SUMENEP, Newsline.id – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumenep menggelar kegiatan analisa kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di wilayah hukumnya, Kamis (5/3/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Parsanga, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Mahameru Lantas dengan semangat mewujudkan harmoni masyarakat yang empati, responsif, dan unggul dalam berlalu lintas.
Analisa kecelakaan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Beny Kuncoro, S.Tr.K., S.I.K. Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat dan personel Satlantas, di antaranya Kompol Heru Sudjio Budi Santoso, SH., M.A.P., M.H, Kanit Gakkum, Kanit Kamsel, serta jajaran anggota lainnya.
Selain internal kepolisian, kegiatan ini juga melibatkan sejumlah instansi terkait, seperti Jasa Raharja, PUTR Sumenep, serta Disperkimhub Kabupaten Sumenep. Kolaborasi lintas sektor ini dilakukan untuk mengkaji secara komprehensif faktor penyebab kecelakaan lalu lintas, baik dari aspek pengendara, kendaraan, maupun kondisi infrastruktur jalan.
Kasat Lantas AKP Beny Kuncoro menyampaikan bahwa analisa laka lantas menjadi langkah penting dalam merumuskan strategi pencegahan ke depan.
“Analisa ini bukan sekadar evaluasi, tetapi sebagai dasar untuk menentukan langkah preventif dan preemtif. Kami ingin menekan angka kecelakaan serta meminimalisir fatalitas korban di wilayah hukum Polres Sumenep,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dari hasil kajian sementara, sejumlah titik rawan kecelakaan akan menjadi perhatian khusus. Satlantas bersama instansi terkait akan melakukan pemetaan ulang, termasuk kemungkinan pemasangan rambu tambahan, perbaikan marka jalan, hingga peningkatan penerangan jalan umum.
Pihaknya juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Menurutnya, faktor human error masih menjadi penyumbang terbesar terjadinya kecelakaan.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm standar, tidak melanggar batas kecepatan, serta tidak menggunakan ponsel saat berkendara,” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan dari Jasa Raharja menyampaikan komitmennya untuk terus bersinergi dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas, baik dari sisi santunan maupun edukasi keselamatan berkendara.
Kegiatan analisa tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar. Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan sebagai bagian dari laporan resmi kepada Dirlantas Polda Jatim dan Kapolres Sumenep.
Dengan adanya analisa rutin seperti ini, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Sumenep dapat ditekan secara signifikan, serta tercipta budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.
Penulis : T2
Editor : MTAB








