Pria Asal Cirebon Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Sumenep, Polisi Lakukan Penyelidikan

Thursday, 16 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Seorang pria berinisial A, perantau asal Cirebon, Jawa Barat, ditemukan meninggal dunia di kamar kos yang ditempatinya di Kabupaten Sumenep, Rabu (15/7/2026). Korban diketahui sehari-hari bekerja sebagai penjual tahu bulat keliling menggunakan sepeda motor.

Peristiwa tersebut menggegerkan penghuni rumah kos setelah korban tidak kunjung keluar dari kamarnya hingga menjelang siang. Padahal, menurut rekan-rekannya, korban memiliki kebiasaan berangkat bekerja sekitar pukul 08.00 WIB.

Salah seorang penghuni kos, Wawan, mengaku mulai merasa ada yang tidak beres ketika korban tidak memberikan respons saat dipanggil berulang kali.

“Biasanya pagi sudah berangkat jualan. Sampai sekitar jam sebelas belum juga keluar. Kami panggil berkali-kali, tapi tidak ada jawaban,” ujarnya.

Baca Juga  Komisi IV DPRD Sumenep Desak Investigasi Menyeluruh Kasus Kematian Ibu dan Bayi Saat Persalinan

Karena pintu kamar terkunci dari dalam, sejumlah penghuni kos kemudian berinisiatif masuk dengan membuka akses melalui jendela. Saat berada di dalam kamar, mereka mendapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Penemuan tersebut membuat para penghuni kos terkejut. Wawan mengaku dirinya bahkan baru beberapa hari tinggal di rumah kos tersebut.

“Saya baru tiga hari tinggal di sini. Tidak menyangka akan terjadi peristiwa seperti ini,” katanya.

Berdasarkan keterangan teman-teman korban, sebelum meninggal A sempat menyampaikan pesan agar barang-barang miliknya dimanfaatkan apabila suatu saat terjadi sesuatu terhadap dirinya.

Selain itu, rekan korban juga menyebut A diduga sedang menghadapi persoalan pribadi. Namun, informasi tersebut masih sebatas keterangan dari teman-temannya dan belum dapat dipastikan sebagai penyebab kematian.

Baca Juga  Tragedi PJU di Pragaan Seret Isu Hukum Ketenagakerjaan, Status Korban Disorot

Sementara itu, petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Jenazah korban kemudian dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban dan belum memberikan kesimpulan resmi terkait peristiwa tersebut.

Penulis : Fairuz

Editor : MTAB

Berita Terkait

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel
Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September
Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan
Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi
MEC 2026 Angkat Tema Keraton Sumenep, Budaya Madura Dikemas Kreatif
Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman
Dari Urusan Perdagangan ke RSUD, Ketua AWDI Soroti Kompetensi Idham Halil
Kehilangan Sosok Setia di Tribun, Ahsanul Qosasi Beri Penghormatan untuk Mbah Hosen
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 20 September 2026 - 19:42

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel

Sunday, 20 September 2026 - 18:57

Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September

Sunday, 20 September 2026 - 18:27

Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan

Sunday, 20 September 2026 - 17:01

Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi

Saturday, 19 September 2026 - 21:34

Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman

Berita Terbaru