H. Rosi Jadi Simbol Arogansi Rokok Ilegal di Madura, Produk RJ99 dan RJ Mango Bliss Lolos dari Penindakan

Monday, 18 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Newsline.id – Sosok bernama H. Rosi kembali menjadi perbincangan hangat di tengah maraknya peredaran rokok ilegal di Madura. Bukan karena prestasi atau kontribusi sosial, tetapi karena keberaniannya yang dianggap kelewat batas dalam memproduksi dan mendistribusikan rokok ilegal. Produk andalannya, RJ99, kini semakin merajai pasar, bahkan disusul dengan varian baru bermerek RJ Mango Bliss.

Nama H. Rosi melekat erat sebagai simbol arogansi hukum dan pembangkangan terang-terangan terhadap upaya pemberantasan rokok ilegal di Madura.

Padahal, semua pihak di lapangan dari sopir truk hingga pemilik warung eceran tahu bahwa RJ99 maupun RJ Mango Bliss bukanlah rokok bercukai resmi. Bahkan, lokasi produksinya di Desa Dasok, Pamekasan, disebut-sebut berjalan terang-terangan tanpa penyamaran. Namun, entah kenapa, aparat penegak hukum seolah kehilangan nyali ketika berhadapan dengan nama H. Rosi.

“Kalau bukan karena ada yang kuat di belakangnya, tak mungkin seberani itu. Ini bukan rokok eceran kecil-kecilan, ini sudah seperti pabrik mafia,” kata M. Dayat, anggota YLBH.

Baca Juga  Pemilik PR Supernova Bungkam, Dugaan Pabrik Rokok Fiktif di Prancak Makin Kuat

H. Rosi bukan orang sembarangan. Ia dikenal sebagai keponakan dari H. Saleh, pemilik PT Dua Putri Kedaton, yang disebut-sebut punya pengaruh besar di lingkaran elit Madura. Kedekatan ini membuat posisi H. Rosi sulit disentuh. Tak satu pun razia atau operasi dari Bea Cukai yang menyentuh pabrik rokoknya, sementara produsen kecil di tempat lain dibabat habis hanya karena mencetak tanpa pita cukai.

Kritik publik terhadap Bea Cukai dan aparat penegak hukum semakin keras. Sebagian warga menilai pembiaran terhadap aktivitas produksi dan distribusi RJ99 maupun RJ Mango Bliss adalah bentuk pengkhianatan terhadap semangat keadilan hukum.

“Kalau benar hukum ini berlaku untuk semua, kenapa H. Rosi bisa jalan terus? Kenapa petugas seperti ‘buta dan tuli’ padahal semua orang tahu siapa dia dan apa yang dia lakukan?” ujar Dayat.

Kini, H. Rosi tak hanya dilihat sebagai pelaku usaha ilegal, tetapi juga sebagai wajah kegagalan penegakan hukum di Madura. Ia menjadi contoh bagaimana hukum bisa dilecehkan ketika pelaku memiliki akses kekuasaan dan hubungan darah dengan tokoh berpengaruh.

Baca Juga  Produksi Rokok Ilegal H. Edi Makin Menggila, Negara Dirampok dari Nero, Nero Bold, HND hingga 369 Sam Liok Kioe

“H. Rosi itu bukan cuma pengusaha ilegal, dia contoh nyata dari betapa lemahnya keberanian negara. Kalau negara tidak bisa menindak Rosi, maka rakyat tidak lagi punya alasan untuk percaya pada keadilan,” tegas Dayat.

Bahkan, muncul spekulasi adanya aliran dana “pelicin” yang mengalir ke sejumlah oknum demi mengamankan jalur distribusi RJ99 dan RJ Mango Bliss. Dugaan ini diperkuat oleh banyaknya armada distribusi yang lolos dari pengawasan serta nihilnya penggerebekan hingga saat ini.

Publik kini menunggu, apakah aparat penegak hukum dan Bea Cukai benar-benar memiliki nyali untuk menindak imperium rokok ilegal milik H. Rosi atau justru terus membiarkan produk-produk seperti RJ99 dan RJ Mango Bliss beredar luas di pasar Madura tanpa hambatan.

Berita Terkait

PR Bromo Mas Manding Disorot, Dugaan “Ternak” Pita Cukai Mencuat ke Publik
Eks Kades Longos Diduga Tabrak Pengunjung Kafe, Dipicu Konflik Pembayaran LC
Deretan PR Disorot, Dugaan Mafia Pita Cukai di Sumenep Mencuat
Satu Donasi, Satu Harapan Hidup Baru untuk Mereka, JatimNewsline Ajak Publik Bantu Biaya Operasi
Pokir DPRD Disorot, Jalan di Dusun Langger Rusak Sebelum Setahun
Kasus Video Asusila Pelajar SMP Terbongkar, Polres Pamekasan Amankan ABH dan Buru Penyebar
Menuju Pilkades Ra’as 2027: Menggugat Tradisi “Kucing dalam Karung” Lewat Adu Gagasan
BPN Sumenep Dinilai “Pengecut”, Tak Mampu Beri Kepastian Kasus Penyerobotan Tanah Mangrove Kebundadap Timur
Berita ini 130 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 22 April 2026 - 23:53

PR Bromo Mas Manding Disorot, Dugaan “Ternak” Pita Cukai Mencuat ke Publik

Wednesday, 22 April 2026 - 22:32

Eks Kades Longos Diduga Tabrak Pengunjung Kafe, Dipicu Konflik Pembayaran LC

Wednesday, 22 April 2026 - 10:14

Deretan PR Disorot, Dugaan Mafia Pita Cukai di Sumenep Mencuat

Wednesday, 22 April 2026 - 09:53

Satu Donasi, Satu Harapan Hidup Baru untuk Mereka, JatimNewsline Ajak Publik Bantu Biaya Operasi

Tuesday, 21 April 2026 - 15:30

Pokir DPRD Disorot, Jalan di Dusun Langger Rusak Sebelum Setahun

Berita Terbaru