Sultan Madura: H. Her, di Balik Rokok Ilegal? Pengakuan Emosional Ibu Penjual Bikin Geger

Friday, 10 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Newsline.id – Sebuah video berdurasi 1 menit 30 detik yang memperlihatkan seorang ibu pemilik toko di Kabupaten Pamekasan marah-marah kepada petugas Satuan Tugas (Satgas) pemberantasan rokok ilegal viral di media sosial. Peristiwa itu diduga terjadi saat petugas hendak melakukan penertiban terhadap peredaran rokok tanpa pita cukai di wilayah tersebut.

Dalam rekaman CCTV yang beredar, perempuan berhijab dan berbaju hitam itu tampak menolak keras saat Satgas akan menyita sebagian rokok dagangannya. Ia berteriak lantang, memprotes tindakan petugas yang disebutnya “tidak adil” karena dirinya merasa memiliki jaminan dari seorang pengusaha besar yang disebutnya “Sultan Madura”.

“Saya ikut ke rumahnya H. Her, saya sudah bertahun-tahun jual rokok sampean. Katanya cukai sudah dibayar semua,” ujarnya dengan nada tinggi.

Pernyataan ibu tersebut sontak menghebohkan warganet. Dalam video yang kini beredar luas, ia bahkan menyebut nama pengusaha rokok ternama berinisial H. Her atau H. Khoirul Umam, yang diklaimnya telah “membayar” pihak Bea Cukai agar peredaran rokok mereka aman di pasaran.

Baca Juga  Wabah Kusta di Kangayan Terbengkalai Setahun, Dinkes Sumenep Dinilai Gagal Jalankan Tugas

“Katanya H. Her sudah bayar semua, jadi saya aman jual rokoknya,” lanjutnya.

Tak berhenti di situ, ibu itu juga menuding para petugas sebagai “pencuri” bila nekat membawa barang dagangannya. Ia berteriak sambil menunjuk meja tempat rokok-rokok ilegal itu dipajang.

“Tidak boleh dibawa! Pencuri kalau dibawa! Saya bilang ke orang-orang, perampok kalau dibawa!” katanya geram.

Petugas yang terekam dalam video tersebut terlihat berusaha menahan diri dan tidak membalas ucapan tersebut. Mereka hanya membawa dua bungkus rokok sebagai barang bukti, sementara sebagian besar rokok lainnya dibiarkan di tempat.

Video itu sontak menyulut perdebatan publik. Banyak warganet menyoroti ucapan sang ibu yang menyiratkan adanya dugaan “permainan” antara pengusaha besar dan aparat penegak hukum.

Baca Juga  Bea Cukai Mandul di Madura? Tujuh Merk Rokok Ilegal H. Edi Paseyan Masih Melenggang Aman

Beberapa komentar mempertanyakan, mengapa peredaran rokok ilegal di Madura, khususnya di Pamekasan, seolah terus dibiarkan tumbuh subur.

Ada pula yang menyoroti keberanian sang ibu menyebut nama pengusaha besar secara terbuka tanda bahwa isu “perlindungan” terhadap jaringan rokok ilegal bukan lagi rahasia.

“Kalau benar ada jaminan dari pengusaha besar, berarti persoalan rokok ilegal ini bukan cuma soal pedagang kecil. Ada sistem yang perlu diusut,” kata salah satu aktivis

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengusaha rokok yang disebut dalam video viral tersebut, baik H. Her maupun H. Khoirul Umam yang dikenal publik sebagai salah satu pengusaha besar di Madura.

Berita Terkait

Miliaran Uang Rakyat Mengalir ke Parpol, Faqih Tuding Fungsi Pengawasan Bakesbangpol Sumenep Mandul dan Cuma Jadi Juru Stempel!
Sembilan Prajurit Kodim 0827/Sumenep Dilepas ke Satuan Baru, Kasdim: Terus Jaga Nama Baik TNI AD
Yonif TP 931/KJ Bekali Prajurit Keterampilan Beternak Ayam Petelur untuk Dukung Ketahanan Pangan
Pimpinan Buruk Melahirkan Mahasiswa Buruk, Dari Kasus Ijazah Hingga Pemalsuan Tanda Tangan Pemira UNIBA 
Lansia Asal Lobuk Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Saat Hendak ke Ladang
Polemik Pengambilan Ijazah Belum Terjawab, Dayat Mahjong Minta Ahsanul Qasasi Selamatkan Nama Baik UNIBA
Pemira UNIBA Madura Berujung Laporan Polisi, Dugaan Tanda Tangan Fiktif Diselidiki Satreskrim
Drs. Kamalil Irsyad Nahkodai PKB Sumenep Periode 2026–2031, Usung Politik Pelayanan dan Kaderisasi Muda
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 13 June 2026 - 10:41

Miliaran Uang Rakyat Mengalir ke Parpol, Faqih Tuding Fungsi Pengawasan Bakesbangpol Sumenep Mandul dan Cuma Jadi Juru Stempel!

Friday, 12 June 2026 - 16:22

Sembilan Prajurit Kodim 0827/Sumenep Dilepas ke Satuan Baru, Kasdim: Terus Jaga Nama Baik TNI AD

Friday, 12 June 2026 - 15:59

Yonif TP 931/KJ Bekali Prajurit Keterampilan Beternak Ayam Petelur untuk Dukung Ketahanan Pangan

Friday, 12 June 2026 - 13:11

Lansia Asal Lobuk Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Saat Hendak ke Ladang

Friday, 12 June 2026 - 06:15

Polemik Pengambilan Ijazah Belum Terjawab, Dayat Mahjong Minta Ahsanul Qasasi Selamatkan Nama Baik UNIBA

Berita Terbaru

OPINI

Rektor atau Maling Kelas Kakap?

Saturday, 13 Jun 2026 - 00:11

OPINI

Penjahat Bernama Prabowo

Friday, 12 Jun 2026 - 16:59