DRT, JLB 99, dan Haswal Group Pimpin Gebrakan SKT di Festival Tembakau Madura 2025

Saturday, 30 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Stadion A. Yani Sumenep bergemuruh, Sabtu (30/08/2025), ketika Festival Tembakau Madura 2025 resmi dibuka. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian Madura Culture Festival (MCF) dan langsung menyedot perhatian ribuan pengunjung. Tidak hanya dipenuhi hiburan, festival ini menjelma menjadi ajang unjuk gigi industri rokok kretek lokal yang selama ini menjadi denyut ekonomi masyarakat Madura.

Tiga perusahaan rokok (PR) besar, yakni PR DRT, PR JLB 99, dan Haswal Group, tampil mencolok dengan konsep panggung, dekorasi stand, serta promosi yang terencana. Masing-masing membawa produk andalan mereka: DRT Classic, JLB 99, dan Arjuna Alami.

“Festival ini bukan sekadar hiburan. Kami ingin memperlihatkan bahwa SKT Madura punya cita rasa khas yang bisa bersaing dengan produk nasional,” ujar salah seorang pengurus stand.

Atmosfer festival semakin panas dengan kehadiran puluhan PR lain seperti Bayezid, Arista, Pandi Mas, Berkah Azhar, hingga Faiz Barokah. Mereka menampilkan produk dengan beragam strategi, mulai dari desain kemasan sederhana hingga kelas premium. Tak hanya mengandalkan rasa, promosi kreatif dengan sentuhan hiburan, interaksi dengan pengunjung, hingga kehadiran SPG ramah membuat suasana menjadi kompetitif.

Baca Juga  3.000 Anak Yatim Pamekasan Ikuti Bukber dan Santunan Akbar BIP, Raih Dua Rekor MURI

Salah satu yang menarik perhatian adalah PR Dua Hawa Bin Daud, yang berani memperkenalkan varian unik: Ha’il Original, Teh, dan Mangga. Inovasi rasa ini dianggap terobosan berani dalam industri kretek Madura.

Ketua Paguyuban Pengusaha Rokok Sumenep, H. Udik, menyebut festival ini sebagai tonggak penting bagi industri kretek tangan (SKT) Madura.

“Rokok Madura bukan hanya soal produk. Ini adalah identitas, kebanggaan, dan bukti peran kami dalam menggerakkan ekonomi rakyat. Festival ini jadi ruang kolaborasi pengusaha, masyarakat, dan pemerintah,” tegasnya.

Menurutnya, keberadaan industri SKT tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga menciptakan ribuan lapangan kerja. “Di balik setiap batang kretek Madura, ada tangan-tangan perempuan perajin, ada petani tembakau, ada roda ekonomi rakyat yang terus berputar,” tambahnya.

Baca Juga  DKPP Sumenep Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Selain industri rokok, festival ini juga diramaikan dengan pertunjukan seni, bazar kuliner khas, hingga pameran kerajinan. Perpaduan budaya dan ekonomi ini menunjukkan bahwa tembakau bukan hanya komoditas, melainkan bagian integral dari kehidupan sosial Madura.

Festival Tembakau Madura 2025 akan berlangsung hingga 3 September 2025, menghadirkan beragam agenda yang semakin mempertegas peran Madura sebagai salah satu episentrum tembakau dan kretek di Indonesia.

Dengan gaung besar yang tercipta, para pengusaha rokok Madura seolah mengirimkan pesan tegas: kretek Madura tidak sekadar bertahan, melainkan siap melangkah maju menembus pasar regional hingga nasional.

Berita Terkait

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan
Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi
Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan
Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 15:24

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan

Wednesday, 5 August 2026 - 12:54

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi

Wednesday, 5 August 2026 - 12:35

Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Berita Terbaru