Komwasjak Kemenkeu Sambangi Pengusaha Rokok Madura, Tekankan Pengawasan Pajak dan Keadilan Fiskal

Wednesday, 7 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Newsline.id — Komite Pengawas Perpajakan (Komwasjak) Kementerian Keuangan melakukan kunjungan kerja ke PT Bawang Mas Grup di Kabupaten Pamekasan, Rabu (7/1/2026). Kunjungan ini menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah dan para pengusaha rokok Madura terkait kepatuhan perpajakan dan tata kelola cukai.

Ketua Komwasjak, Amien Sunaryadi, menegaskan bahwa pihaknya memiliki mandat mengawasi kinerja Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta pelaku usaha yang bergerak di sektor kepabeanan dan cukai. Menurutnya, pengawasan tersebut bertujuan memastikan sistem perpajakan berjalan adil dan akuntabel.

“Kami tidak hanya mengawasi aparat pajak dan bea cukai, tetapi juga memastikan relasi dengan pelaku usaha berlangsung sehat. Semua temuan akan kami sampaikan kepada Menteri Keuangan,” ujar Amien di hadapan para pengusaha rokok.

Dalam kesempatan itu, Amien turut menyampaikan pesan Menteri Keuangan Purbaya Sadhewa kepada dunia usaha, yakni pentingnya membangun kepatuhan bersama demi keberlanjutan ekonomi. Pesan tersebut, kata Amien, menekankan semangat kolaborasi antara negara dan pelaku usaha agar pertumbuhan ekonomi tidak timpang.

Baca Juga  Tak Hanya Gudang Bulog, Dugaan Pesta Miras, Narkoba, Di Gelar di Gudang Produksi Rokok Ilegal: DPRD Pamekasan Dihantam Skandal Oknum Komisi II

Pertemuan tersebut difasilitasi oleh CEO PT Bawang Mas Grup, H. Khairul Umam atau yang akrab disapa H. Her. Komwasjak mengapresiasi peran perusahaan lokal Madura itu yang membuka ruang diskusi langsung dengan pengusaha rokok setempat.

Sementara itu, H. Her menilai persoalan utama di kalangan pengusaha rokok Madura bukan semata niat menghindari pajak, melainkan minimnya pemahaman atas kewajiban perpajakan. Ia menyebut, munculnya banyak “orang kaya baru” di Madura tidak selalu diiringi literasi pajak yang memadai.

“Banyak yang sudah mampu secara finansial, tapi tidak paham bahwa ketika usaha berkembang, ada kewajiban pajak yang harus dipenuhi,” ujarnya.

Namun demikian, H. Her meminta pemerintah tidak menyamakan posisi pengusaha rokok lokal Madura dengan perusahaan raksasa nasional seperti Gudang Garam. Menurutnya, skala usaha dan daya tahan finansial pengusaha rokok Madura jauh lebih kecil sehingga membutuhkan pendekatan kebijakan yang lebih berkeadilan.

Baca Juga  Tabir Birahi Oknum Ketua Komisi II DPRD Pamekasan Terkuak, Chat Pribadi Diduga Bermuatan Ajakan Intim Beredar

Ia juga berharap penegakan aturan pajak tidak dilakukan secara represif, terutama terhadap pelaku usaha kecil yang masih berproses menuju kepatuhan. “Kami minta ada pembinaan. Aturannya masih berat bagi pengusaha kecil. Jangan langsung ditindak keras,” tegasnya.

Dialog tersebut diharapkan menjadi titik temu antara kepentingan negara dalam meningkatkan penerimaan pajak dan kebutuhan pengusaha rokok Madura untuk mendapatkan perlakuan fiskal yang adil dan proporsional.

Penulis : OR

Editor : R IE Q

Berita Terkait

KI Sumenep Gandeng UNIBA Madura, Dorong Mahasiswa Melek Keterbukaan Informasi
PR Bromo Mas Manding Disorot, Dugaan “Ternak” Pita Cukai Mencuat ke Publik
Eks Kades Longos Diduga Tabrak Pengunjung Kafe, Dipicu Konflik Pembayaran LC
Deretan PR Disorot, Dugaan Mafia Pita Cukai di Sumenep Mencuat
Satu Donasi, Satu Harapan Hidup Baru untuk Mereka, JatimNewsline Ajak Publik Bantu Biaya Operasi
Pokir DPRD Disorot, Jalan di Dusun Langger Rusak Sebelum Setahun
Kasus Video Asusila Pelajar SMP Terbongkar, Polres Pamekasan Amankan ABH dan Buru Penyebar
Menuju Pilkades Ra’as 2027: Menggugat Tradisi “Kucing dalam Karung” Lewat Adu Gagasan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 23 April 2026 - 11:48

KI Sumenep Gandeng UNIBA Madura, Dorong Mahasiswa Melek Keterbukaan Informasi

Wednesday, 22 April 2026 - 23:53

PR Bromo Mas Manding Disorot, Dugaan “Ternak” Pita Cukai Mencuat ke Publik

Wednesday, 22 April 2026 - 22:32

Eks Kades Longos Diduga Tabrak Pengunjung Kafe, Dipicu Konflik Pembayaran LC

Wednesday, 22 April 2026 - 10:14

Deretan PR Disorot, Dugaan Mafia Pita Cukai di Sumenep Mencuat

Wednesday, 22 April 2026 - 09:53

Satu Donasi, Satu Harapan Hidup Baru untuk Mereka, JatimNewsline Ajak Publik Bantu Biaya Operasi

Berita Terbaru