Pabrik Rokok Lokal di Sumenep Dukung Petani dan Serap Ribuan Tenaga Kerja

Wednesday, 23 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Keberadaan pabrik rokok (PR) lokal di Kabupaten Sumenep kian dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tak hanya membantu petani tembakau dalam pemasaran hasil panen, sektor ini juga menyerap ribuan tenaga kerja yang tersebar di berbagai lini produksi.

 

Ketua Paguyuban Pabrik Rokok Lokal Sumenep, H. Sofwan Wahyudi, mengungkapkan bahwa pihaknya memiliki komitmen tinggi untuk mendukung petani tembakau di wilayah setempat. Salah satu caranya ialah dengan menyerap hasil panen lokal dan membelinya dengan harga yang pantas.

 

“Kami berusaha membeli tembakau petani Sumenep dengan harga yang menguntungkan bagi mereka. Ini bagian dari upaya menjaga stabilitas sektor pertanian dan memastikan para petani tetap bergairah dalam bertani,” ucap H. Wahyudi saat ditemui pada Rabu, 23 Juli 2025.

Baca Juga  TTD Kades Kertasada Di Palsukan oleh Pokmas, Namun Hibah Kertasada Lolos Audit Inspektorat

 

Ia menambahkan, keberadaan PR lokal juga berdampak pada penyerapan tenaga kerja. Menurutnya, satu pabrik rokok bisa mempekerjakan hingga 50 orang untuk proses produksi, pencampuran bahan, pengemasan, hingga pemasaran produk.

 

“Jumlah PR saat ini sekitar 87 ditambah yang ada di Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) Guluk-guluk. Kalau dihitung, ribuan warga terserap sebagai pekerja. Ini jelas berdampak pada penurunan angka pengangguran,” terangnya.

 

Dari sisi bahan baku, H. Wahyudi mengklaim bahwa sekitar 80 persen komposisi rokok yang diproduksi berasal dari tembakau lokal. Sisanya berasal dari luar daerah, sebagai pelengkap untuk menjaga kualitas rasa.

 

“Permintaan tembakau lokal tinggi. Jadi, selain menciptakan lapangan kerja, PR lokal juga mendongkrak nilai ekonomi hasil pertanian masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Paket Halal Bihalal di Sae Rassa Restaurant, Harga Mulai Rp138 Ribu per Orang

 

Paguyuban PR lokal, lanjut H. Wahyudi, siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berbasis pada industri kecil dan sektor pertanian.

 

“Kami ingin terus bersinergi dengan pemkab dan masyarakat agar keberadaan PR lokal benar-benar menjadi kekuatan ekonomi yang nyata di Sumenep,” tegasnya.

 

Dengan dukungan dari berbagai pihak, ia optimis industri rokok lokal mampu tumbuh sehat dan berkelanjutan, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkait

APBD Jalan di Tempat, Vendor Menjerit: Kominfo dan Pemkab Sumenep Dinilai Sibuk Pencitraan
Di Tengah Seruan Efisiensi, Anggaran Seragam Bupati Pamekasan Rp300 Juta Tuai Sorotan
Kemenag Sumenep dan Kepala Sekolah MAN Sumenep Bungkam, Pengadaan TV Android Rp266 Juta Kian Disorot
30 Sertifikat Tanah Warga Parsanga Terdampak Pembangunan Yonif TP 931, Masyarakat Minta Kejelasan Status Lahan
DKPP Sumenep Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban Jelang Idul Adha
HMI Komisariat Insan Cita UIN Madura Dalami Dunia Penyiaran Lewat Kunjungan ke Karimata Media
Anggaran “Plasma” Disbudporapar Sumenep Rp796 Juta Disorot, Diduga Tak Sesuai Peruntukan
Pemilik King Marmut “Imam” Diduga Beredar Tanpa PR Resmi, Bea Cukai Diminta Jangan Tutup Mata
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 25 May 2026 - 23:11

APBD Jalan di Tempat, Vendor Menjerit: Kominfo dan Pemkab Sumenep Dinilai Sibuk Pencitraan

Monday, 25 May 2026 - 22:50

Di Tengah Seruan Efisiensi, Anggaran Seragam Bupati Pamekasan Rp300 Juta Tuai Sorotan

Monday, 25 May 2026 - 22:35

Kemenag Sumenep dan Kepala Sekolah MAN Sumenep Bungkam, Pengadaan TV Android Rp266 Juta Kian Disorot

Monday, 25 May 2026 - 07:12

30 Sertifikat Tanah Warga Parsanga Terdampak Pembangunan Yonif TP 931, Masyarakat Minta Kejelasan Status Lahan

Saturday, 23 May 2026 - 19:01

HMI Komisariat Insan Cita UIN Madura Dalami Dunia Penyiaran Lewat Kunjungan ke Karimata Media

Berita Terbaru