Kasus Dugaan Penipuan Kavling Rp400 Juta, Penyidik Polres Bangkalan Periksa Lima Saksi

Monday, 22 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN, Newsline.id — Penanganan kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang diduga melibatkan oknum Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bangkalan terus menunjukkan perkembangan. Hingga Senin (22/12/2025), penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Bangkalan dikabarkan telah meminta keterangan sedikitnya lima orang saksi.

Kasus tersebut berawal dari laporan dugaan penipuan dalam transaksi jual beli tanah kavling di Perumahan Mahkota Pamalongan Residence Arosbaya yang berlokasi di Desa Tengket, Kecamatan Arosbaya. Nilai kerugian yang dilaporkan korban ditaksir mencapai sekitar Rp400 juta.

Pelapor bernama Hasan, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua LSM GARABS, menyebut pihaknya secara aktif mengikuti proses hukum yang berjalan. Ia mengaku telah beberapa kali berkoordinasi dengan penyidik guna memastikan laporannya ditangani secara profesional dan transparan.

Baca Juga  Indikasi Penyimpangan Hibah APBD 2024, Tata Kelola Pemkab Sumenep Diuji

“Hingga saat ini penyidik telah memeriksa lima orang saksi terkait laporan yang saya ajukan,” ujar Hasan kepada wartawan.

Meski pemeriksaan saksi telah dilakukan, Hasan mengungkapkan bahwa pihak terlapor hingga kini belum memenuhi panggilan penyidik. Ia menyatakan kedatangannya ke Mapolres Bangkalan juga bertujuan untuk mengambil Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP).

“Saya ingin mengetahui sejauh mana proses hukum berjalan. Sampai sekarang terlapor belum dipanggil, sehingga saya meminta kejelasan melalui SP2HP,” tegasnya.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena terlapor diketahui merupakan kader Partai Gerindra yang menduduki posisi strategis sebagai pimpinan komisi di DPRD Bangkalan. Status tersebut dinilai menambah sensitivitas perkara, sekaligus menguji komitmen penegakan hukum tanpa pandang bulu.

Baca Juga  Ribuan Penonton Padati Grand Final Karapan Sapi Piala Presiden 2025 di Bangkalan

Sejumlah kalangan masyarakat sipil berharap aparat kepolisian bertindak tegas dan objektif dalam mengusut dugaan penggelapan aset properti ini. Penuntasan kasus tersebut dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum serta integritas pejabat publik di Kabupaten Bangkalan.

Penulis : Red

Editor : R IE Q

Berita Terkait

Miliaran Uang Rakyat Mengalir ke Parpol, Faqih Tuding Fungsi Pengawasan Bakesbangpol Sumenep Mandul dan Cuma Jadi Juru Stempel!
Sembilan Prajurit Kodim 0827/Sumenep Dilepas ke Satuan Baru, Kasdim: Terus Jaga Nama Baik TNI AD
Yonif TP 931/KJ Bekali Prajurit Keterampilan Beternak Ayam Petelur untuk Dukung Ketahanan Pangan
Pimpinan Buruk Melahirkan Mahasiswa Buruk, Dari Kasus Ijazah Hingga Pemalsuan Tanda Tangan Pemira UNIBA 
Lansia Asal Lobuk Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Saat Hendak ke Ladang
Polemik Pengambilan Ijazah Belum Terjawab, Dayat Mahjong Minta Ahsanul Qasasi Selamatkan Nama Baik UNIBA
Pemira UNIBA Madura Berujung Laporan Polisi, Dugaan Tanda Tangan Fiktif Diselidiki Satreskrim
Drs. Kamalil Irsyad Nahkodai PKB Sumenep Periode 2026–2031, Usung Politik Pelayanan dan Kaderisasi Muda
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 13 June 2026 - 10:41

Miliaran Uang Rakyat Mengalir ke Parpol, Faqih Tuding Fungsi Pengawasan Bakesbangpol Sumenep Mandul dan Cuma Jadi Juru Stempel!

Friday, 12 June 2026 - 16:22

Sembilan Prajurit Kodim 0827/Sumenep Dilepas ke Satuan Baru, Kasdim: Terus Jaga Nama Baik TNI AD

Friday, 12 June 2026 - 15:59

Yonif TP 931/KJ Bekali Prajurit Keterampilan Beternak Ayam Petelur untuk Dukung Ketahanan Pangan

Friday, 12 June 2026 - 13:11

Lansia Asal Lobuk Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Saat Hendak ke Ladang

Friday, 12 June 2026 - 06:15

Polemik Pengambilan Ijazah Belum Terjawab, Dayat Mahjong Minta Ahsanul Qasasi Selamatkan Nama Baik UNIBA

Berita Terbaru

OPINI

Rektor atau Maling Kelas Kakap?

Saturday, 13 Jun 2026 - 00:11

OPINI

Penjahat Bernama Prabowo

Friday, 12 Jun 2026 - 16:59