal ST16MA Masih Bebas Beredar

Ia menambahkan, pelatihan tersebut juga menjadi sarana membangun pola pikir yang inovatif dan adaptif di kalangan prajurit. Dengan belajar langsung dari pelaku usaha peternakan, personel diharapkan mampu mengembangkan ide-ide baru yang dapat diterapkan dalam program pemberdayaan satuan.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta aktif berdiskusi mengenai teknik budidaya ayam petelur, pengelolaan pakan, hingga cara menjaga kualitas produksi agar tetap stabil.

Melalui kegiatan tersebut, Yonif TP 931/KJ berharap mampu mencetak prajurit yang tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas pertahanan negara, tetapi juga memiliki kemampuan produktif yang bermanfaat bagi masyarakat.

Pelatihan ini menjadi salah satu langkah nyata satuan dalam memperkuat peran TNI mendukung pembangunan nasional, khususnya di sektor pertanian dan peternakan yang menjadi bagian penting dari program ketahanan pangan berkelanjutan.

Penulis : AL

Editor : MTAB

Sumber Berita: Newsline.id

Berita Terkait

Sembilan Prajurit Kodim 0827/Sumenep Dilepas ke Satuan Baru, Kasdim: Terus Jaga Nama Baik TNI AD
Pimpinan Buruk Melahirkan Mahasiswa Buruk, Dari Kasus Ijazah Hingga Pemalsuan Tanda Tangan Pemira UNIBA 
Lansia Asal Lobuk Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Saat Hendak ke Ladang
Polemik Pengambilan Ijazah Belum Terjawab, Dayat Mahjong Minta Ahsanul Qasasi Selamatkan Nama Baik UNIBA
Pemira UNIBA Madura Berujung Laporan Polisi, Dugaan Tanda Tangan Fiktif Diselidiki Satreskrim
Drs. Kamalil Irsyad Nahkodai PKB Sumenep Periode 2026–2031, Usung Politik Pelayanan dan Kaderisasi Muda
Komisi III DPRD Sumenep Soroti Dugaan Tender Bermasalah, PBJ dan PUTR Akan Dipanggil Pekan 
Jangan Ada yang Kebal Hukum, LSM Bidik Tantang Kejagung Usut Tuntas Skandal 26 Nama Kasus MBG
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 12 June 2026 - 16:22

Sembilan Prajurit Kodim 0827/Sumenep Dilepas ke Satuan Baru, Kasdim: Terus Jaga Nama Baik TNI AD

Friday, 12 June 2026 - 15:59

Yonif TP 931/KJ Bekali Prajurit Keterampilan Beternak Ayam Petelur untuk Dukung Ketahanan Pangan

Friday, 12 June 2026 - 15:23

Pimpinan Buruk Melahirkan Mahasiswa Buruk, Dari Kasus Ijazah Hingga Pemalsuan Tanda Tangan Pemira UNIBA 

Friday, 12 June 2026 - 06:15

Polemik Pengambilan Ijazah Belum Terjawab, Dayat Mahjong Minta Ahsanul Qasasi Selamatkan Nama Baik UNIBA

Thursday, 11 June 2026 - 18:30

Pemira UNIBA Madura Berujung Laporan Polisi, Dugaan Tanda Tangan Fiktif Diselidiki Satreskrim

Berita Terbaru

OPINI

Rektor atau Maling Kelas Kakap?

Saturday, 13 Jun 2026 - 00:11

OPINI

Penjahat Bernama Prabowo

Friday, 12 Jun 2026 - 16:59