Aspal Diduga Asal Jadi, Proyek BK Desa Kebun Dadap Timur Diminta Diaudit

Friday, 8 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Pelaksanaan proyek Bantuan Keuangan (BK) Desa di Desa Kebun Dadap Timur, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, mulai menuai sorotan warga. Tiga paket proyek pengaspalan jalan tahun anggaran 2026 dengan total nilai mencapai sekitar Rp450 juta diduga tidak sesuai spesifikasi dan minim keterbukaan informasi.

Sorotan itu muncul setelah sejumlah warga melakukan pengecekan langsung ke lokasi proyek pengaspalan. Dari hasil pantauan warga, kondisi aspal dinilai terlalu tipis dan dikhawatirkan tidak akan bertahan lama meski anggaran yang digelontorkan terbilang cukup besar.

“Kalau melihat kondisi di lapangan, masyarakat tentu bertanya-tanya. Anggarannya besar, tapi kualitas aspal terlihat tipis,” ungkap salah satu warga yang enggan disebut namanya, Jumat (8/5/2026).

Baca Juga  PNPM Soroti Proyek CSR Petronas: Ganti Rugi Rumpon Rp6 Miliar Belum Tuntas, Pasar Ikan Dipersoalkan

Tidak hanya soal kualitas, warga juga menyoroti tidak adanya papan informasi maupun prasasti proyek di lokasi pekerjaan. Padahal, keberadaan papan proyek dinilai penting sebagai bentuk transparansi penggunaan anggaran negara kepada masyarakat.

“Kami tidak menemukan prasasti atau papan informasi proyek. Masyarakat jadi tidak tahu detail anggaran, volume pekerjaan, maupun pelaksananya,” lanjut warga tersebut.

Kondisi itu memicu dugaan bahwa pelaksanaan proyek tidak dilakukan secara terbuka. Warga berharap pemerintah desa lebih transparan agar tidak menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat.

Sejumlah masyarakat bahkan meminta Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) maupun Inspektorat Kabupaten Sumenep turun langsung melakukan pengecekan kualitas proyek di lapangan. Menurut mereka, pengawasan penting dilakukan agar pembangunan desa benar-benar sesuai dengan anggaran yang telah dialokasikan.

Baca Juga  Ra Bakir Hasan Resmi Pimpin DPC PPP Pamekasan, Tokoh Pemuda Pamekasan Berharap PPP Kian Besar dan Mengakar

“Kalau memang anggarannya Rp450 juta, hasilnya harus sesuai. Jangan sampai masyarakat dirugikan dengan pekerjaan yang asal jadi,” ujar warga lainnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kebun Dadap Timur hingga berita ini diterbitkan belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan media belum mendapatkan respons.

Minimnya penjelasan dari pihak pemerintah desa justru semakin memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat terkait pelaksanaan proyek pengaspalan tersebut.

Masyarakat berharap ada audit maupun pemeriksaan lapangan guna memastikan apakah proyek BK Desa tersebut telah sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan spesifikasi teknis yang semestinya.

Penulis : T2

Editor : MTAB

Sumber Berita: Newsline.id

Berita Terkait

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel
Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September
Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan
Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi
MEC 2026 Angkat Tema Keraton Sumenep, Budaya Madura Dikemas Kreatif
Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman
Dari Urusan Perdagangan ke RSUD, Ketua AWDI Soroti Kompetensi Idham Halil
Kehilangan Sosok Setia di Tribun, Ahsanul Qosasi Beri Penghormatan untuk Mbah Hosen
Berita ini 94 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 20 September 2026 - 19:42

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel

Sunday, 20 September 2026 - 18:57

Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September

Sunday, 20 September 2026 - 18:27

Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan

Sunday, 20 September 2026 - 17:01

Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi

Saturday, 19 September 2026 - 21:34

Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman

Berita Terbaru