Festival Musik Daul 2025, Pamekasan Meneguhkan Identitas Budaya Madura

Sunday, 24 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Newsline.id – Jalanan kota Pamekasan berubah menjadi lautan manusia pada Sabtu malam (23/8/2025). Ribuan pasang mata tertuju pada panggung besar Festival Musik Daul Bupati Cup 2025. Dentuman gendang, tabuhan khas daul, dan sorak penonton menjadikan malam itu lebih dari sekadar hiburan—ia menjelma sebagai perayaan jati diri masyarakat Madura.

Sejak awal acara, suasana kota sudah terasa berbeda. Aroma sate, jagung bakar, hingga kopi khas madura bercampur dengan riuh musik dari panggung utama. Pedagang kaki lima yang memenuhi sekitar arena tampak kewalahan melayani pembeli. Seolah-olah, denyut ekonomi rakyat berpacu dengan ritme daul yang tak pernah berhenti.

“Biasanya jualan kopi cuma laku setengah termos, tapi malam ini dua termos langsung habis. Alhamdulillah, festival ini benar-benar membantu,” tutur Rofi’i, penjual kopi keliling yang hampir tidak berhenti tersenyum.

Baca Juga  Ribuan Warga Padati Pendopo Agung, Haul Akbar Raja-Raja Madura 2025 Jadi Momentum Persatuan Lintas Elemen

Di atas panggung, persaingan berlangsung ketat. Belasan grup musik daul tampil bergantian, membawa aransemen khas masing-masing. Kostum warna-warni, koreografi penabuh, hingga semangat teriakan penonton membuat setiap detik pertunjukan meninggalkan kesan mendalam.

Sorak penonton mencapai puncaknya ketika juri mengumumkan Semanggi Emas sebagai Juara Umum sekaligus Penyaji Terbaik. Nama-nama lain yang tak kalah membanggakan seperti Lanceng Senopati, Putra Kahuripan, Sekar Kedaton, hingga Jembher Sajhejer juga mendapat apresiasi.

Sementara kategori Aransemen Terbaik berhasil diraih oleh Sekar Kedaton, Semanggi Emas, Doe Angin, Aktor Muda, dan Putra Cangging. Untuk kategori Favorit Penonton, sorakan massa jatuh kepada Sekar Kedaton yang tampil penuh energi.

Dekorasi panggung pun tidak kalah mencuri perhatian. Grup-grup seperti Laskar Subur Makmur, Jembher Sakera, hingga Pangeran Adirasa membuktikan bahwa kreativitas visual mampu memperkuat daya magis musik daul.

Baca Juga  Pelapor Tunggu Panggilan Ulang BK DPRD Pamekasan, Laporan Dugaan Tindakan Amoral Salman Alfarisi Belum Diproses

Bupati Pamekasan yang hadir langsung dalam acara itu menegaskan arti penting festival ini.

“Daul bukan sekadar musik, ini adalah bahasa kebersamaan orang Madura. Lewat festival ini, kita buktikan budaya bisa menjadi penggerak ekonomi rakyat sekaligus identitas daerah,” ujarnya.

Malam itu, wajah-wajah penonton pulang dengan senyum lebar. Para pedagang kembali dengan dagangan yang ludes, sementara seniman membawa pulang kebanggaan. Lebih dari sekadar kompetisi, Festival Musik Daul Bupati Cup 2025 menjadi momentum untuk mengingatkan bahwa Pamekasan adalah pusat denyut budaya Madura—dan daul adalah nadinya.

Berita Terkait

APBD Jalan di Tempat, Vendor Menjerit: Kominfo dan Pemkab Sumenep Dinilai Sibuk Pencitraan
Di Tengah Seruan Efisiensi, Anggaran Seragam Bupati Pamekasan Rp300 Juta Tuai Sorotan
Kemenag Sumenep dan Kepala Sekolah MAN Sumenep Bungkam, Pengadaan TV Android Rp266 Juta Kian Disorot
30 Sertifikat Tanah Warga Parsanga Terdampak Pembangunan Yonif TP 931, Masyarakat Minta Kejelasan Status Lahan
DKPP Sumenep Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban Jelang Idul Adha
HMI Komisariat Insan Cita UIN Madura Dalami Dunia Penyiaran Lewat Kunjungan ke Karimata Media
Anggaran “Plasma” Disbudporapar Sumenep Rp796 Juta Disorot, Diduga Tak Sesuai Peruntukan
Pemilik King Marmut “Imam” Diduga Beredar Tanpa PR Resmi, Bea Cukai Diminta Jangan Tutup Mata
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 25 May 2026 - 23:11

APBD Jalan di Tempat, Vendor Menjerit: Kominfo dan Pemkab Sumenep Dinilai Sibuk Pencitraan

Monday, 25 May 2026 - 22:50

Di Tengah Seruan Efisiensi, Anggaran Seragam Bupati Pamekasan Rp300 Juta Tuai Sorotan

Monday, 25 May 2026 - 22:35

Kemenag Sumenep dan Kepala Sekolah MAN Sumenep Bungkam, Pengadaan TV Android Rp266 Juta Kian Disorot

Monday, 25 May 2026 - 07:12

30 Sertifikat Tanah Warga Parsanga Terdampak Pembangunan Yonif TP 931, Masyarakat Minta Kejelasan Status Lahan

Saturday, 23 May 2026 - 19:01

HMI Komisariat Insan Cita UIN Madura Dalami Dunia Penyiaran Lewat Kunjungan ke Karimata Media

Berita Terbaru