PR Alfian Rabbani Milik Erlan Taufiq Jarang Produksi, Tapi Rutin Tebus Pita Cukai

Tuesday, 5 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Dugaan praktik “beternak pita cukai” kembali menyeruak ke permukaan. Kali ini, sorotan tajam diarahkan pada Pabrik Rokok (PR) Alfian Rabbani yang disebut-sebut milik Erlan Taufiq, warga Dusun Utara, Kecamatan Pagentenan, Kabupaten Pamekasan.

 

Pabrik rokok yang berlokasi di Desa Talang, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep itu diduga kuat tidak menjalankan aktivitas produksi secara normal, namun rutin menebus pita cukai setiap bulannya. Fakta ini memunculkan kecurigaan akan adanya modus pengumpulan pita cukai tanpa disertai kegiatan produksi nyata.

 

Pantauan dari sumber, lokasi pabrik tampak tertutup rapat dan tak menunjukkan tanda-tanda kegiatan industri. Beberapa warga setempat pun mengaku jarang melihat pabrik tersebut beroperasi.

 

“Biasanya tutup terus, jarang kelihatan aktivitas. Pemiliknya juga bukan orang sini,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga  Kasus SHM Mangrove Kebun Dadap Timur Naik Level, Ketua MADAS Sumenep Lapor ke Polda Jatim

 

Kondisi ini semakin menguatkan dugaan bahwa PR Alfian Rabbani hanya sekadar fasilitas formal untuk mengakses pita cukai, sementara produksi dilakukan secara minimal atau bahkan nihil.

 

Hasyim Khafani, menyebut Bea Cukai Madura tak mampu bertindak tegas terhadap praktik-praktik mencurigakan seperti ini.

 

“Bea Cukai Madura mandul! Mereka sibuk dengan pencitraan, bukan pengawasan. Kalau benar-benar tegas, banyak PR di Sumenep yang harusnya ditutup,” tegas Hasyim.

 

Menurutnya, banyak pabrik rokok yang hanya menjadi kedok untuk mengoleksi pita cukai dan kemudian menjualnya kembali secara ilegal.

 

“Kalau Bea Cukai tidak segera audit PR Alfian Rabbani, kami akan kirim surat ke Dirjen Bea Cukai di Jakarta,” ancam Hasyim.

Baca Juga  Proyeksi Ekonomi Indonesia Direvisi, DPR Minta Pemerintah Perkuat Narasi Berbasis Data

 

Ia menekankan bahwa pengawasan harus dilakukan secara langsung dan menyeluruh, bukan sekadar formalitas. Dirinya mendesak Bea Cukai maupun instansi Pengawasan dan Kepatuhan Internal (PKP) untuk segera menindaklanjuti laporan ini.

 

Hingga berita ini dipublikasikan, Erlan Taufiq selaku pemilik PR Alfian Rabbani belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi masih kesulitan

 

Kasus ini menambah daftar panjang dugaan permainan pita cukai di Madura yang tak kunjung tuntas. Kuat dugaan, keberadaan pabrik-pabrik seperti PR Alfian Rabbani hanya menjadi alat formal untuk mengakses pita cukai demi memperlancar peredaran rokok ilegal tanpa pajak.

Berita Terkait

Miliaran Uang Rakyat Mengalir ke Parpol, Faqih Tuding Fungsi Pengawasan Bakesbangpol Sumenep Mandul dan Cuma Jadi Juru Stempel!
Sembilan Prajurit Kodim 0827/Sumenep Dilepas ke Satuan Baru, Kasdim: Terus Jaga Nama Baik TNI AD
Yonif TP 931/KJ Bekali Prajurit Keterampilan Beternak Ayam Petelur untuk Dukung Ketahanan Pangan
Pimpinan Buruk Melahirkan Mahasiswa Buruk, Dari Kasus Ijazah Hingga Pemalsuan Tanda Tangan Pemira UNIBA 
Lansia Asal Lobuk Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Saat Hendak ke Ladang
Polemik Pengambilan Ijazah Belum Terjawab, Dayat Mahjong Minta Ahsanul Qasasi Selamatkan Nama Baik UNIBA
Pemira UNIBA Madura Berujung Laporan Polisi, Dugaan Tanda Tangan Fiktif Diselidiki Satreskrim
Drs. Kamalil Irsyad Nahkodai PKB Sumenep Periode 2026–2031, Usung Politik Pelayanan dan Kaderisasi Muda
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 13 June 2026 - 10:41

Miliaran Uang Rakyat Mengalir ke Parpol, Faqih Tuding Fungsi Pengawasan Bakesbangpol Sumenep Mandul dan Cuma Jadi Juru Stempel!

Friday, 12 June 2026 - 16:22

Sembilan Prajurit Kodim 0827/Sumenep Dilepas ke Satuan Baru, Kasdim: Terus Jaga Nama Baik TNI AD

Friday, 12 June 2026 - 15:59

Yonif TP 931/KJ Bekali Prajurit Keterampilan Beternak Ayam Petelur untuk Dukung Ketahanan Pangan

Friday, 12 June 2026 - 13:11

Lansia Asal Lobuk Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Saat Hendak ke Ladang

Friday, 12 June 2026 - 06:15

Polemik Pengambilan Ijazah Belum Terjawab, Dayat Mahjong Minta Ahsanul Qasasi Selamatkan Nama Baik UNIBA

Berita Terbaru

OPINI

Rektor atau Maling Kelas Kakap?

Saturday, 13 Jun 2026 - 00:11

OPINI

Penjahat Bernama Prabowo

Friday, 12 Jun 2026 - 16:59