Jangan Tunggu Korban, Warga Bluto Minta Tiang Telkom yang Ganggu Tikungan Segera Dipindah

Wednesday, 17 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga menunjukkan tiang telkom yang diduga membahayakan pengguna jalan.

Warga menunjukkan tiang telkom yang diduga membahayakan pengguna jalan.

SUMENEP, Newsline.id – Warga Desa Bluto, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, meminta PT Telkom Indonesia segera mengevaluasi dan menata ulang posisi sebuah tiang telekomunikasi yang berdiri di tikungan jalan menuju kawasan permukiman. Keberadaan tiang tersebut dinilai mengganggu akses kendaraan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Menurut warga, posisi tiang yang terlalu dekat dengan badan jalan membuat kendaraan, khususnya roda empat, harus mengambil ruang lebih lebar saat hendak berbelok memasuki area permukiman.

“Mobil yang hendak masuk ke permukiman harus mengambil haluan lebih ke kanan terlebih dahulu. Posisi tiang sangat dekat dengan badan jalan sehingga mengganggu ruang gerak kendaraan,” kata seorang warga, Rabu (17/6/2026).

Warga menuturkan bahwa keluhan terkait keberadaan tiang tersebut sebenarnya sudah berlangsung cukup lama. Namun hingga kini belum terlihat adanya upaya penanganan maupun peninjauan langsung dari pihak terkait.

Baca Juga  UIN Madura Tunggu Hasil Olah TKP Polisi, Kecelakaan Maut Mahasiswi Jadi Atensi Kampus

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat karena dinilai berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas, terutama pada malam hari saat jarak pandang pengendara berkurang atau bagi pengguna jalan yang belum familiar dengan kondisi tikungan tersebut.

Beberapa kendaraan bahkan disebut pernah nyaris menyenggol tiang saat melintas. Meski belum ada insiden yang menimbulkan korban, warga menilai potensi bahaya tersebut tidak boleh diabaikan.

“Jangan menunggu sampai ada korban. Potensi bahayanya sudah terlihat dan dirasakan setiap hari oleh warga yang melintas,” ujar warga lainnya.

Masyarakat berharap PT Telkom Indonesia dapat segera memberikan perhatian terhadap persoalan tersebut. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang layanan telekomunikasi dan memiliki peran strategis dalam pelayanan publik, Telkom dinilai perlu merespons aspirasi warga secara cepat dan profesional.

Baca Juga  Ribuan Warga Geruduk DPRD Sampang, Desak Pilkades Digelar 2026, Ricuh Pecah Setelah Polisi Tembakkan Gas Air Mata

“Ketika ada fasilitas yang berpotensi membahayakan masyarakat, semestinya respons dilakukan secara cepat dan profesional. Keselamatan warga harus menjadi prioritas,” kata warga.

Karena itu, warga meminta Telkom segera melakukan evaluasi lapangan dan mempertimbangkan pemindahan atau penataan ulang tiang ke lokasi yang lebih aman tanpa mengganggu akses keluar-masuk permukiman.

 

Warga berharap langkah tersebut dapat segera direalisasikan guna menghilangkan potensi bahaya serta memberikan rasa aman bagi pengguna jalan dan masyarakat sekitar.

 

Penulis : Moh. Fairuz Zamzami

Editor : MTAB

Sumber Berita: Newsline.id

Berita Terkait

Dua Pemuda Kedungdung Ditangkap, Satreskrim Polres Sampang Ungkap Kasus Curanmor Honda Vario
Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi
Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan
Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 7 August 2026 - 20:00

Dua Pemuda Kedungdung Ditangkap, Satreskrim Polres Sampang Ungkap Kasus Curanmor Honda Vario

Wednesday, 5 August 2026 - 12:54

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi

Wednesday, 5 August 2026 - 12:35

Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Berita Terbaru