Produk Lokal Mendunia, Rokok Asal Madura Dikirim ke Filipina

Wednesday, 9 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Newsline.id – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh industri rokok lokal Madura. PT Empat Sekawan Mulia (ESM), perusahaan rokok yang berbasis di Pamekasan, sukses melakukan ekspor produk unggulannya, King Bravo, ke Filipina pada Juli 2025.

Ekspor ini meliputi pengiriman sebanyak 1.000 karton atau setara dengan 10 juta batang rokok, menandai keberhasilan perusahaan dalam menjaga eksistensi produknya di pasar internasional.

“Alhamdulillah, pasar luar negeri masih mempercayai mutu produk kami. Ekspor kali ini menjadi pemacu semangat untuk terus berkembang dan berkontribusi pada perekonomian daerah,” ujar pemilik PT ESM, H. Suhaydi, yang juga dikenal sebagai H. Edi, Rabu (9/7).

Menurut H. Edi, telah menjadi mitra dagang strategis yang aktif bertransaksi dengan perusahaannya. Sebelumnya, ESM juga telah berhasil mengekspor ke Malaysia dan Timor Leste. Bahkan saat ini, pihaknya tengah menjajaki peluang ekspor baru ke Polandia dan Australia.

Baca Juga  Warga Dusun Serseran Perbaiki Jalan Secara Swadaya, Dana Desa Talang Rp1,24 Miliar Dipertanyakan

Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari komitmen menjaga kualitas produk dan strategi harga yang kompetitif.

“Jika ingin tetap eksis di pasar global, kualitas dan harga adalah kunci. Kami sangat memperhatikan dua aspek ini untuk menjaga kepercayaan pembeli luar negeri,” tandasnya.

Proses ekspor ini turut mendapatkan pendampingan dari Bea Cukai Madura. Kepala Seksi Perbendaharaan Bea Cukai Madura, Budi Suharto, menjelaskan bahwa pihaknya memberikan dukungan mulai dari proses verifikasi hingga pengapalan.

“Kami mengawal seluruh proses ekspor agar berjalan sesuai aturan. Ini bagian dari komitmen kami untuk mendukung kegiatan ekspor nasional,” terangnya.

Sebagai bagian dari prosedur standar, Bea Cukai melakukan pemeriksaan fisik terhadap 10 persen dari total barang ekspor. Hasilnya, produk King Bravo dinyatakan memenuhi syarat ekspor dan bebas dari bea keluar.

Baca Juga  Tak Cukup Pesta Miras dan Narkoba, Oknum Ketua Komisi II DPRD Pamekasan Diduga Nyaris Perkosa Perempuan

Keberhasilan ekspor ini diharapkan dapat memperkuat posisi Madura sebagai produsen rokok berkualitas, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan devisa negara.

Berita Terkait

Jangan Tunggu Korban, Warga Bluto Minta Tiang Telkom yang Ganggu Tikungan Segera Dipindah
1 Muharram 1448 H, CV Ayunda Permata Sejahtera Salurkan Santunan untuk Ribuan Anak Yatim di Pamekasan
Gerak-gerik Mencurigakan Berujung Penangkapan, Warga Dasuk Kedapatan Simpan Sabu
Misteri Angka Desimal 0,666 di SiRUP Sumenep, Kabid Disbudporapar Buka Suara Soal Proyek Plasma Kembar
Mengguncang Polemik Ijazah UNIBA, Saksi Beberkan Fakta yang Selama Ini Tertutup
Empat Paket Plasma Muncul di SiRUP Disbudporapar Sumenep, Nilai Hampir Rp800 Juta dan Volume Tak Lazim Jadi Sorotan
Miliaran Uang Rakyat Mengalir ke Parpol, Faqih Tuding Fungsi Pengawasan Bakesbangpol Sumenep Mandul dan Cuma Jadi Juru Stempel!
Sembilan Prajurit Kodim 0827/Sumenep Dilepas ke Satuan Baru, Kasdim: Terus Jaga Nama Baik TNI AD
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 17 June 2026 - 13:30

Jangan Tunggu Korban, Warga Bluto Minta Tiang Telkom yang Ganggu Tikungan Segera Dipindah

Tuesday, 16 June 2026 - 18:23

1 Muharram 1448 H, CV Ayunda Permata Sejahtera Salurkan Santunan untuk Ribuan Anak Yatim di Pamekasan

Tuesday, 16 June 2026 - 18:07

Gerak-gerik Mencurigakan Berujung Penangkapan, Warga Dasuk Kedapatan Simpan Sabu

Monday, 15 June 2026 - 22:08

Misteri Angka Desimal 0,666 di SiRUP Sumenep, Kabid Disbudporapar Buka Suara Soal Proyek Plasma Kembar

Sunday, 14 June 2026 - 09:10

Empat Paket Plasma Muncul di SiRUP Disbudporapar Sumenep, Nilai Hampir Rp800 Juta dan Volume Tak Lazim Jadi Sorotan

Berita Terbaru