Tambang Galian C Ilegal Diduga Milik H. Asis Kasengan di Karangbudi dan Batuan Masih Beroperasi, Diduga Kebal Hukum

Monday, 16 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Aktivitas tambang galian C ilegal di Kabupaten Sumenep kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, tambang yang diduga dimiliki oleh seorang pengusaha bernama H. Asis Kasengan disebut-sebut masih beroperasi bebas meski tidak memiliki izin resmi.

Tambang tersebut diketahui berada di dua lokasi berbeda, yakni di wilayah Desa Karangbudi dan Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat setempat, aktivitas penambangan tersebut telah berlangsung cukup lama dan hingga kini belum terlihat adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum.

Sejumlah warga mengaku resah dengan aktivitas tambang tersebut karena dikhawatirkan dapat merusak lingkungan sekitar. Selain itu, lalu lalang kendaraan pengangkut material juga dinilai berpotensi merusak jalan desa yang selama ini digunakan masyarakat.

Baca Juga  Mahasiswa UNIBA Madura Kembali Keluhkan Kebijakan Akademik, Soroti Perubahan Aturan Skripsi hingga Lambatnya Penerbitan Ijazah

“Sudah lama beroperasi, tapi sampai sekarang masih tetap jalan. Seolah-olah kebal hukum,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya kepada wartawan.

Warga menilai aktivitas galian C tersebut patut dipertanyakan legalitasnya. Pasalnya, hingga kini tidak pernah ada sosialisasi kepada masyarakat terkait izin tambang maupun dampak lingkungan yang mungkin ditimbulkan.

Selain persoalan izin, masyarakat juga menyoroti potensi kerusakan lingkungan akibat aktivitas penambangan yang terus dilakukan. Beberapa titik lahan terlihat mulai mengalami perubahan kontur tanah akibat pengerukan material.

“Kalau dibiarkan terus, dampaknya bisa panjang. Bukan hanya kerusakan lahan, tapi juga bisa berpengaruh pada lingkungan sekitar,” ungkap warga lainnya.

Masyarakat berharap pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum dapat turun tangan untuk melakukan pengecekan langsung terhadap aktivitas tambang tersebut. Jika memang terbukti tidak memiliki izin resmi, warga meminta agar aktivitas penambangan segera dihentikan.

Baca Juga  Republik Penjahat Vs Republik Beda Pendapat: Drama Empat Hari Bisa Jadi Empat Tahun

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, upaya konfirmasi kepada pihak yang disebut sebagai pemilik tambang, H. Asis Kasengan masih terus dilakukan.

Penulis : T2

Editor : MTAB

Berita Terkait

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi
Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan
Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Perbup Bahasa Madura Berlaku, Tapi SDM Guru Belum Siap, Dinas Pendidikan Diminta Bertanggung Jawab
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 12:54

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi

Wednesday, 5 August 2026 - 12:35

Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 00:29

Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia

Berita Terbaru