Sikap Licik Pimpinan Kampus: Kasus Pungli KIP 2019 Tak Dijawab Rektor

Saturday, 3 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id — Dugaan praktik pungutan liar (pungli) terhadap mahasiswa penerima KIP Kuliah angkatan 2019 di STKIP PGRI Sumenep terus menuai sorotan publik. Hingga kini, pihak rektorat memilih tidak memberikan respons, meski telah berulang kali dimintai klarifikasi oleh media.

Sikap diam tersebut justru memperkuat kecurigaan publik bahwa pungutan sebesar Rp150 ribu per mahasiswa yang dibungkus dengan dalih “registrasi ulang” bukan sekadar kesalahpahaman administratif, melainkan indikasi pelanggaran serius terhadap regulasi pemerintah.

Padahal, aturan secara tegas melarang perguruan tinggi memungut biaya tambahan apa pun dari mahasiswa penerima KIP Kuliah, baik untuk registrasi, pembelajaran, maupun kebutuhan akademik lainnya.

Berdasarkan data yang dihimpun dari mahasiswa angkatan 2019, pungutan tersebut diberlakukan secara merata. Jika dikalkulasikan, total dana yang terkumpul berpotensi mencapai puluhan juta rupiah, angka yang tidak bisa dianggap sepele.

Baca Juga  Aktivis Desak Kejari Sumenep Segera Tetapkan Status Hukum Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Kades Kertasada yang dilakukan Oleh Pokmas Setia Budi

Ironisnya, hingga saat ini tidak ada penjelasan resmi:

Untuk apa dana tersebut digunakan

Dasar hukum penarikan biaya

Mekanisme pertanggungjawaban keuangan

Ketiadaan transparansi ini memunculkan pertanyaan serius mengenai akuntabilitas pengelolaan dana di lingkungan kampus.

Aktivis Sumenep, Dedy menila, diamnya rektorat adalah bentuk kegagalan moral dan kepemimpinan akademik. Kampus yang seharusnya menjadi ruang etika, kejujuran, dan perlindungan hak mahasiswa justru terkesan abai terhadap keluhan mahasiswa miskin penerima bantuan negara.

“Kalau memang tidak melanggar, mestinya dijelaskan secara terbuka. Bungkam hanya akan memperburuk citra institusi,” ujar Dedy.

Kasus ini mulai mendorong tuntutan agar:

Dilakukan audit internal dan eksternal

Aparat penegak hukum dan Kementerian terkait turun tangan

Baca Juga  Guru Ar-Rasyid Duko Lulus PPG Kemenag 2025, Jadi Inspirasi Pendidik Rubaru

Dana yang telah dipungut dikembalikan kepada mahasiswa jika terbukti melanggar aturan

Mahasiswa berharap persoalan ini tidak dibiarkan mengendap tanpa kejelasan. Bantuan KIP Kuliah adalah hak mahasiswa tidak mampu, bukan ruang abu-abu untuk praktik pungutan terselubung.

Hingga berita ini diterbitkan, Rektor STKIP PGRI Sumenep belum memberikan tanggapan resmi, meski upaya konfirmasi masih terus dilakukan.

Penulis : T2

Editor : R IE Q

Berita Terkait

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Perkuat Budaya Keselamatan Pasien Lewat Gebyar 3M
GMNI Sumenep Bongkar Temuan di Desa Meddelan, DPMD Didesak Buka SPJ BUMDes
Kadis PUTR Sumenep Kembali Bungkam, Dua Paket Meubelair Polres Senilai Rp462 Juta Jadi Sorotan
Tata Kelola Akademik UNIBA Kembali Disorot, Dokumen Administrasi Mahasiswa 2020 Disebut Hilang
Dandim 0827/Sumenep Pastikan Program RTLH Berjalan Optimal, Empat Rumah Warga Jadi Sasaran Renovasi
Sinkronisasi Program PPM 2026, Medco Energi dan Pemkab Sumenep Perkuat Kolaborasi Pembangunan Masyarakat
Ahsanul Qosasi Perlu Tahu? Polemik Ijazah Belum Usai, Dugaan Diskriminasi Oleh Rektor Terhadap Mahasiswa Disorot
DR. IMAM HIDAYAT, S.H., M.H., KETUA UMUM DPN PERADI: APAPUN PUTUSAN HUKUM TIDAK BERPENGARUH PADA PERADI YANG KAMI PIMPIN
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 7 June 2026 - 00:58

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Perkuat Budaya Keselamatan Pasien Lewat Gebyar 3M

Friday, 5 June 2026 - 20:29

GMNI Sumenep Bongkar Temuan di Desa Meddelan, DPMD Didesak Buka SPJ BUMDes

Friday, 5 June 2026 - 17:48

Kadis PUTR Sumenep Kembali Bungkam, Dua Paket Meubelair Polres Senilai Rp462 Juta Jadi Sorotan

Friday, 5 June 2026 - 17:29

Tata Kelola Akademik UNIBA Kembali Disorot, Dokumen Administrasi Mahasiswa 2020 Disebut Hilang

Friday, 5 June 2026 - 17:17

Dandim 0827/Sumenep Pastikan Program RTLH Berjalan Optimal, Empat Rumah Warga Jadi Sasaran Renovasi

Berita Terbaru