Mampukah Bea Cukai Memberantas Rokok Ilegal Tali Jaya Milik H. Taufiq Hidayat yang Diduga ASN Kepala Sekolah?

Saturday, 16 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Newsline.id – Pertanyaan besar kembali mencuat di tengah publik Madura: mampukah Bea Cukai benar-benar serius memberantas peredaran rokok ilegal, khususnya merek Tali Jaya yang diduga kuat diproduksi oleh H. Taufiq Hidayat?

Nama Taufiq Hidayat bukan sekadar pengusaha biasa. Ia disebut-sebut masih berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus kepala sekolah di salah satu lembaga pendidikan di Kabupaten Sumenep. Ironi mencolok pun terlihat: seorang pendidik yang mestinya menjadi teladan hukum, justru dikaitkan dengan bisnis rokok ilegal yang merugikan keuangan negara.

Produk Tali Jaya, menurut penelusuran warga, beredar bebas di warung-warung kecil maupun jaringan distribusi skala besar di Madura. Meskipun tidak bercukai resmi, rokok ini seakan kebal dari razia. Fakta ini memunculkan dugaan kuat adanya pembiaran, bahkan kemungkinan adanya “permainan mata” antara pengusaha dan aparat.

Baca Juga  Siap Pimpin Golkar Kota Malang, Joko Prihatin didukung Mantum PB HMI

“Kalau masyarakat biasa jual rokok tanpa cukai, pasti langsung ditindak. Tapi kalau sudah nama besar yang bergerak, hukum seperti lumpuh,” kata Dayat

Bea Cukai kerap menyuarakan komitmennya untuk menindak rokok ilegal, bahkan membuat slogan besar-besaran soal pemberantasan. Namun kenyataan di lapangan justru sebaliknya. Tali Jaya dan merek lain masih beredar tanpa hambatan berarti.

“Publik bertanya, apakah Bea Cukai benar-benar bekerja untuk negara, atau justru melindungi kepentingan segelintir orang?” ujar Dayat.

Dugaan bahwa H. Taufiq Hidayat berstatus ASN dan masih menjabat sebagai kepala sekolah menambah keruh persoalan ini. Bila benar, maka ia melanggar dua aturan sekaligus: Undang-Undang Kepegawaian yang melarang ASN berbisnis ilegal, serta Undang-Undang Cukai yang jelas-jelas mengkriminalisasi produksi dan distribusi rokok tanpa pita resmi.

“Apa jadinya bangsa ini kalau pendidik justru memberi contoh buruk dengan melanggar hukum? Anak didiknya belajar apa?” kritik Dayat

Baca Juga  Rokok Madura Tembus Malaysia, PT Empat Sekawan Mulia Catat Sejarah Baru Ekspor

Kebisuan aparat dan kemandulan Bea Cukai dalam menertibkan Tali Jaya membuat publik menaruh curiga ada indikasi permainan uang. Situasi ini semakin memperburuk citra penegakan hukum di Madura, yang selama ini dianggap lemah terhadap praktik rokok ilegal.

“Kalau Bea Cukai mau, tidak butuh sehari untuk menutup pabrik Tali Jaya. Masalahnya, mau atau tidak? Atau jangan-jangan mereka ikut menikmati?” sindir Dayat

Kasus Tali Jaya ini menjadi cermin buram penegakan hukum di sektor cukai. Negara berteriak soal kerugian triliunan akibat rokok ilegal, tapi di lapangan justru pengusaha rokok seperti H. Taufiq Hidayat bisa tetap beroperasi tenang.

Masyarakat kini menunggu: apakah Bea Cukai berani membuktikan komitmennya, atau justru memilih menjadi penonton yang pura-pura buta?

Berita Terkait

PR Bromo Mas Manding Disorot, Dugaan “Ternak” Pita Cukai Mencuat ke Publik
Eks Kades Longos Diduga Tabrak Pengunjung Kafe, Dipicu Konflik Pembayaran LC
Deretan PR Disorot, Dugaan Mafia Pita Cukai di Sumenep Mencuat
Satu Donasi, Satu Harapan Hidup Baru untuk Mereka, JatimNewsline Ajak Publik Bantu Biaya Operasi
Pokir DPRD Disorot, Jalan di Dusun Langger Rusak Sebelum Setahun
Kasus Video Asusila Pelajar SMP Terbongkar, Polres Pamekasan Amankan ABH dan Buru Penyebar
Menuju Pilkades Ra’as 2027: Menggugat Tradisi “Kucing dalam Karung” Lewat Adu Gagasan
BPN Sumenep Dinilai “Pengecut”, Tak Mampu Beri Kepastian Kasus Penyerobotan Tanah Mangrove Kebundadap Timur
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 22 April 2026 - 23:53

PR Bromo Mas Manding Disorot, Dugaan “Ternak” Pita Cukai Mencuat ke Publik

Wednesday, 22 April 2026 - 22:32

Eks Kades Longos Diduga Tabrak Pengunjung Kafe, Dipicu Konflik Pembayaran LC

Wednesday, 22 April 2026 - 10:14

Deretan PR Disorot, Dugaan Mafia Pita Cukai di Sumenep Mencuat

Wednesday, 22 April 2026 - 09:53

Satu Donasi, Satu Harapan Hidup Baru untuk Mereka, JatimNewsline Ajak Publik Bantu Biaya Operasi

Tuesday, 21 April 2026 - 15:30

Pokir DPRD Disorot, Jalan di Dusun Langger Rusak Sebelum Setahun

Berita Terbaru