Rokok 54ryaku Diduga Milik Aldi, Dibekingi Oknum Polisi Sampang: Bea Cukai Madura Dinilai Takut

Friday, 3 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Newsline.id – Peredaran rokok ilegal di Madura kembali menyeruak. Kali ini sorotan publik tertuju pada merek 54ryaku, yang disebut-sebut dimiliki oleh Aldi, adik dari oknum anggota Polres Sampang berinisial Johan. Dugaan keterlibatan aparat penegak hukum ini membuat masyarakat semakin geram, sebab peredaran rokok bodong tersebut kian masif tanpa hambatan berarti.

“Semua orang di Madura tahu, rokok itu milik keluarga oknum polisi. Kalau sudah ada beking aparat, ya wajar kalau Bea Cukai tidak bisa berbuat apa-apa,” ungkap Zainul.

Rokok 54ryaku beredar luas di Sampang, Bangkalan hingga Pamekasan. Bungkusnya menyerupai produk legal, namun dengan sedikit perbedaan pada logo dan tulisan. Triknya sederhana, tapi distribusinya luar biasa lancar. Warga menduga hal itu karena adanya beking kuat dari oknum kepolisian.

Baca Juga  Camat Masalembu Disorot: Sepeda Motor Listrik Gesits Justru Parkir di Rumah Pribadi

Sejumlah sumber lapangan menyebut nama Johan, oknum anggota Polres Sampang, yang disebut-sebut membekingi bisnis rokok milik adiknya. Dugaan inilah yang membuat aparat Bea Cukai Madura dinilai “mandul” alias tidak berdaya.

“Kalau yang main orang kecil, gampang saja ditindak. Tapi kalau sudah ada polisi di belakangnya, semua aparat diam. Ini jelas-jelas mempermalukan negara,” tegas salah seorang aktivis mahasiswa di Pamekasan.

Kritikan kini meluas ke pusat. Publik mempertanyakan apakah Menteri Keuangan Purabaya memiliki keberanian turun langsung ke Madura untuk membongkar mafia rokok ilegal tersebut. Sebab, Bea Cukai yang berada di bawah kendalinya seolah hanya berani menyisir warung kecil, bukan menindak bandar besar.

Baca Juga  Dandim 0827/Sumenep Dorong Ketahanan Pangan Desa Lewat Penanaman Mangga di Pragaan Laok

“Rokok ilegal ini sudah jelas merugikan negara. Kalau Menteri Keuangan tidak segera ambil tindakan tegas, sama saja negara kalah melawan mafia,” tambah Zainul.

Selain merugikan negara hingga miliaran rupiah dari pajak dan cukai yang hilang, peredaran rokok ilegal juga mencederai keadilan usaha. Produsen legal yang taat aturan dipaksa bersaing dengan produk bodong yang bebas pajak.

Masyarakat pun menilai, jika aparat benar-benar ikut bermain, maka peredaran rokok ilegal di Madura tidak akan pernah bisa diberantas. Pertanyaannya kini sederhana: Apakah Menteri Keuangan Purabaya berani menindak Aldi dan membongkar bekingan oknum Polres Sampang bernama Johan, atau justru memilih diam dan membiarkan mafia rokok semakin kuat?

Berita Terkait

Miliaran Uang Rakyat Mengalir ke Parpol, Faqih Tuding Fungsi Pengawasan Bakesbangpol Sumenep Mandul dan Cuma Jadi Juru Stempel!
Sembilan Prajurit Kodim 0827/Sumenep Dilepas ke Satuan Baru, Kasdim: Terus Jaga Nama Baik TNI AD
Yonif TP 931/KJ Bekali Prajurit Keterampilan Beternak Ayam Petelur untuk Dukung Ketahanan Pangan
Pimpinan Buruk Melahirkan Mahasiswa Buruk, Dari Kasus Ijazah Hingga Pemalsuan Tanda Tangan Pemira UNIBA 
Lansia Asal Lobuk Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Saat Hendak ke Ladang
Polemik Pengambilan Ijazah Belum Terjawab, Dayat Mahjong Minta Ahsanul Qasasi Selamatkan Nama Baik UNIBA
Pemira UNIBA Madura Berujung Laporan Polisi, Dugaan Tanda Tangan Fiktif Diselidiki Satreskrim
Drs. Kamalil Irsyad Nahkodai PKB Sumenep Periode 2026–2031, Usung Politik Pelayanan dan Kaderisasi Muda
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 13 June 2026 - 10:41

Miliaran Uang Rakyat Mengalir ke Parpol, Faqih Tuding Fungsi Pengawasan Bakesbangpol Sumenep Mandul dan Cuma Jadi Juru Stempel!

Friday, 12 June 2026 - 16:22

Sembilan Prajurit Kodim 0827/Sumenep Dilepas ke Satuan Baru, Kasdim: Terus Jaga Nama Baik TNI AD

Friday, 12 June 2026 - 15:59

Yonif TP 931/KJ Bekali Prajurit Keterampilan Beternak Ayam Petelur untuk Dukung Ketahanan Pangan

Friday, 12 June 2026 - 13:11

Lansia Asal Lobuk Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Saat Hendak ke Ladang

Friday, 12 June 2026 - 06:15

Polemik Pengambilan Ijazah Belum Terjawab, Dayat Mahjong Minta Ahsanul Qasasi Selamatkan Nama Baik UNIBA

Berita Terbaru

OPINI

Rektor atau Maling Kelas Kakap?

Saturday, 13 Jun 2026 - 00:11

OPINI

Penjahat Bernama Prabowo

Friday, 12 Jun 2026 - 16:59