Anggota YLBH Madura Tantang SAF Buka-bukaan ke Publik Atas Pesta Miras dan Narkoba: Jangan Sembunyi di Balik Jabatan!

Wednesday, 24 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Newsline.id — Ketegangan publik atas dugaan pesta miras dan narkoba yang menyeret nama oknum anggota DPRD Pamekasan berinisial SAF kian memanas. Kali ini, Dayat, aktivis dari YLBH Madura, melontarkan tantangan terbuka yang keras dan tanpa tedeng aling-aling: SAF diminta berani buka-bukaan di hadapan publik terkait dugaan aktivitas amoral di gudang rokok ilegal yang disebut-sebut miliknya.

“Kalau tidak bersalah, jangan sembunyi. Buka semuanya ke publik. Jangan berlindung di balik kursi dewan,” tegas Dayat.

Menurutnya, bungkamnya SAF justru memperkuat kecurigaan publik bahwa ada sesuatu yang sengaja ditutup rapat.

Dayat menilai, lokasi dugaan pesta gudang rokok ilegal bukan sekadar tempat, melainkan simbol kebusukan ganda: pelanggaran hukum (rokok ilegal) dan degradasi moral pejabat publik.

Baca Juga  Dinamika Seleksi Sekda Sumenep Berubah, Figur Kuat Berguguran

“Kalau gudang ilegal saja aman dipakai pesta miras dan narkoba, di mana fungsi pengawasan negara?” katanya.

Ia menyebut, isu ini telah melampaui gosip. Ada jejak, saksi, dan pola pembiaran yang menuntut klarifikasi terbuka.

“Publik berhak tahu. DPRD bukan panggung sandiwara,” imbuhnya.

Dayat menantang oknum Dewan Komisi II klarifikasi resmi dan menyampaikan pernyataan terbuka di hadapan media jika merasa tidak melakukan tindakan amoral.

“Kalau hanya bantahan kosong, itu penghinaan terhadap akal sehat publik,” ujarnya tajam.

Tak hanya SAF, Dayat juga menyentil DPRD Pamekasan dan partai pengusung agar berhenti bermain aman.

“Diam adalah keberpihakan. Jika lembaga dan partai memilih bungkam, maka publik akan menilai ada perlindungan struktural,” katanya.

Baca Juga  Bea Cukai Madura Dituding Macan Ompong: Berani di Sampang, Bungkam di Pamekasan!

Dayat mendorong aparat penegak hukum untuk bertindak proaktif, bukan menunggu bola.

“Panggil, periksa, dan bongkar. Jangan biarkan hukum lumpuh di hadapan kekuasaan,” tegasnya.

Ia menambahkan, YLBH Madura siap mengawal proses hukum dan membuka bukti yang sudah saya memiliki.

Kasus ini, menurut Dayat, adalah ujian integritas bagi wakil rakyat.

“Jika benar, ini bukan aib pribadi ini kejahatan publik. Jika tidak benar, buktikan secara terbuka. Pilihannya jelas,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, SAF belum memberikan klarifikasi resmi kepada publik. Upaya konfirmasi kepada pihak terkait masih terus dilakukan.

Penulis : OR

Editor : R IE Q

Berita Terkait

APBD Jalan di Tempat, Vendor Menjerit: Kominfo dan Pemkab Sumenep Dinilai Sibuk Pencitraan
Di Tengah Seruan Efisiensi, Anggaran Seragam Bupati Pamekasan Rp300 Juta Tuai Sorotan
Kemenag Sumenep dan Kepala Sekolah MAN Sumenep Bungkam, Pengadaan TV Android Rp266 Juta Kian Disorot
30 Sertifikat Tanah Warga Parsanga Terdampak Pembangunan Yonif TP 931, Masyarakat Minta Kejelasan Status Lahan
DKPP Sumenep Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban Jelang Idul Adha
HMI Komisariat Insan Cita UIN Madura Dalami Dunia Penyiaran Lewat Kunjungan ke Karimata Media
Anggaran “Plasma” Disbudporapar Sumenep Rp796 Juta Disorot, Diduga Tak Sesuai Peruntukan
Pemilik King Marmut “Imam” Diduga Beredar Tanpa PR Resmi, Bea Cukai Diminta Jangan Tutup Mata
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 25 May 2026 - 23:11

APBD Jalan di Tempat, Vendor Menjerit: Kominfo dan Pemkab Sumenep Dinilai Sibuk Pencitraan

Monday, 25 May 2026 - 22:50

Di Tengah Seruan Efisiensi, Anggaran Seragam Bupati Pamekasan Rp300 Juta Tuai Sorotan

Monday, 25 May 2026 - 22:35

Kemenag Sumenep dan Kepala Sekolah MAN Sumenep Bungkam, Pengadaan TV Android Rp266 Juta Kian Disorot

Monday, 25 May 2026 - 07:12

30 Sertifikat Tanah Warga Parsanga Terdampak Pembangunan Yonif TP 931, Masyarakat Minta Kejelasan Status Lahan

Saturday, 23 May 2026 - 19:01

HMI Komisariat Insan Cita UIN Madura Dalami Dunia Penyiaran Lewat Kunjungan ke Karimata Media

Berita Terbaru