DPRD Kritik Keras Pragaan Fair: Dominasi Peserta Luar, UMKM Lokal Tersingkir

Tuesday, 5 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Agenda tahunan Pragaan Fair 2025 kini menuai kritik tajam dari kalangan legislatif. Alih-alih menjadi etalase untuk mempromosikan produk lokal, kegiatan ini justru disebut dikuasai oleh pelaku usaha dari luar daerah.

 

Dari pantauan Newsline.id, sekitar 80 persen peserta pameran bukan berasal dari Pragaan. Bahkan sebagian besar dari luar Kabupaten Sumenep. Situasi ini memunculkan kekhawatiran bahwa kegiatan tersebut telah melenceng dari tujuan awal, yakni memberdayakan UMKM lokal.

 

Wakil Ketua Komisi II DPRD Sumenep, Irwan Hayat, menganggap penyelenggaraan Pragaan Fair telah kehilangan arah. Menurutnya, event semacam ini semestinya menjadi ajang afirmatif bagi pelaku UMKM di wilayah setempat, bukan malah memberikan karpet merah bagi pengusaha dari luar.

 

“Ini bukan lagi soal dominasi, tapi soal ketidakberpihakan. Sebagai tuan rumah, seharusnya UMKM Pragaan yang diutamakan,” ujarnya.

Baca Juga  Tabir Birahi Oknum Ketua Komisi II DPRD Pamekasan Terkuak, Chat Pribadi Diduga Bermuatan Ajakan Intim Beredar

 

Irwan juga menyoroti tingginya tarif sewa stan yang dikenakan panitia. Menurut informasi yang ia terima, banyak pelaku UMKM lokal akhirnya mengundurkan diri karena tidak sanggup membayar.

 

“Dengan biaya sewa yang begitu tinggi, bagaimana UMKM kecil bisa tampil? Ini malah menyingkirkan mereka. Konsep seperti ini bukan memberdayakan, tapi membebani,” tambahnya.

 

Ia bahkan secara terbuka mengaku tak antusias terhadap kegiatan yang hanya bersifat seremonial. Menurutnya, indikator sukses kegiatan pemerintah seharusnya dilihat dari manfaat konkret bagi masyarakat, bukan sekadar keramaian sesaat.

 

“Saya pribadi melihat ini lebih kepada ajang jualan dan hiburan, bukan pemberdayaan. Output-nya tidak jelas, hanya selebrasi,” kritik Irwan.

 

Sementara itu, Kepala Disbudporapar Sumenep, Moh. Iksan, tak menampik bahwa tujuan Pragaan Fair adalah mendongkrak daya saing UMKM lokal. Namun, ia menegaskan bahwa pelaksanaan teknis berada di luar kendali dinasnya.

Baca Juga  Lima Varian Rokok Ilegal ST16MA Banjiri Madura, Bea Cukai Bungkam

 

“Kalau pelaksanaan teknis, itu wewenangnya camat. Kami hanya dukung dari sisi konsep dan promosi,” ujar Iksan saat dikonfirmasi media ini.

 

Sayangnya, hingga berita ini ditulis, upaya konfirmasi kepada Camat Pragaan, Indra Hermawan, belum membuahkan hasil. Pesan singkat via WhatsApp yang dikirim tak kunjung dibalas. Panggilan telepon juga tidak dijawab, meskipun terdengar nada sambung.

 

Kritik dari legislatif ini mempertegas keresahan banyak pihak terhadap arah dan implementasi kegiatan yang mengatasnamakan pengembangan ekonomi lokal. Kini, publik menanti langkah konkret dari pemerintah kecamatan maupun kabupaten agar ke depan event serupa benar-benar berdampak pada penguatan ekonomi masyarakat, bukan hanya memoles citra dan meramaikan keramaian.

Berita Terkait

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Perkuat Budaya Keselamatan Pasien Lewat Gebyar 3M
GMNI Sumenep Bongkar Temuan di Desa Meddelan, DPMD Didesak Buka SPJ BUMDes
Kadis PUTR Sumenep Kembali Bungkam, Dua Paket Meubelair Polres Senilai Rp462 Juta Jadi Sorotan
Tata Kelola Akademik UNIBA Kembali Disorot, Dokumen Administrasi Mahasiswa 2020 Disebut Hilang
Dandim 0827/Sumenep Pastikan Program RTLH Berjalan Optimal, Empat Rumah Warga Jadi Sasaran Renovasi
Sinkronisasi Program PPM 2026, Medco Energi dan Pemkab Sumenep Perkuat Kolaborasi Pembangunan Masyarakat
Ahsanul Qosasi Perlu Tahu? Polemik Ijazah Belum Usai, Dugaan Diskriminasi Oleh Rektor Terhadap Mahasiswa Disorot
DR. IMAM HIDAYAT, S.H., M.H., KETUA UMUM DPN PERADI: APAPUN PUTUSAN HUKUM TIDAK BERPENGARUH PADA PERADI YANG KAMI PIMPIN
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 7 June 2026 - 00:58

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Perkuat Budaya Keselamatan Pasien Lewat Gebyar 3M

Friday, 5 June 2026 - 20:29

GMNI Sumenep Bongkar Temuan di Desa Meddelan, DPMD Didesak Buka SPJ BUMDes

Friday, 5 June 2026 - 17:48

Kadis PUTR Sumenep Kembali Bungkam, Dua Paket Meubelair Polres Senilai Rp462 Juta Jadi Sorotan

Friday, 5 June 2026 - 17:29

Tata Kelola Akademik UNIBA Kembali Disorot, Dokumen Administrasi Mahasiswa 2020 Disebut Hilang

Friday, 5 June 2026 - 17:17

Dandim 0827/Sumenep Pastikan Program RTLH Berjalan Optimal, Empat Rumah Warga Jadi Sasaran Renovasi

Berita Terbaru