BPBD Sampang Tetapkan Siaga 2 Usai Banjir Rendam Empat Desa

Sunday, 4 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, Newsline.id — Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah hulu di Kecamatan Robatal dan Karang Penang menyebabkan banjir meluas ke sejumlah desa di Kabupaten Sampang, Minggu (4/1/2026). Menyikapi kondisi tersebut, BPBD Kabupaten Sampang menetapkan status Siaga 2.

Banjir dilaporkan merendam permukiman warga di Desa Pangilen, Banyumas, Kamuning, dan Panggung. Ketinggian genangan bervariasi, mulai 30 sentimeter hingga mencapai 70 sentimeter di titik terparah. Selain rumah warga, beberapa ruas jalan utama juga terdampak, di antaranya Jalan Raya Panggung, Jalan Raya Imam Bonjol, serta Jalan Pemuda Satria dengan ketinggian air sekitar 10 sentimeter yang sempat menghambat aktivitas lalu lintas.

Berdasarkan data sementara BPBD, jumlah warga terdampak mencapai ratusan kepala keluarga. Di Desa Pangilen, banjir merendam Dusun Beben sebanyak 10 KK dan Dusun Raduy 20 KK. Desa Banyumas menjadi salah satu wilayah dengan dampak cukup besar, meliputi Dusun Kajuk 55 KK, Dusun Lenteng 30 KK, Dusun Prajin 34 KK, serta Dusun Trogen 19 KK.

Baca Juga  Kasus Dugaan Foto Mesum Kepala Desa Di Kecamatan Dungkek, Publik Tantang Ketegasan Bupati Sumenep

Sementara itu, di Desa Kamuning, genangan air meluas hingga Dusun Perreng dengan 75 KK terdampak, Dusun Tiban 80 KK, dan Dusun Nandi 25 KK.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sampang, Fajar Arif Taufikurrahman, melalui Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Mohammad Hozin, menjelaskan bahwa banjir dipicu oleh tingginya intensitas hujan di wilayah hulu sungai. Menurutnya, aliran air dari Robatal dan Karang Penang meningkatkan debit sungai yang bermuara ke wilayah perkotaan Sampang.

“Curah hujan di hulu cukup tinggi sehingga berdampak pada meluapnya air ke permukiman warga. Saat ini kami masih terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pihak terkait,” ujar Hozin.

BPBD juga memastikan bahwa bantuan logistik telah disalurkan melalui Desa Tangguh Bencana (Destana) di masing-masing wilayah terdampak untuk kemudian diteruskan kepada warga. Hingga laporan terakhir diterima, belum ada warga yang mengungsi karena kondisi dinilai masih terkendali.

Baca Juga  Polres Sumenep Dikepung Pertanyaan, Rilis Kokain Besar Tiba-Tiba Dibatalkan

“Tim sudah turun ke lapangan untuk pendistribusian logistik. Sampai saat ini belum ada pengungsian, dan situasi relatif aman,” tambahnya.

Meski demikian, BPBD tetap mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Berdasarkan pemantauan alat Early Warning System (EWS), ketinggian air di wilayah hulu sungai masih berada pada level normal di angka 4,20 meter.

“Kondisi hulu masih normal, tetapi kami mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi hujan susulan,” pungkas Hozin.

Penulis : AFK

Editor : R IE Q

Berita Terkait

Miliaran Uang Rakyat Mengalir ke Parpol, Faqih Tuding Fungsi Pengawasan Bakesbangpol Sumenep Mandul dan Cuma Jadi Juru Stempel!
Sembilan Prajurit Kodim 0827/Sumenep Dilepas ke Satuan Baru, Kasdim: Terus Jaga Nama Baik TNI AD
Yonif TP 931/KJ Bekali Prajurit Keterampilan Beternak Ayam Petelur untuk Dukung Ketahanan Pangan
Pimpinan Buruk Melahirkan Mahasiswa Buruk, Dari Kasus Ijazah Hingga Pemalsuan Tanda Tangan Pemira UNIBA 
Lansia Asal Lobuk Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Saat Hendak ke Ladang
Polemik Pengambilan Ijazah Belum Terjawab, Dayat Mahjong Minta Ahsanul Qasasi Selamatkan Nama Baik UNIBA
Pemira UNIBA Madura Berujung Laporan Polisi, Dugaan Tanda Tangan Fiktif Diselidiki Satreskrim
Drs. Kamalil Irsyad Nahkodai PKB Sumenep Periode 2026–2031, Usung Politik Pelayanan dan Kaderisasi Muda
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 13 June 2026 - 10:41

Miliaran Uang Rakyat Mengalir ke Parpol, Faqih Tuding Fungsi Pengawasan Bakesbangpol Sumenep Mandul dan Cuma Jadi Juru Stempel!

Friday, 12 June 2026 - 16:22

Sembilan Prajurit Kodim 0827/Sumenep Dilepas ke Satuan Baru, Kasdim: Terus Jaga Nama Baik TNI AD

Friday, 12 June 2026 - 15:59

Yonif TP 931/KJ Bekali Prajurit Keterampilan Beternak Ayam Petelur untuk Dukung Ketahanan Pangan

Friday, 12 June 2026 - 13:11

Lansia Asal Lobuk Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Saat Hendak ke Ladang

Friday, 12 June 2026 - 06:15

Polemik Pengambilan Ijazah Belum Terjawab, Dayat Mahjong Minta Ahsanul Qasasi Selamatkan Nama Baik UNIBA

Berita Terbaru

OPINI

Rektor atau Maling Kelas Kakap?

Saturday, 13 Jun 2026 - 00:11

OPINI

Penjahat Bernama Prabowo

Friday, 12 Jun 2026 - 16:59