Kasus Dugaan Penganiayaan Perempuan Asal Sampang di Sumenep Masuk Tahap SP2HP Pertama

Tuesday, 19 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) Ke 1

Foto: Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) Ke 1

SUMENEP, Newsline.id – Perkembangan kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang perempuan asal Kabupaten Sampang berinisial NH (24), kini memasuki tahap Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) ke-1. Surat resmi dari Polres Sumenep tertanggal 19 Agustus 2025 itu ditujukan langsung kepada korban di Desa Tembaru Daya, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang.

Dalam laporan polisi dengan nomor LP/B/304/VI/2025/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR, NH melaporkan peristiwa dugaan penganiayaan yang dialaminya pada Selasa dini hari, 24 Juni 2025, sekitar pukul 01.15 WIB di sebuah café wilayah Sumenep.

Berdasarkan keterangan dari dokumen SP2HP, penyidik menegaskan bahwa perkara tersebut telah dinaikkan ke tahap penyidikan setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan awal. Sejumlah langkah sedang ditempuh, termasuk pemeriksaan saksi korban serta rencana pemanggilan saksi lain untuk menguatkan pembuktian.

“Laporan saudara sudah masuk tahap penyidikan. Saat ini kami tengah melakukan pemeriksaan saksi korban dan akan memanggil saksi-saksi lain,” demikian tertulis dalam surat yang ditandatangani pihak Polsek Sumenep Kota.

Baca Juga  MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Paket Halal Bihalal di Sae Rassa Restaurant, Harga Mulai Rp138 Ribu per Orang

Untuk kepentingan penyidikan, penyidik menunjuk Aipda Fery Febriyanto sebagai petugas yang menangani perkara tersebut. Dalam suratnya, pihak kepolisian juga mengingatkan korban agar waspada terhadap pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang mungkin mengatasnamakan penyidik atau Kanit Reskrim dengan maksud meminta imbalan uang maupun barang.

Polres Sumenep menegaskan bahwa proses hukum akan berjalan sesuai prosedur tanpa biaya apa pun. “Kami menghimbau agar masyarakat tidak mudah percaya apabila ada orang yang mengaku bisa membantu menyelesaikan perkara dengan meminta imbalan,” tegas imbauan dalam SP2HP tersebut.

Sementara itu, korban NH saat dikonfirmasi menyatakan dirinya berharap kasus ini bisa segera tuntas agar tidak ada lagi korban lain. Ia mengaku masih trauma dengan kejadian yang menimpanya.

Baca Juga  Menjijikkan Bagi Publik, Tindakan Mesum Kades Lapa Taman Memalukan Sumenep”

“Saya masih merasa takut setiap kali mengingat malam itu. Tapi saya tetap ingin kasus ini diusut tuntas, supaya ada keadilan buat saya dan juga pelajaran bagi siapa pun yang berani melakukan kekerasan,” ujarnya dengan suara bergetar.

NH menambahkan, dirinya sempat ragu melaporkan kejadian tersebut, namun dukungan keluarga dan teman membuatnya berani membawa kasus ini ke ranah hukum.

“Awalnya saya takut, tapi keluarga bilang jangan diam. Kalau dibiarkan, bisa saja orang lain jadi korban lagi,” tambahnya.

Kasus dugaan penganiayaan ini sendiri sempat menyita perhatian karena melibatkan korban perempuan muda asal Sampang yang menjadi korban tindak kekerasan di luar daerahnya. Hingga kini, polisi masih terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap detail peristiwa, termasuk siapa pihak yang bertanggung jawab dalam insiden tersebut.

Berita Terkait

Polemik MR Ball Memanas, Aliansi Pemuda Muslim Madura Serukan Doa Bersama dan Rukyah
Polresta Sumenep Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Batuputih
Danramil Minta Pemborong dan Kepala Tukang Dipertemukan, Pemborong KDMP: Upah Pekerja Sudah Lunas
Menantu Diduga Bacok Mertua hingga Tewas di Sampang, Polisi Amankan Pelaku di Mushala
DPO Kasus Penganiayaan di Batuputih Ditangkap di Rumah, Langsung Dilimpahkan ke Polresta Sumenep
Kades Legung Barat Benarkan Upah Pekerja KDMP Belum Dibayar, Akui Tak Kenal Pemborong
Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel
Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 21 September 2026 - 21:23

Polemik MR Ball Memanas, Aliansi Pemuda Muslim Madura Serukan Doa Bersama dan Rukyah

Monday, 21 September 2026 - 20:03

Polresta Sumenep Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Batuputih

Monday, 21 September 2026 - 19:18

Danramil Minta Pemborong dan Kepala Tukang Dipertemukan, Pemborong KDMP: Upah Pekerja Sudah Lunas

Monday, 21 September 2026 - 18:12

Menantu Diduga Bacok Mertua hingga Tewas di Sampang, Polisi Amankan Pelaku di Mushala

Monday, 21 September 2026 - 17:26

DPO Kasus Penganiayaan di Batuputih Ditangkap di Rumah, Langsung Dilimpahkan ke Polresta Sumenep

Berita Terbaru