RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Catat Peningkatan Indikator Mutu Pelayanan pada Semester I 2026

Wednesday, 15 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Hal itu tercermin dari hasil evaluasi indikator mutu rumah sakit selama Semester I Tahun 2026 yang memperlihatkan berbagai capaian positif di sejumlah sektor pelayanan.

Evaluasi yang mencakup Triwulan I dan Triwulan II Tahun 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya rumah sakit dalam menjaga standar pelayanan, meningkatkan keselamatan pasien, serta memperkuat kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang semakin profesional dan transparan.

Pada Triwulan II (April–Juni 2026), tingkat kepatuhan penerapan Clinical Pathway mencapai 93,28 persen. Sementara upaya pencegahan risiko cedera akibat pasien jatuh di ruang rawat inap berhasil mencatat angka 95,14 persen.

Di sisi pelayanan publik, respons terhadap pengaduan masyarakat juga mengalami peningkatan dengan tingkat penyelesaian mencapai 89,76 persen. Capaian tersebut menunjukkan keseriusan rumah sakit dalam menindaklanjuti setiap keluhan maupun masukan pasien sebagai bagian dari evaluasi pelayanan.

Baca Juga  Sekda Sumenep Ir. Edy Rasyadi Purna Tugas, Akhiri 35 Tahun Pengabdian

Indikator prioritas lainnya juga menunjukkan hasil yang baik. Tingkat keterisian tempat tidur (Bed Occupancy Rate/BOR) berada di angka 76,85 persen dengan rata-rata lama perawatan pasien (Average Length of Stay/ALOS) selama 5,32 hari.

Sementara pada pelayanan farmasi, rata-rata waktu penyediaan obat racikan tercatat 18,45 menit dan obat nonracikan 26,32 menit. Ketepatan jadwal tindakan operasi juga mencapai 92,67 persen.

Adapun pada Triwulan I (Januari–Maret 2026), sejumlah indikator pelayanan juga menunjukkan performa yang positif. Penggunaan Formularium Nasional mencapai 95,28 persen, pelaporan hasil laboratorium kritis sebesar 93,62 persen, serta pemenuhan jam visite dokter spesialis mencapai 87,45 persen.

Selain itu, edukasi kepada pasien mencapai 90,17 persen, kepatuhan kebersihan tangan tenaga kesehatan sebesar 96,34 persen, ketepatan pelaporan hasil laboratorium mencapai 92,58 persen, sedangkan persentase spesimen yang ditolak hanya sebesar 1,42 persen.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, mengatakan bahwa indikator mutu menjadi instrumen penting dalam mengukur sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit secara berkelanjutan.

Baca Juga  Pengakuan Ketua P3A Bongkar Dugaan Peran IM di Balik P3TGAI Lembung Timur, Keterangan Berbanding Terbalik

“Melalui pemantauan indikator mutu rumah sakit, kami terus melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkesinambungan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, keselamatan pasien, serta kepuasan masyarakat,” ujarnya, Selasa (14/7/2026).

Menurutnya, setiap capaian indikator bukan hanya sekadar angka statistik, melainkan mencerminkan kerja sama seluruh tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang aman, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

Ia menegaskan, rumah sakit akan terus melakukan evaluasi rutin terhadap seluruh unit pelayanan agar budaya mutu terus berkembang melalui berbagai inovasi dan perbaikan.

“Dengan evaluasi yang dilakukan secara konsisten, kami berharap kualitas pelayanan kesehatan di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep semakin baik sehingga masyarakat memperoleh layanan yang aman, cepat, profesional, dan memuaskan,” pungkasnya.

Penulis : Fairuz

Editor : MTAB

Berita Terkait

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel
Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September
Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan
Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi
MEC 2026 Angkat Tema Keraton Sumenep, Budaya Madura Dikemas Kreatif
Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman
Dari Urusan Perdagangan ke RSUD, Ketua AWDI Soroti Kompetensi Idham Halil
Kehilangan Sosok Setia di Tribun, Ahsanul Qosasi Beri Penghormatan untuk Mbah Hosen
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 20 September 2026 - 19:42

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel

Sunday, 20 September 2026 - 18:57

Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September

Sunday, 20 September 2026 - 18:27

Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan

Sunday, 20 September 2026 - 17:01

Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi

Saturday, 19 September 2026 - 21:34

Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman

Berita Terbaru