H. Munaji Pemilik Rokok Ilegal Masterclass Ternyata ASN Pensiun Dini karena Dugaan Korupsi, Bea Cukai Dinilai Tutup Mata

Friday, 22 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Newsline.id – Fakta baru soal pemilik rokok ilegal merek Masterclass kembali mencuat. Setelah sebelumnya hanya disebut sebagai pengusaha lokal, ternyata sang pemilik yang diketahui bernama H. Munaji adalah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memilih pensiun dini karena diduga terlibat kasus korupsi di instansinya beberapa tahun lalu.

Ironisnya, meski namanya pernah tercoreng akibat kasus hukum, kini H. Munaji justru kembali jadi sorotan publik karena usahanya memproduksi dan mengedarkan rokok ilegal tanpa pita cukai yang terus beredar luas di Pamekasan hingga wilayah Madura lainnya.

Pantauan di lapangan, rokok merek Masterclass mudah ditemukan di warung-warung pinggiran jalan hingga toko kelontong. Bahkan, sejumlah penjual mengaku bahwa rokok tersebut laris manis karena harganya lebih murah dibandingkan rokok legal bercukai resmi.

Baca Juga  Kejati Jatim Geledah Rumah Korkab BSPS Sumenep, Bawa Sejumlah Dokumen Diduga Terkait Kasus Korupsi

“Orang-orang suka beli Masterclass karena harganya jauh lebih murah. Tidak peduli ilegal atau tidak, yang penting murah,” ujar salah satu pedagang di kawasan Larangan, Pamekasan, Rabu (20/8/2025).

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius: Mengapa Bea Cukai terkesan membiarkan peredaran rokok ilegal ini?

Sejumlah aktivis di Madura menilai, keberadaan Masterclass merupakan bukti lemahnya penegakan hukum.

“Ini aneh. Sudah jelas pemiliknya punya catatan hitam sebagai ASN yang bermasalah, lalu kini terang-terangan mengedarkan rokok ilegal. Tapi aparat masih diam. Kalau dibiarkan, ini bisa jadi preseden buruk bagi negara,” kata Zaini, aktivis asal Pamekasan.

Ia menambahkan, potensi kerugian negara dari peredaran rokok tanpa cukai sangat besar.

“Satu bungkus rokok saja negara sudah rugi puluhan ribu rupiah karena tidak ada pita cukai. Bayangkan kalau beredar ribuan bungkus per hari. Kerugiannya miliaran rupiah,” tegasnya.

Baca Juga  Harga Pembuka Rp75 Ribu, Tembakau Madura dari Saronggi Jadi Buruan Pembeli

Kritik keras juga diarahkan pada Bea Cukai Madura yang dianggap hanya sibuk menggelar sosialisasi dan acara seremonial, sementara di lapangan rokok ilegal dibiarkan tumbuh subur.

“Bea Cukai jangan hanya bisa pasang baliho kampanye anti rokok ilegal. Yang dibutuhkan adalah tindakan nyata. Tangkap pemiliknya, hentikan produksinya, dan tindak tegas jaringannya,” kata seorang tokoh masyarakat Pamekasan yang enggan disebutkan namanya.

Publik kini menanti, apakah Bea Cukai benar-benar akan bertindak menegakkan aturan, atau justru terus menutup mata terhadap bisnis kotor yang jelas-jelas merugikan negara dan merusak citra penegakan hukum.

Berita Terkait

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi
Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan
Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Perbup Bahasa Madura Berlaku, Tapi SDM Guru Belum Siap, Dinas Pendidikan Diminta Bertanggung Jawab
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 12:54

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi

Wednesday, 5 August 2026 - 12:35

Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 00:29

Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia

Berita Terbaru