RSUD Sumenep Perkuat Layanan Medis, Siapkan Fasilitas Baru untuk Pasien Rujukan Madura Timur

Thursday, 4 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id– Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep terus melakukan penguatan layanan kesehatan guna menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks. Sebagai rumah sakit tipe B, RSUD milik Pemerintah Kabupaten Sumenep tersebut kini fokus meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas layanan spesialis, serta memperkuat fasilitas penunjang medis.

Langkah pengembangan itu dilakukan sebagai bagian dari upaya menjadikan RSUD Sumenep sebagai pusat rujukan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Madura bagian timur, termasuk daerah kepulauan yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses layanan medis.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, mengatakan peningkatan layanan menjadi prioritas utama pada tahun 2026 agar masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih cepat, aman, dan berkualitas.

Menurutnya, rumah sakit terus berupaya menyesuaikan diri dengan perkembangan kebutuhan pelayanan kesehatan modern, baik dari sisi teknologi, sumber daya manusia, maupun kelengkapan fasilitas medis.

“Fokus kami adalah memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat dengan tetap mengutamakan keselamatan pasien serta kemudahan akses pelayanan,” kata dr. Erliyati, Rabu (4/6/2026).

Baca Juga  Demo Anti Mafia BBM Batal, Pemuda Demokrasi Diduga Masuk Angin dan Melempem

Seiring peningkatan status dan kapasitas layanan, sejumlah kasus medis yang sebelumnya harus dirujuk ke rumah sakit di luar Kabupaten Sumenep kini mulai dapat ditangani secara mandiri. Kondisi tersebut diharapkan mampu mengurangi beban biaya dan waktu perjalanan pasien maupun keluarga.

Pada layanan kegawatdaruratan, RSUD Sumenep juga terus memperkuat pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang beroperasi selama 24 jam. Selain itu, kapasitas ruang perawatan intensif atau Intensive Care Unit (ICU) turut ditingkatkan guna menunjang penanganan pasien dengan kondisi kritis.

Pengembangan fasilitas juga menyasar layanan kesehatan anak dan bayi melalui penguatan Pediatric Intensive Care Unit (PICU) serta Neonatal Intensive Care Unit (NICU). Fasilitas tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas penanganan pasien usia dini yang membutuhkan perawatan khusus.

Tak berhenti di situ, rumah sakit juga mulai mempersiapkan pengembangan layanan spesialis jantung dan paru. Kehadiran layanan tersebut diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat Madura timur yang selama ini harus dirujuk ke kota lain untuk mendapatkan penanganan spesialis.

Baca Juga  Rokok Ilegal Merek Lato Diduga Diproduksi di Tobungan Pamekasan, Bea Cukai Madura Dinilai Tak Punya Nyali

Dari sisi pelayanan publik, digitalisasi terus diperluas melalui penerapan sistem antrean elektronik yang terhubung dengan layanan kesehatan nasional. Sistem ini memungkinkan masyarakat melakukan pendaftaran dan pengaturan jadwal pemeriksaan secara daring sehingga proses pelayanan menjadi lebih praktis dan efisien.

RSUD Sumenep juga menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan yang setara bagi seluruh masyarakat, termasuk peserta BPJS Kesehatan. Rumah sakit berupaya memastikan tidak ada pasien yang mengalami hambatan memperoleh layanan medis karena persoalan administrasi.

Dr. Erliyati menambahkan bahwa keberhasilan pengembangan layanan kesehatan tidak dapat dilepaskan dari dukungan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta berbagai pihak yang selama ini ikut berkontribusi dalam peningkatan mutu pelayanan rumah sakit.

Dengan berbagai pembenahan yang terus dilakukan, RSUD Sumenep optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai rumah sakit rujukan utama di kawasan timur Madura sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan daerah.

“Kami akan terus melakukan evaluasi dan pembenahan agar pelayanan kesehatan semakin berkualitas serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang,” tutupnya.

Penulis : T2

Editor : MTAB

Sumber Berita: Newsline.id

Berita Terkait

Polemik MR Ball Memanas, Aliansi Pemuda Muslim Madura Serukan Doa Bersama dan Rukyah
Polresta Sumenep Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Batuputih
Danramil Minta Pemborong dan Kepala Tukang Dipertemukan, Pemborong KDMP: Upah Pekerja Sudah Lunas
Menantu Diduga Bacok Mertua hingga Tewas di Sampang, Polisi Amankan Pelaku di Mushala
DPO Kasus Penganiayaan di Batuputih Ditangkap di Rumah, Langsung Dilimpahkan ke Polresta Sumenep
Kades Legung Barat Benarkan Upah Pekerja KDMP Belum Dibayar, Akui Tak Kenal Pemborong
Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel
Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 21 September 2026 - 21:23

Polemik MR Ball Memanas, Aliansi Pemuda Muslim Madura Serukan Doa Bersama dan Rukyah

Monday, 21 September 2026 - 20:03

Polresta Sumenep Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Batuputih

Monday, 21 September 2026 - 19:18

Danramil Minta Pemborong dan Kepala Tukang Dipertemukan, Pemborong KDMP: Upah Pekerja Sudah Lunas

Monday, 21 September 2026 - 18:12

Menantu Diduga Bacok Mertua hingga Tewas di Sampang, Polisi Amankan Pelaku di Mushala

Monday, 21 September 2026 - 17:26

DPO Kasus Penganiayaan di Batuputih Ditangkap di Rumah, Langsung Dilimpahkan ke Polresta Sumenep

Berita Terbaru