Pembiaran Tambang Ilegal, Pemilik Diduga Ayah Dari Legislator

Sunday, 10 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Sumenep selama beberapa hari terakhir kembali memunculkan persoalan klasik: banjir besar yang melumpuhkan aktivitas warga. Genangan air meluas dari pusat kota seperti Jalan Trunojoyo, area Museum, Taman Bunga, hingga Pabian, bahkan merambah wilayah yang sebelumnya jarang terdampak seperti Kebonagung, Batuan, Babbalan, hingga Patean.

 

Di tengah keluhan warga, tudingan keras mengarah pada praktik tambang galian C ilegal yang disebut-sebut milik H. Imam. Aktivitas penambangan yang dilakukan tanpa izin dan tanpa kajian lingkungan dinilai telah merusak keseimbangan ekosistem, memperparah erosi, dan menghilangkan daerah resapan air.

 

Dayat Mahjong, salah satu aktivis lingkungan di Sumenep, menyebut banjir kali ini tidak murni akibat cuaca ekstrem. “Kalau daerah resapan dirusak, tanah dikeruk habis-habisan, wajar air tidak bisa masuk ke dalam tanah dan akhirnya meluap ke rumah warga,” ucapnya.

Baca Juga  Produksi Baru Milik H. Horrah, Bea Cukai Madura Mandul, Menkeu Purabaya Ditantang Bertindak

 

Ia juga mengkritik dugaan adanya beking politik yang membuat tambang ilegal tersebut kebal hukum. H. Imam diketahui merupakan ayah dari Eka Bhagas Nur Ardiansyah, anggota DPRD Sumenep.

 

“Kalau benar karena hubungan politik lantas hukum tidak jalan, ini preseden buruk. Keselamatan rakyat dikorbankan demi kepentingan segelintir orang,” tegas Dayat.

 

Menurutnya, aparat penegak hukum dan pemerintah daerah tidak boleh berpangku tangan. Langkah tegas menutup tambang, memproses hukum pelaku, serta mengusut pihak yang melindunginya menjadi tuntutan utama.

 

“Kalau dibiarkan, banjir akan terus berulang, dan masyarakatlah yang menanggung derita,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan
Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi
Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan
Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 15:24

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan

Wednesday, 5 August 2026 - 12:54

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi

Wednesday, 5 August 2026 - 12:35

Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Berita Terbaru