Bos Rokok CV Ayunda di Pamekasan Klarifikasi Isu Menikahi Mantan Menantu: “Itu Tidak Benar dan Merugikan Saya”

Sunday, 21 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Newsline.id – Isu yang beredar di media sosial terkait bos rokok Pamekasan, pemilik CV Ayunda berinisial B, yang disebut-sebut menikahi mantan menantunya, belakangan ramai diperbincangkan publik. Kabar ini memicu pro dan kontra karena muncul dua versi, ada yang menyebut benar dan ada pula yang menegaskan salah.

Namun saat dikonfirmasi langsung, owner CV Ayunda inisial B dengan tegas membantah isu tersebut. Ia menilai kabar yang berkembang tidak benar dan sangat merugikan nama baiknya.

“Saya menegaskan bahwa saya tidak pernah melakukan pernikahan sebagaimana isu yang beredar, apalagi dengan mantan menantu saya. Hal tersebut sangat merugikan nama baik saya,” tegas B kepada wartawan, Minggu (21/9/2025).

Baca Juga  BK Provinsi Jatim 2025 Diduga MarkUp: Tiga Titik Pengaspalan Desa Teja Barat Senilai Rp960 Juta Tak Ditemukan di Lapangan

Lebih lanjut, ia menceritakan duduk persoalan yang menurutnya menjadi akar dari kabar tersebut. Sebelum dirinya resmi bercerai dengan sang istri, anaknya pernah menjalin hubungan dengan seorang perempuan lain.

“Meski saya sudah berusaha membina agar kembali ke rumah tangganya, anak saya tetap memilih menikah dengan perempuan lain. Hanya saja, pernikahannya berlangsung di mana, saya sendiri tidak tahu,” ujarnya.

Bos rokok ini mengaku, setelah anaknya resmi menceraikan istrinya, ia merasa khawatir dengan kondisi mantan menantunya itu. Menurutnya, mantan menantu anaknya masih sangat muda dan rentan terpuruk jika tidak mendapat perhatian.

“Saya khawatir dia salah jalan. Maka dari itu, saya mencoba membantu dengan membuka usaha untuknya, seperti usaha kerupuk dan lain-lain. Dari situ, usahanya bisa berkembang. Bahkan mantan istri anaknya inisial A pun bisa membangun rumah dan memiliki aset lain,” jelasnya.

Baca Juga  APMS Desak Kejaksaan Negeri Sumenep Naikkan Status Kasus Pemalsuan Tanda Tangan Kades Kertasada Oleh Pokmas Setia Budi

Dia menduga, kebaikannya dalam membantu mantan menantu anaknya itulah yang kemudian dipelintir menjadi isu liar.

“Mungkin karena faktor itu isu lama kembali dimunculkan dan diputarbalikkan seolah-olah saya melakukan sesuatu yang tidak benar,” tandasnya.

Isu ini kini menjadi sorotan publik Pamekasan. Meski demikian, klarifikasi dari inisial B diharapkan bisa meluruskan kabar yang terlanjur berkembang luas di media sosial.

Berita Terkait

APBD Jalan di Tempat, Vendor Menjerit: Kominfo dan Pemkab Sumenep Dinilai Sibuk Pencitraan
Di Tengah Seruan Efisiensi, Anggaran Seragam Bupati Pamekasan Rp300 Juta Tuai Sorotan
Kemenag Sumenep dan Kepala Sekolah MAN Sumenep Bungkam, Pengadaan TV Android Rp266 Juta Kian Disorot
30 Sertifikat Tanah Warga Parsanga Terdampak Pembangunan Yonif TP 931, Masyarakat Minta Kejelasan Status Lahan
DKPP Sumenep Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban Jelang Idul Adha
HMI Komisariat Insan Cita UIN Madura Dalami Dunia Penyiaran Lewat Kunjungan ke Karimata Media
Anggaran “Plasma” Disbudporapar Sumenep Rp796 Juta Disorot, Diduga Tak Sesuai Peruntukan
Pemilik King Marmut “Imam” Diduga Beredar Tanpa PR Resmi, Bea Cukai Diminta Jangan Tutup Mata
Berita ini 458 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 25 May 2026 - 23:11

APBD Jalan di Tempat, Vendor Menjerit: Kominfo dan Pemkab Sumenep Dinilai Sibuk Pencitraan

Monday, 25 May 2026 - 22:50

Di Tengah Seruan Efisiensi, Anggaran Seragam Bupati Pamekasan Rp300 Juta Tuai Sorotan

Monday, 25 May 2026 - 22:35

Kemenag Sumenep dan Kepala Sekolah MAN Sumenep Bungkam, Pengadaan TV Android Rp266 Juta Kian Disorot

Monday, 25 May 2026 - 07:12

30 Sertifikat Tanah Warga Parsanga Terdampak Pembangunan Yonif TP 931, Masyarakat Minta Kejelasan Status Lahan

Saturday, 23 May 2026 - 19:01

HMI Komisariat Insan Cita UIN Madura Dalami Dunia Penyiaran Lewat Kunjungan ke Karimata Media

Berita Terbaru