Rokok Ilegal Bermerek Asyik Diduga Diproduksi di Desa Pasanggar Pegantenan

Tuesday, 26 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Newsline.id – Peredaran rokok ilegal di Madura seakan tidak ada habisnya. Kali ini muncul merek baru bernama Asyik, yang diduga diproduksi di Desa Pasanggar, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan. Keberadaan rokok ini semakin menambah daftar panjang maraknya produksi rokok tanpa cukai resmi yang merugikan negara miliaran rupiah setiap tahunnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan, rokok bermerek Asyik beredar bebas di sejumlah warung kecil hingga toko kelontong. Harganya yang jauh lebih murah dibanding rokok resmi membuatnya cepat diminati konsumen. Namun, di balik harga murah tersebut, tersimpan praktik kotor berupa pelanggaran hukum karena tidak membayar cukai yang seharusnya masuk ke kas negara.

“Rokok ini jelas ilegal. Kalau dibiarkan, pemerintah sama saja membiarkan kerugian negara makin besar,” ujar zainul, Selasa (26/8/2025).

Baca Juga  DPRD Sumenep Dorong Pemkab Gandeng Swasta untuk Dongkrak PAD di Tengah Tekanan Fiskal

Ironisnya, dugaan kuat mengarah bahwa rokok Asyik diproduksi secara massal di Desa Pasanggar, Kecamatan Pegantenan. Namun hingga kini belum ada tindakan nyata dari aparat penegak hukum maupun Bea Cukai. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar di masyarakat: apakah ada pembiaran atau bahkan “main mata” dengan produsen rokok ilegal?

Padahal, pemerintah pusat kerap menyuarakan perang melawan rokok ilegal. Bahkan, setiap tahun anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dikucurkan dengan dalih untuk menekan peredaran rokok tanpa pita cukai. Namun di lapangan, kasus serupa terus berulang tanpa penyelesaian.

Munculnya merek Asyik hanyalah contoh kecil. Di berbagai pelosok Madura, banyak pabrikan rokok bodong beroperasi seolah kebal hukum. Hal ini memicu spekulasi publik bahwa ada mafia cukai yang bermain, melibatkan oknum kuat di balik layar.

Baca Juga  Tata Kelola Akademik UNIBA Kembali Disorot, Dokumen Administrasi Mahasiswa 2020 Disebut Hilang

“Kalau pemerintah serius, mestinya tidak sulit menindak. Tinggal turun ke desa tempat produksi, langsung ketahuan. Tapi kenyataannya? Tidak ada tindakan tegas, hanya wacana,” imbuh Zainul

Jika dibiarkan, peredaran rokok ilegal seperti Asyik hanya akan memperlebar jurang kerugian negara, merusak iklim usaha industri rokok legal, dan mencoreng wibawa aparat. Publik menanti, apakah aparat penegak hukum berani menindak, atau justru memilih bungkam?

Berita Terkait

Empat Paket Plasma Muncul di SiRUP Disbudporapar Sumenep, Nilai Hampir Rp800 Juta dan Volume Tak Lazim Jadi Sorotan
Miliaran Uang Rakyat Mengalir ke Parpol, Faqih Tuding Fungsi Pengawasan Bakesbangpol Sumenep Mandul dan Cuma Jadi Juru Stempel!
Sembilan Prajurit Kodim 0827/Sumenep Dilepas ke Satuan Baru, Kasdim: Terus Jaga Nama Baik TNI AD
Yonif TP 931/KJ Bekali Prajurit Keterampilan Beternak Ayam Petelur untuk Dukung Ketahanan Pangan
Pimpinan Buruk Melahirkan Mahasiswa Buruk, Dari Kasus Ijazah Hingga Pemalsuan Tanda Tangan Pemira UNIBA 
Lansia Asal Lobuk Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Saat Hendak ke Ladang
Polemik Pengambilan Ijazah Belum Terjawab, Dayat Mahjong Minta Ahsanul Qasasi Selamatkan Nama Baik UNIBA
Pemira UNIBA Madura Berujung Laporan Polisi, Dugaan Tanda Tangan Fiktif Diselidiki Satreskrim
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 14 June 2026 - 09:10

Empat Paket Plasma Muncul di SiRUP Disbudporapar Sumenep, Nilai Hampir Rp800 Juta dan Volume Tak Lazim Jadi Sorotan

Saturday, 13 June 2026 - 10:41

Miliaran Uang Rakyat Mengalir ke Parpol, Faqih Tuding Fungsi Pengawasan Bakesbangpol Sumenep Mandul dan Cuma Jadi Juru Stempel!

Friday, 12 June 2026 - 16:22

Sembilan Prajurit Kodim 0827/Sumenep Dilepas ke Satuan Baru, Kasdim: Terus Jaga Nama Baik TNI AD

Friday, 12 June 2026 - 15:23

Pimpinan Buruk Melahirkan Mahasiswa Buruk, Dari Kasus Ijazah Hingga Pemalsuan Tanda Tangan Pemira UNIBA 

Friday, 12 June 2026 - 13:11

Lansia Asal Lobuk Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Saat Hendak ke Ladang

Berita Terbaru

OPINI

Rektor atau Maling Kelas Kakap?

Saturday, 13 Jun 2026 - 00:11

OPINI

Penjahat Bernama Prabowo

Friday, 12 Jun 2026 - 16:59