Alergi Pertanyaan Kritis? Ketua DPRD Sumenep Diduga Blokir Nomor Wartawan

Saturday, 27 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Dugaan pemblokiran nomor telepon wartawan oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, Zainal, menuai sorotan dari kalangan jurnalis. Tindakan tersebut dinilai bertentangan dengan semangat keterbukaan informasi dan hubungan yang seharusnya terjalin baik antara pejabat publik dengan insan pers.

Sejumlah wartawan mengaku mengalami kesulitan menghubungi Ketua DPRD untuk kepentingan konfirmasi maupun klarifikasi terkait berbagai isu yang berkembang. Bahkan, beberapa di antaranya menduga nomor telepon mereka telah diblokir sehingga komunikasi tidak lagi dapat dilakukan.

Praktisi media, Wawan, menilai sikap tersebut tidak mencerminkan karakter seorang pejabat publik yang memiliki tanggung jawab untuk memberikan informasi kepada masyarakat.

“Pejabat publik harus siap menerima pertanyaan, termasuk pertanyaan yang kritis. Konfirmasi merupakan bagian dari kerja jurnalistik untuk menghadirkan informasi yang berimbang kepada masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  Rokat Desa Bluto Meriah, Tradisi dan Spirit Keagamaan Menyatu dalam “Bluto Bershalawat”

Menurutnya, wartawan menjalankan fungsi kontrol sosial sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Pers. Karena itu, pertanyaan yang diajukan kepada pejabat bukan dimaksudkan untuk menyerang secara pribadi, melainkan sebagai upaya memperoleh keterangan yang utuh demi kepentingan publik.

Ia menegaskan, apabila terdapat pertanyaan yang dianggap keliru atau pemberitaan yang dinilai tidak sesuai fakta, mekanisme penyelesaiannya telah diatur melalui hak jawab, hak koreksi, maupun pengaduan kepada Dewan Pers.

“Kalau ada yang dianggap tidak tepat, silakan gunakan hak jawab atau hak koreksi. Jangan justru memutus komunikasi dengan memblokir nomor wartawan,” katanya.

Wawan juga mengingatkan bahwa jabatan publik merupakan amanah yang berasal dari kepercayaan masyarakat. Oleh sebab itu, setiap pejabat memiliki kewajiban untuk bersikap terbuka terhadap kritik maupun pertanyaan dari media.

Baca Juga  Kades Pragaan Daya Ditahan Kejari Sumenep, Diduga Selewengkan ADD pada Sejumlah Program Desa

“Seorang wakil rakyat dipilih oleh masyarakat. Konsekuensinya adalah bersedia memberikan penjelasan kepada publik melalui media. Keterbukaan menjadi bagian penting dalam mewujudkan pemerintahan yang akuntabel,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Ketua DPRD Sumenep, Zainal, belum memberikan tanggapan atas dugaan tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan belum memperoleh respons.

Kalangan jurnalis berharap komunikasi antara pejabat publik dan media tetap terjalin secara profesional. Mereka menilai keterbukaan informasi merupakan fondasi penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga publik sekaligus mendukung terciptanya pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Penulis : AL

Editor : MTAB

Sumber Berita: Newsline.id

Berita Terkait

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan
Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi
Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan
Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 15:24

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan

Wednesday, 5 August 2026 - 12:54

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi

Wednesday, 5 August 2026 - 12:35

Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Berita Terbaru