SUMENEP, Newsline.id– Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan terus dilakukan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Salah satunya melalui kegiatan Gelar Aksi Mutu dan Keselamatan Pasien bertajuk Gebyar 3M: Mutu, Mantap, Meriah yang berlangsung selama lima hari, mulai 4 hingga 8 Juni 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di Ruang Pertemuan Lantai III rumah sakit tersebut menjadi bagian dari langkah strategis dalam memperkuat budaya mutu dan keselamatan pasien di seluruh lingkungan pelayanan kesehatan.
Berbagai unit pelayanan dan manajemen rumah sakit turut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan tersebut. Tidak hanya sebagai ajang kompetisi internal, Gebyar 3M juga menjadi sarana evaluasi dan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dalam menjalankan standar pelayanan yang berkualitas.
Ketua Komite Mutu RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, drg. Yenny Tri Suci, M.Kes, mengatakan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan seluruh staf terhadap aspek mutu dan keselamatan pasien.
“Melalui kegiatan ini kami ingin meningkatkan kemampuan staf dalam pelaksanaan Bantuan Hidup Dasar (BHD), penggunaan spill kit, serta meningkatkan kepatuhan terhadap prosedur cuci tangan enam langkah yang menjadi bagian penting dalam pencegahan infeksi,” ujarnya.
Menurutnya, keselamatan pasien merupakan fondasi utama dalam pelayanan kesehatan. Karena itu, setiap tenaga kesehatan dituntut memiliki kompetensi yang memadai dan pemahaman yang sama terhadap standar pelayanan yang berlaku.
Dalam Gebyar 3M, peserta mengikuti sejumlah lomba edukatif yang berkaitan langsung dengan pelayanan kesehatan. Di antaranya lomba Bantuan Hidup Dasar (BHD), penggunaan spill kit untuk penanganan tumpahan bahan berbahaya, praktik cuci tangan enam langkah, hingga lomba cerdas cermat mutu dan keselamatan pasien.
Seluruh kegiatan tersebut dirancang untuk menguji kesiapan sumber daya manusia rumah sakit dalam menghadapi berbagai kondisi pelayanan, termasuk situasi kegawatdaruratan yang membutuhkan tindakan cepat dan tepat.
Drg. Yenny menegaskan bahwa peningkatan mutu pelayanan tidak cukup hanya melalui penyediaan fasilitas dan teknologi kesehatan, tetapi juga harus dibarengi dengan pembentukan budaya kerja yang berorientasi pada keselamatan pasien.
“Kami berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran bersama bahwa mutu pelayanan adalah tanggung jawab seluruh elemen rumah sakit. Keselamatan pasien harus menjadi prioritas dalam setiap tindakan pelayanan yang diberikan,” katanya.
Antusiasme peserta terlihat selama pelaksanaan kegiatan. Perwakilan dari berbagai instalasi dan unit pelayanan menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam setiap kategori lomba yang dipertandingkan.
Manajemen RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep menilai kegiatan semacam ini penting untuk menjaga konsistensi penerapan standar pelayanan sekaligus mempersiapkan rumah sakit dalam menghadapi proses penilaian akreditasi yang semakin menekankan aspek mutu dan keselamatan pasien.
Melalui Gebyar 3M, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep berharap dapat memperkuat budaya kerja yang profesional, disiplin, dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti komitmen rumah sakit dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berkelanjutan demi meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan daerah.
Penulis : T2
Editor : MTAB
Sumber Berita: Newsline.id








