SUMENEP, Newsline.id – Dugaan maraknya praktik percaloan dalam pengurusan pencairan dana BPJS Ketenagakerjaan kembali menjadi sorotan. Sejumlah warga mengaku didatangi oleh orang yang mengatasnamakan petugas BPJS Ketenagakerjaan dan menawarkan jasa membantu proses pencairan klaim dengan meminta sejumlah uang.
Salah seorang warga, Fq, mengaku didatangi seorang perempuan yang mengaku sebagai petugas BPJS Ketenagakerjaan. Dalam proses tersebut, ia diminta menyerahkan KTP untuk keperluan pengurusan klaim dan dijanjikan dana akan segera dicairkan. Menurut pengakuannya, terdapat permintaan sejumlah uang dengan alasan biaya pemberkasan dan pengurusan.
Informasi serupa disebut juga dikeluhkan oleh sejumlah warga lainnya. Kondisi ini memunculkan dugaan masih adanya oknum atau calo yang memanfaatkan minimnya pemahaman masyarakat mengenai prosedur resmi pencairan klaim BPJS Ketenagakerjaan.
Padahal, berdasarkan ketentuan BPJS Ketenagakerjaan, proses pengajuan klaim tidak dipungut biaya. Peserta dapat mengajukan klaim melalui mekanisme resmi sesuai persyaratan yang berlaku. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak menyerahkan uang kepada pihak mana pun yang menjanjikan percepatan pencairan atau mengaku sebagai perantara.
Menanggapi adanya dugaan praktik percaloan tersebut, redaksi telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala BPJS Ketenagakerjaan setempat guna memperoleh penjelasan resmi mengenai dugaan keberadaan calo serta langkah pengawasan yang dilakukan.
Namun, hingga berita ini diterbitkan, Kepala BPJS Ketenagakerjaan belum memberikan keterangan resmi meski upaya konfirmasi telah dilakukan. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan akan memuat penjelasan dari pihak BPJS Ketenagakerjaan apabila telah diterima.
Masyarakat diimbau untuk mengurus sendiri proses klaim melalui jalur resmi dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan pihak yang mengatasnamakan BPJS Ketenagakerjaan serta meminta imbalan dalam proses pengurusan klaim.
Penulis : Fairuz
Editor : MTAB








