PAMEKASAN, Newsline.id – Komitmen terhadap kemajuan pendidikan berbasis pesantren kembali ditunjukkan tokoh masyarakat Madura sekaligus CEO PT Bawang Mas Group, Haji Her. Di hadapan ribuan santri dan alumni, ia mengumumkan hibah sebesar Rp500 juta untuk mendukung pembangunan Institut Darul Ulum Banyuanyar (IDB).
Pengumuman tersebut disampaikan saat penutupan ajang Pena Santri 2026 yang digelar di Lapangan Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar, Desa Potoan Daya, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Sabtu (1/8/2026).
Dalam sambutannya, Haji Her menegaskan bahwa kemajuan bangsa tidak lepas dari kualitas pendidikan. Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang berilmu sekaligus berakhlak.
“Insyaallah, saya pribadi siap membantu pembangunan Institut Darul Ulum Banyuanyar sebesar Rp500 juta,” ujar Haji Her yang disambut tepuk tangan meriah para hadirin.
Ia berharap bantuan tersebut dapat mempercepat pembangunan fasilitas kampus sehingga Institut Darul Ulum Banyuanyar mampu berkembang menjadi perguruan tinggi yang melahirkan lulusan berkualitas dan mampu bersaing di berbagai bidang.
Sementara itu, Ketua Panitia Pena Santri 2026, Siri Yanto, menyampaikan apresiasi atas kepedulian para alumni dan tokoh masyarakat terhadap pengembangan pendidikan pesantren.
Menurutnya, dukungan yang diberikan bukan hanya berupa bantuan materi, tetapi juga menjadi motivasi besar bagi seluruh civitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.
“Kontribusi para alumni dan para dermawan menjadi energi bagi kami untuk terus membangun tradisi akademik di lingkungan pesantren. Semoga segala kebaikan ini membawa keberkahan dan kemajuan bagi umat,” katanya.
Pena Santri 2026 sendiri merupakan agenda dua tahunan yang diselenggarakan Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar (PERADABAN). Kegiatan ini menghadirkan berbagai perlombaan di bidang keagamaan, pendidikan, seni, literasi, hingga forum ilmiah yang diikuti santri dan pelajar dari berbagai daerah.
Acara penutupan berlangsung meriah dengan dihadiri ribuan peserta, alumni, ulama, akademisi, serta sejumlah tokoh nasional dan daerah. Hadir di antaranya Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar RKH Hasbullah Muhammad dan RKH Hasan Bakir, Ketua Umum DPP PERADABAN Prof. Dr. Zainuddin Syarif, Ketua DPRD Pamekasan H. Ali Masykur, Ketua DPC PPP Pamekasan RKH Faiq Abdul Ghafur, RKH Hannan Tibyan, serta Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Dr. Achmad Baidowi.
Melalui kolaborasi antara pesantren, alumni, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat, pembangunan Institut Darul Ulum Banyuanyar diharapkan semakin cepat terwujud sebagai pusat pendidikan tinggi berbasis pesantren yang mampu mencetak sumber daya manusia unggul, berkarakter, dan berdaya saing.
Penulis : Rohim
Editor : MTAB








