Mahfud MD Tekankan Supremasi Hukum dalam Orasi Kebangsaan di Pamekasan

Monday, 5 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Newsline.id — Kehadiran Mahfud MD di Kabupaten Pamekasan menjadi momentum refleksi kebangsaan bagi jajaran pemerintah daerah dan masyarakat. Bertempat di Periggitan Pendopo Bupati Pamekasan, Senin (5/1/2026), Mahfud menyampaikan orasi kebangsaan yang menitikberatkan pada pentingnya supremasi hukum sebagai fondasi utama kemajuan bangsa.

Dalam paparannya, Mahfud menilai bahwa kekuatan sebuah negara tidak diukur dari retorika politik, melainkan dari keberanian dan konsistensi menegakkan hukum secara adil. Ia menyebut, tanpa hukum yang berwibawa, cita-cita kebangsaan hanya akan menjadi slogan kosong.

“Bangsa yang besar dibangun dengan hukum yang ditegakkan secara jujur dan konsisten. Kalau hukumnya kuat, maka persatuan dan keadilan akan ikut terjaga,” tegas mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu di hadapan para pejabat dan undangan.

Baca Juga  Diduga Dikuasai Dua Pengusaha Ternama, Rokok Ilegal “MK” dan “RJ99” Masih Beredar Bebas di Pamekasan

Mahfud juga meluruskan bahwa kehadirannya di Pamekasan murni bersifat edukatif. Undangan datang langsung dari Bupati KH Kholilurrahman, sosok yang telah dikenalnya sejak lama. Ia menekankan, orasi yang disampaikan tidak terkait kepentingan politik praktis apa pun.

“Kita berbicara sebagai bangsa, bukan sebagai kelompok politik. Ini pencerahan kebangsaan, bukan kampanye,” ujarnya.

Lebih jauh, Mahfud mengapresiasi kontribusi masyarakat Madura dalam perjalanan Indonesia pascakemerdekaan. Menurutnya, peningkatan mobilitas sosial masyarakat Madura tercermin dari lahirnya banyak tokoh nasional di berbagai sektor, mulai dari politik hingga dunia akademik.

Ia menyebut, potensi tersebut harus diarahkan untuk tujuan jangka panjang, yakni memperkuat Indonesia menuju visi besar 2045.

“Kemajuan ini harus dijaga dengan etika kebangsaan, bukan ditarik ke kepentingan sesaat,” katanya.

Baca Juga  Di Era Novian Dermawan, Bea Cukai Madura Dikecam karena Tertutup dan Tidak Efisien

Sementara itu, Bupati KH. Kholilurrahman menyambut baik pesan-pesan kebangsaan yang disampaikan Mahfud. Ia berharap orasi tersebut menjadi suntikan moral bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pamekasan agar semakin profesional dan patuh pada hukum.

“Kami berharap kehadiran Pak Mahfud bisa menjadi pengingat bahwa jabatan adalah amanah. ASN harus melayani masyarakat dengan integritas,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut, Kholilurrahman mengungkapkan rencana penerapan pakta integritas bagi seluruh pejabat daerah. Langkah ini dimaksudkan untuk memperkuat komitmen antikorupsi dan akuntabilitas pemerintahan, termasuk kesiapan mundur dari jabatan jika terbukti melanggar hukum.

“Pakta integritas itu harus dimulai dari pimpinan. Kalau melanggar hukum, siap mundur. Itu komitmen kami,” pungkasnya.

Penulis : OR

Editor : R IE Q

Berita Terkait

Sembilan Prajurit Kodim 0827/Sumenep Dilepas ke Satuan Baru, Kasdim: Terus Jaga Nama Baik TNI AD
Yonif TP 931/KJ Bekali Prajurit Keterampilan Beternak Ayam Petelur untuk Dukung Ketahanan Pangan
Pimpinan Buruk Melahirkan Mahasiswa Buruk, Dari Kasus Ijazah Hingga Pemalsuan Tanda Tangan Pemira UNIBA 
Lansia Asal Lobuk Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Saat Hendak ke Ladang
Polemik Pengambilan Ijazah Belum Terjawab, Dayat Mahjong Minta Ahsanul Qasasi Selamatkan Nama Baik UNIBA
Pemira UNIBA Madura Berujung Laporan Polisi, Dugaan Tanda Tangan Fiktif Diselidiki Satreskrim
Drs. Kamalil Irsyad Nahkodai PKB Sumenep Periode 2026–2031, Usung Politik Pelayanan dan Kaderisasi Muda
Komisi III DPRD Sumenep Soroti Dugaan Tender Bermasalah, PBJ dan PUTR Akan Dipanggil Pekan 
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 12 June 2026 - 16:22

Sembilan Prajurit Kodim 0827/Sumenep Dilepas ke Satuan Baru, Kasdim: Terus Jaga Nama Baik TNI AD

Friday, 12 June 2026 - 15:59

Yonif TP 931/KJ Bekali Prajurit Keterampilan Beternak Ayam Petelur untuk Dukung Ketahanan Pangan

Friday, 12 June 2026 - 15:23

Pimpinan Buruk Melahirkan Mahasiswa Buruk, Dari Kasus Ijazah Hingga Pemalsuan Tanda Tangan Pemira UNIBA 

Friday, 12 June 2026 - 06:15

Polemik Pengambilan Ijazah Belum Terjawab, Dayat Mahjong Minta Ahsanul Qasasi Selamatkan Nama Baik UNIBA

Thursday, 11 June 2026 - 18:30

Pemira UNIBA Madura Berujung Laporan Polisi, Dugaan Tanda Tangan Fiktif Diselidiki Satreskrim

Berita Terbaru

OPINI

Rektor atau Maling Kelas Kakap?

Saturday, 13 Jun 2026 - 00:11

OPINI

Penjahat Bernama Prabowo

Friday, 12 Jun 2026 - 16:59