PAMEKASAN, Newsline.id – Peredaran rokok ilegal kembali menohok logika publik. Kali ini, tiga merek yang mencuat ke permukaan—PCX Exclusive, PCX BerryBurst, dan PCX MangoBurst—disebut-sebut kuat dikendalikan oleh sosok bernama Fery. Ironisnya, meski jelas-jelas tanpa pita cukai, rokok ini beredar mulus di pasaran tanpa hambatan sedikit pun, seolah aparat Bea Cukai kehilangan taringnya.
Nama Fery mulai ramai diperbincangkan lantaran sepak terjangnya menguasai jalur distribusi rokok ilegal di Madura.
“Kalau bukan Fery, siapa lagi? Semua orang tahu merek PCX itu dia yang punya. Tapi herannya sampai sekarang aman-aman saja, tidak pernah tersentuh hukum,” ujar seorang Aktivis Pamekasan Zainul.
Kritik keras pun mulai bermunculan. Publik menilai Bea Cukai justru seperti tutup mata, atau bahkan sengaja membiarkan praktik bisnis haram ini merajalela.
“Kalau untuk rakyat kecil, satu bungkus pun bisa ditindak. Tapi kalau penguasa besar seperti Fery, justru seakan dilindungi. Ada apa dengan Bea Cukai?” tanya Zainul dengan nada geram.
Fakta di lapangan semakin menegaskan dugaan adanya pembiaran sistematis. Rokok PCX mudah ditemukan di warung, pasar, hingga tempat nongkrong anak muda. Tak ada razia, tak ada penyitaan, tak ada pemberitaan penindakan. Padahal, kerugian negara dari cukai yang hilang ditaksir mencapai miliaran rupiah per bulan.
“Kalau begini terus, jangan salahkan masyarakat kalau menganggap ada kongkalikong. Fery bisa leluasa, rokoknya jalan terus, negara buntung, rakyat dikibuli,” kata warga Galis Pamekasan
Bea Cukai yang sejatinya digaji dari uang rakyat untuk melindungi pemasukan negara kini dituding hanya jadi penonton. Masyarakat pun mulai bertanya-tanya, apakah ada kekuatan besar di belakang Fery hingga dirinya kebal hukum? Ataukah aparat memang sudah masuk angin?
Sampai berita ini diturunkan, pihak Bea Cukai belum memberikan klarifikasi tegas terkait maraknya rokok ilegal merek PCX. Yang jelas, kasus ini kian menambah daftar panjang ironi penegakan hukum di negeri ini—tajam ke bawah, tumpul ke atas.








