Nyawa Melayang Akibat Proses Rujukan Molor, Puskesmas Bluto Tuai Kecaman Keras

Monday, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Pelayanan Puskesmas Bluto, Kecamatan Bluto, Sumenep, Jawa Timur mendapatkan kecaman dari keluarga pasien. Sebab, pelayanan yang diberikan dinilai buruk sehingga menyebabkan pasien berinisal H meninggal dunia.

Keluarga pasien menduga kematian pasien asal Desa Bluto itu akibat kelalaian petugas Puksesmas.

“Dugaan sementara kelalalain pihak puskesmas. Kami sangat kecewa atas pelayanan di Puskesmas Bluto,” kata keluarga pasien Hariyono.

Dia menceritakan, awalnya pasien masuk Puskesmas pada Senin 24 November 2025 pagi. Hasil pemeriksaan sementara, H dikatakan mengidap penyakit kencing manis. Setelah dilakukan pemeriksaan ulang pasien juga divonis mengidap penyakit lambung dan paru-paru.

Sehingga petugas puskesmas saat itu memutuskan untuk merujuk pasien ke rumah sakit sekitar pukul 08.00 Wib dan keluarga pasien telah menyetujui. Namun, keputusan tersebut tidak segera dilakukan hingga sekitar pukul 12.00 Wib pasien meninggal dunia di Puskesmas Bluto.

Baca Juga  Dandim 0827/Sumenep Dorong Ketahanan Pangan Desa Lewat Penanaman Mangga di Pragaan Laok

“Yang kami kesal pasien ini tidak segera dirujuk, petugas puskesmas selalu memberikan alasan yang tidak jelas. Jika cuma persoalan adminitrasi, kan bisa menyusul karena ini berkaitan dengan keselamatan pasien,” ungkap dia.

Bahkan kata dia, saat pasien merasa sesak petugas dinilai lambat melakukan penanganan. “Bahkan saat dipasang ogsigen tabungnya diduga kosong. Karena saat dipasang tidak ada reaksi apapun. Makanya kami nilai itu tabung ogsigennya kosong,” tegasnya.

Sementara Kepala Puskesmas Bluto dr. Rifmi Utami mengatakan jika pasien sudah mendapatkan penanganan sesuai standar dalam fase observasi pra-rujukan, termasuk pemasangan infus, pemberian oksigen, serta obat emergensi untuk keluhan nyeri dada.

“Tim medis telah melakukan upaya stabilisasi seoptimal mungkin sambil menyiapkan proses rujukan ke fasilitas yang lebih lengkap (dalam hal ini, juga ada satu kasus emergency yang sedang dirujuk),” katanya sebagaiman keterangan tertulis yang diterima media ini

Baca Juga  Diduga Hanya Beternak Pita Cukai, PR Mulya Indah Terus Melenggang Tanpa Produksi: Bea Cukai Dinilai Tak Bertaji

Namun, sambung dia kondisi pasien mengalami perburukan yang tidak dapat dipertahankan meskipun intervensi medis sudah diberikan dalam upaya stabilisasi pra rujukan.

“Saat ini kami menghormati penuh perasaan keluarga, kami sampaikan belasungkawa, karena upaya kami tidak membuahkan hasil. Semoga Almarhumah husnul khotimah,” jelas dua dengan dibubuhkan emoji tangan berdoa.

Penulis : T2

Editor : Amira

Berita Terkait

Hibah APBD untuk Homestay Pokdarwis Lombang Disorot, Legalitas Lahan Dipertanyakan
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Pakandangan Barat, Polisi Turun Tangan
Piala AF Sport U-17 Sumenep Segera Bergulir, Talenta Muda Diproyeksikan Tembus Liga 4
Kapolresta Sumenep Tekankan Pelayanan Humanis di HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71
Mutasi Sekcam Bluto Jelang Pensiun Disorot, Dasar Pertimbangan TPK Dipertanyakan
Aktivis Dampingi Warga Kacongan Siapkan Laporan ke Kejaksaan Sumenep, Pengadaan Sapi Desa Kacongan
Aksi Tengah Malam di Mr Ball, APMM Singgung Aspirasi NU yang Tak Ditindaklanjuti
Polemik MR Ball Memanas, Aliansi Pemuda Muslim Madura Serukan Doa Bersama dan Rukyah
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 23 September 2026 - 16:54

Hibah APBD untuk Homestay Pokdarwis Lombang Disorot, Legalitas Lahan Dipertanyakan

Wednesday, 23 September 2026 - 15:12

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Pakandangan Barat, Polisi Turun Tangan

Wednesday, 23 September 2026 - 14:47

Piala AF Sport U-17 Sumenep Segera Bergulir, Talenta Muda Diproyeksikan Tembus Liga 4

Wednesday, 23 September 2026 - 14:42

Kapolresta Sumenep Tekankan Pelayanan Humanis di HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71

Tuesday, 22 September 2026 - 18:13

Mutasi Sekcam Bluto Jelang Pensiun Disorot, Dasar Pertimbangan TPK Dipertanyakan

Berita Terbaru