Warga Dusun Serseran Perbaiki Jalan Secara Swadaya, Dana Desa Talang Rp1,24 Miliar Dipertanyakan

Saturday, 10 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id — Kekecewaan warga Dusun Serseran, Desa Talang, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, kian memuncak. Setelah bertahun-tahun menanti perhatian pemerintah desa, masyarakat akhirnya memilih bergerak sendiri dengan memperbaiki jalan poros menuju dusun mereka secara swadaya.

Jalan yang diperbaiki tersebut merupakan akses utama warga untuk menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan. Namun kondisinya selama ini dikeluhkan rusak parah, berlubang, licin saat hujan, dan sulit dilalui kendaraan. Warga menilai, akses vital itu sudah lama tak layak dilewati.

Salah satu warga Dusun Serseran, AJ, mengatakan aksi gotong royong tersebut lahir dari rasa kecewa yang telah lama dipendam masyarakat.

“Ini jalan poros, tapi sudah bertahun-tahun dibiarkan rusak tanpa perhatian serius dari pemerintah desa. Kami terpaksa memperbaiki sendiri karena terlalu lama diabaikan,” ujarnya di sela kegiatan perbaikan jalan.

Baca Juga  Dirut RSUD Sumenep Ingatkan Keluarga Pasien: Jangan Jadi Pasien Baru Gara-Gara Abai Kebersihan

Menurut AJ, kerusakan jalan bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berdampak langsung pada keselamatan warga. Saat musim hujan, jalan berubah licin dan berlumpur, sehingga rawan kecelakaan dan menyulitkan mobilitas warga.

Aksi swadaya ini sekaligus menjadi simbol kekecewaan warga terhadap kinerja Kepala Desa Talang yang dinilai tidak responsif terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Warga mempertanyakan komitmen pemerintah desa dalam mengelola pembangunan yang seharusnya berpihak pada kepentingan rakyat.

“Setiap tahun ada Dana Desa. Tapi kami bertanya-tanya, ke mana arah pembangunan desa selama ini? Mengapa jalan utama menuju Dusun Serseran selalu luput dari perhatian?” tambah AJ.

Berdasarkan data anggaran, Dana Desa Talang pada tahun anggaran berjalan mencapai Rp1.241.917.000. Angka tersebut dinilai warga cukup besar untuk membiayai perbaikan infrastruktur dasar, khususnya jalan poros desa yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat Dusun Serseran.

Baca Juga  Tambang Galian C Ilegal di Batuan Diduga Milik Mat Alawi, Upaya Konfirmasi Masih Buntu

Warga menilai, pembangunan jalan desa seharusnya menjadi prioritas utama pemerintah desa karena menyangkut kepentingan banyak orang. Mereka juga menuntut transparansi penggunaan Dana Desa agar masyarakat mengetahui secara jelas peruntukan dan realisasi anggaran.

“Gotong royong ini bukan karena kami mampu secara finansial, tapi karena keadaan memaksa. Kalau pemerintah desa hadir dan menjalankan fungsinya dengan baik, kami tidak perlu turun tangan seperti ini,” tegas AJ.

Masyarakat berharap aksi swadaya tersebut menjadi tamparan moral bagi pemerintah desa agar lebih adil, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan riil warga. Mereka juga mendesak adanya evaluasi serius terhadap arah pembangunan Desa Talang agar tidak terus mengabaikan dusun-dusun pinggiran.

Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi ke Kepala Desa Talang masih dalam kesulitan.

Penulis : T2

Editor : R IE Q

Berita Terkait

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi
Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan
Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Perbup Bahasa Madura Berlaku, Tapi SDM Guru Belum Siap, Dinas Pendidikan Diminta Bertanggung Jawab
Berita ini 128 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 12:54

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi

Wednesday, 5 August 2026 - 12:35

Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 00:29

Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia

Berita Terbaru