Rokok GP Classic Bold Beredar Luas, Nama Ahmad Asal Angsanah Palengaan Disebut Dalangnya

Tuesday, 16 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Newsline.id – Peredaran rokok ilegal di Madura semakin mengkhawatirkan. Setelah sebelumnya beredar sejumlah merek tanpa pita cukai di pasaran, kini giliran GP Classic Bold yang menjadi sorotan. Rokok tanpa izin edar ini diduga kuat berasal dari tangan seorang pengusaha bernama Ahmad, warga Desa Angsanah, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan.

Berdasarkan penelusuran di lapangan, rokok berwarna dominan merah marun dengan label GP Classic Bold tersebut beredar luas di sejumlah warung dan toko eceran di wilayah Pamekasan.

Meskipun tidak memiliki pita cukai resmi, produk ini dijual bebas dengan harga lebih murah dibandingkan rokok legal.

Sejumlah sumber menyebutkan, Ahmad disebut-sebut sebagai pihak yang mengendalikan peredaran rokok tersebut.

Baca Juga  Dua Tahun Tak Ada Pembangunan, Dana Desa Murtajih Diduga Jadi Modal MBG?

“Semua orang di sini sudah tahu kalau rokok GP itu milik Ahmad. Produksinya dari sini juga, Angsanah, Palengaan,” ujar salah satu warga setempat yang enggan disebut namanya.

Kehadiran rokok ilegal ini dikhawatirkan merugikan negara karena tidak ada pemasukan dari cukai yang semestinya menjadi salah satu sumber pendapatan negara. Selain itu, aparat penegak hukum dan Bea Cukai Madura juga dituding lamban dalam melakukan penindakan, meski keberadaan produk tersebut sangat mudah ditemukan di lapangan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari Ahmad maupun pihak terkait mengenai dugaan keterlibatan dirinya dalam peredaran rokok ilegal GP Classic Bold tersebut.

Sementara itu, masyarakat berharap agar pemerintah dan aparat segera bertindak tegas agar peredaran rokok tanpa izin ini tidak semakin meluas.

Baca Juga  Rokok Gajah Biru Diduga Satu Produksi dengan Rokok Ilegal Masterclass

Berita Terkait

Polemik MR Ball Memanas, Aliansi Pemuda Muslim Madura Serukan Doa Bersama dan Rukyah
Polresta Sumenep Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Batuputih
Danramil Minta Pemborong dan Kepala Tukang Dipertemukan, Pemborong KDMP: Upah Pekerja Sudah Lunas
Menantu Diduga Bacok Mertua hingga Tewas di Sampang, Polisi Amankan Pelaku di Mushala
DPO Kasus Penganiayaan di Batuputih Ditangkap di Rumah, Langsung Dilimpahkan ke Polresta Sumenep
Kades Legung Barat Benarkan Upah Pekerja KDMP Belum Dibayar, Akui Tak Kenal Pemborong
Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel
Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September
Berita ini 313 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 21 September 2026 - 21:23

Polemik MR Ball Memanas, Aliansi Pemuda Muslim Madura Serukan Doa Bersama dan Rukyah

Monday, 21 September 2026 - 20:03

Polresta Sumenep Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Batuputih

Monday, 21 September 2026 - 19:18

Danramil Minta Pemborong dan Kepala Tukang Dipertemukan, Pemborong KDMP: Upah Pekerja Sudah Lunas

Monday, 21 September 2026 - 18:12

Menantu Diduga Bacok Mertua hingga Tewas di Sampang, Polisi Amankan Pelaku di Mushala

Monday, 21 September 2026 - 17:26

DPO Kasus Penganiayaan di Batuputih Ditangkap di Rumah, Langsung Dilimpahkan ke Polresta Sumenep

Berita Terbaru