Rokok Ilegal HMIN Marak di Pamekasan, Bea Cukai Bungkam 

Saturday, 30 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Newsline.id – Peredaran rokok ilegal kembali menjadi sorotan di Kabupaten Pamekasan. Kali ini, merek HMIN dengan tiga varian rasa—HMIN Click, HMIN Injection Grape, dan HMIN Injection Mango—diduga kuat diproduksi secara lokal di wilayah tersebut.

Pantauan di lapangan menunjukkan, rokok tanpa pita cukai itu ramai dijual di sejumlah toko kecil dan minimarket tradisional. Bahkan, sebagian penjual mengaku jika rokok tersebut sangat diminati konsumen karena harganya jauh lebih murah dibandingkan rokok resmi yang beredar di pasaran.

“Rokok HMIN ini memang cepat laku, pembeli banyak yang cari karena murah dan rasanya beda,” ujar salah seorang pemilik warung kecil di Pamekasan yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (30/8/2025).

Baca Juga  Dugaan Intervensi Oknum Polisi dalam Kasus Narkoba dan Skandal Amoral SAF, Marwah Polres Pamekasan Dipertanyakan

Keberadaan rokok ilegal ini jelas merugikan negara karena tidak menyumbang pajak maupun cukai. Ironisnya, meski peredarannya semakin terang-terangan, Bea Cukai seakan tutup mata dan tidak melakukan langkah tegas.

“Kalau begini terus, yang untung hanya pengusaha rokok ilegal. Negara jelas dirugikan, sementara masyarakat terus dicekoki produk tanpa kepastian standar kesehatan,” kritik salah seorang aktivis muda Pamekasan.

Maraknya rokok HMIN menambah daftar panjang lemahnya pengawasan barang kena cukai di Madura. Publik pun mempertanyakan, apakah aparat penegak hukum benar-benar serius memberantas rokok ilegal, atau justru sengaja membiarkan praktik ini berjalan.

Berita Terkait

Miliaran Uang Rakyat Mengalir ke Parpol, Faqih Tuding Fungsi Pengawasan Bakesbangpol Sumenep Mandul dan Cuma Jadi Juru Stempel!
Sembilan Prajurit Kodim 0827/Sumenep Dilepas ke Satuan Baru, Kasdim: Terus Jaga Nama Baik TNI AD
Yonif TP 931/KJ Bekali Prajurit Keterampilan Beternak Ayam Petelur untuk Dukung Ketahanan Pangan
Pimpinan Buruk Melahirkan Mahasiswa Buruk, Dari Kasus Ijazah Hingga Pemalsuan Tanda Tangan Pemira UNIBA 
Lansia Asal Lobuk Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Saat Hendak ke Ladang
Polemik Pengambilan Ijazah Belum Terjawab, Dayat Mahjong Minta Ahsanul Qasasi Selamatkan Nama Baik UNIBA
Pemira UNIBA Madura Berujung Laporan Polisi, Dugaan Tanda Tangan Fiktif Diselidiki Satreskrim
Drs. Kamalil Irsyad Nahkodai PKB Sumenep Periode 2026–2031, Usung Politik Pelayanan dan Kaderisasi Muda
Berita ini 202 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 13 June 2026 - 10:41

Miliaran Uang Rakyat Mengalir ke Parpol, Faqih Tuding Fungsi Pengawasan Bakesbangpol Sumenep Mandul dan Cuma Jadi Juru Stempel!

Friday, 12 June 2026 - 16:22

Sembilan Prajurit Kodim 0827/Sumenep Dilepas ke Satuan Baru, Kasdim: Terus Jaga Nama Baik TNI AD

Friday, 12 June 2026 - 15:59

Yonif TP 931/KJ Bekali Prajurit Keterampilan Beternak Ayam Petelur untuk Dukung Ketahanan Pangan

Friday, 12 June 2026 - 13:11

Lansia Asal Lobuk Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Saat Hendak ke Ladang

Friday, 12 June 2026 - 06:15

Polemik Pengambilan Ijazah Belum Terjawab, Dayat Mahjong Minta Ahsanul Qasasi Selamatkan Nama Baik UNIBA

Berita Terbaru

OPINI

Rektor atau Maling Kelas Kakap?

Saturday, 13 Jun 2026 - 00:11

OPINI

Penjahat Bernama Prabowo

Friday, 12 Jun 2026 - 16:59