SUMENEP, Newsline.id — Komitmen media dalam kerja-kerja kemanusiaan kembali terlihat di Kabupaten Sumenep. Setelah meresmikan Musolla Umum dan memulai program Ambulans Umat, Detikzone.id bersama Jurnalis-Indonesia.com serta seorang donatur yang enggan disebutkan namanya, menggelar aksi sosial bertajuk Gerebek Sedekah di Kecamatan Dungkek dan Pasongsongan, Minggu (16/11/2025).
Berbeda dari kegiatan berbagi pada umumnya, Gerebek Sedekah dilakukan dengan mendatangi langsung rumah-rumah warga yang hidup dalam kondisi serba keterbatasan. Para penerima merupakan janda lumpuh selama puluhan tahun, lansia dengan keterbatasan penglihatan, serta warga dhuafa yang selama ini luput dari perhatian publik.
Aksi kemanusiaan ini semakin bermakna karena bertepatan dengan Hari Toleransi Nasional 2025, seakan menegaskan bahwa solidaritas sosial tidak mengenal batas identitas.
Cuaca mendung dan hujan kecil yang turun di beberapa titik tidak menyurutkan langkah para relawan. Tim Gerebek Sedekah tetap menyusuri lorong-lorong desa demi memastikan bantuan tiba tepat sasaran.
Setiap keluarga menerima bingkisan berupa beras 10 kilogram serta uang belanja. Meski sederhana, bantuan tersebut disambut dengan wajah haru oleh para penerima yang selama ini bertahan hidup dalam kondisi pas-pasan.
“Kadang dalam sebulan kami hanya berharap belas kasih tetangga,” tutur seorang lansia di Dungkek dengan suara lirih saat menerima bantuan itu.
Pemimpin Redaksi Detikzone.id, Igusty Madani, menegaskan bahwa kegiatan semacam ini adalah wujud peran media yang tidak hanya berkutat pada penyampaian informasi.
“Media harus hadir langsung di tengah masyarakat. Bukan sekadar melaporkan, tapi juga menggerakkan kebaikan,” tegasnya.
Ia berharap langkah kecil ini dapat menggugah lebih banyak pihak—baik lembaga, komunitas, maupun perorangan—untuk mengambil bagian dalam kerja-kerja sosial.
Senada dengan itu, Pemimpin Redaksi Jurnalis-Indonesia.com, Ilyas, menuturkan bahwa pihaknya akan terus menjaga keberlanjutan program berbagi tersebut.
“Bagi kami, ini bukan kegiatan sesaat. Ada tanggung jawab moral untuk memastikan masyarakat yang lemah tetap mendapat perhatian,” ujarnya.
Pelaksanaan Gerebek Sedekah di dua kecamatan tersebut menjadi pengingat bahwa masih banyak warga yang membutuhkan kepedulian bersama. Di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu, bantuan sekecil apa pun dapat menjadi cahaya bagi mereka yang hidup di batas kemampuan.
Melalui kolaborasi lintas media dan dukungan para dermawan, aksi kemanusiaan ini diharapkan mampu memperluas jangkauan manfaat ke lebih banyak desa di Sumenep.
Kebaikan mungkin sederhana, tetapi bagi mereka yang menerima, itu adalah anugerah yang sangat berarti.
Penulis : T2
Editor : R IE Q








