PR Paku Alam Milik H. Sugik Diduga Produksi Rokok Ilegal Merek SS Spesial, Beacukai Bungkam

Wednesday, 13 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: H. Sugik (Kiri), Rokok Ilegal SS (Kanan)

Foto: H. Sugik (Kiri), Rokok Ilegal SS (Kanan)

PAMEKASAN, Newsline.id – Dugaan praktik produksi rokok ilegal kembali menyeruak di Madura. Kali ini sorotan publik mengarah pada sebuah perusahaan rokok (PR) bernama Paku Alam yang berlokasi di Kabupaten Pamekasan. PR ini disebut-sebut milik seorang pengusaha lokal berinisial H. Sugik, yang diduga memproduksi rokok tanpa pita cukai dengan merek SS Spesial.

 

Informasi yang diterima media ini menyebutkan, peredaran rokok SS Spesial cukup masif di berbagai wilayah Madura, bahkan masuk hingga ke pasar-pasar kecil di pelosok desa. Ironisnya, meski dugaan pelanggaran ini sudah lama menjadi pembicaraan publik, hingga kini belum ada tindakan nyata dari pihak Bea Cukai maupun aparat penegak hukum (APH).

Baca Juga  Diduga Bebas Layani Pengisian Jerigen, SPBU Pamolokan Jadi Sorotan Publik

 

“Kalau di warung-warung kampung saja rokok ini gampang didapat, masak Bea Cukai nggak tahu? Mustahil,” ujar seorang warga Pamekasan yang enggan disebut namanya, Selasa (13/8/2025).

 

Warga lain bahkan menilai ada indikasi “tebang pilih” dalam penindakan. Sebab, beberapa pabrik rokok kecil yang memproduksi tanpa pita cukai sering kali langsung disegel, sementara PR Paku Alam terkesan aman-aman saja.

 

Anggota YLBH Madura, Dayat, menyayangkan sikap pasif aparat. Menurutnya, dugaan produksi rokok ilegal bukanlah pelanggaran sepele, melainkan merugikan keuangan negara dan merusak iklim usaha yang sehat.

 

“Kalau benar PR Paku Alam milik H. Sugik ini memproduksi rokok ilegal, maka harus ada tindakan tegas. Jangan sampai publik berpikir ada pembiaran atau bahkan perlindungan dari pihak-pihak tertentu,” tegasnya.

Baca Juga  Satlantas Polres Sumenep Gelar Analisa Kecelakaan di Parsanga, Tekankan Kolaborasi Tekan Angka Laka Lantas

 

Pihak media ini akan memberikan ruang seluas-luasnya kepada H. Sugik selaku pemilik PR Paku Alam, serta pihak Bea Cukai Madura, untuk memberikan klarifikasi terkait tuduhan ini.

 

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada pihak terkait belum mendapatkan jawaban. Publik pun masih menanti, apakah aparat penegak hukum akan bertindak atau justru membiarkan dugaan pelanggaran ini terus berjalan.

Berita Terkait

Mutasi Sekcam Bluto Jelang Pensiun Disorot, Dasar Pertimbangan TPK Dipertanyakan
Aktivis Dampingi Warga Kacongan Siapkan Laporan ke Kejaksaan Sumenep, Pengadaan Sapi Desa Kacongan
Aksi Tengah Malam di Mr Ball, APMM Singgung Aspirasi NU yang Tak Ditindaklanjuti
Polemik MR Ball Memanas, Aliansi Pemuda Muslim Madura Serukan Doa Bersama dan Rukyah
Polresta Sumenep Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Batuputih
Danramil Minta Pemborong dan Kepala Tukang Dipertemukan, Pemborong KDMP: Upah Pekerja Sudah Lunas
Menantu Diduga Bacok Mertua hingga Tewas di Sampang, Polisi Amankan Pelaku di Mushala
DPO Kasus Penganiayaan di Batuputih Ditangkap di Rumah, Langsung Dilimpahkan ke Polresta Sumenep
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 22 September 2026 - 18:13

Mutasi Sekcam Bluto Jelang Pensiun Disorot, Dasar Pertimbangan TPK Dipertanyakan

Tuesday, 22 September 2026 - 15:08

Aktivis Dampingi Warga Kacongan Siapkan Laporan ke Kejaksaan Sumenep, Pengadaan Sapi Desa Kacongan

Tuesday, 22 September 2026 - 14:09

Aksi Tengah Malam di Mr Ball, APMM Singgung Aspirasi NU yang Tak Ditindaklanjuti

Monday, 21 September 2026 - 21:23

Polemik MR Ball Memanas, Aliansi Pemuda Muslim Madura Serukan Doa Bersama dan Rukyah

Monday, 21 September 2026 - 20:03

Polresta Sumenep Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Batuputih

Berita Terbaru